Selasa, 20 Oktober 2026
No menu items!
Beranda blog Halaman 200

Lantik Badan PMK STIH Manokwari, Filep Tekankan Pentingnya Spiritualitas

0
Pengurus Mahasiswa Kristen (PMK) STIH periode 2021-2022 bersama ketua dan beberapa dosen STIH Manokwari.

MANOKWARI, JAGAINDONESIA.COM – Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) Manokwari, Dr. Filep Wamafma, SH.,M.Hum melantik badan Pengurus Mahasiswa Kristen (PMK) STIH periode 2021-2022.

Pelantikan itu dihadiri oleh pengurus Lembaga Pelayanan Mahasiswa Indonesia (LPMI) Perwakilan kabupaten Manokwari, Ev. Abimelek Tuth dan Pdt. Albert Rumaropen. Turut hadir juga Wakil Ketua II STIH, Frans Fenanlabir, SH.,MH. Wakil Ketua III, Timotius Kambu, SH.,M.Hum, Kabag Kemahasiswaan, Alice Bonggoibo, SH.,MH dan koordinator PMK STIH Manokwari, Amelia Wambrisauw, SH. 

Setelah melantik badan pengurus PMK STIH Manokwari, Ketua STIH mengatakan bahwa kegiatan kemahasiswaan akan didukung sepenuhnya asalkan ada program yang direncanakan dengan baik dan disampaikan kepada wakil ketua III STIH Manokwari yang menangani kemahasiswaan.

Tak hanya itu, Filep meminta agar UKM PMK STIH lebih proaktif untuk melakukan ibadah rutin di kampus sebagai sarana dalam menjaga keimanan di lingkungan kampus. Di samping itu, mahasiswa juga diminta tidak hanya datang untuk aktivitas kuliah, namun juga menyempatkan diri untuk ikut beribadah demi membangun spiritualitas di lingkungan kampus.     

Filep pun menceritakan seluk belum dirinya dalam membangun kampus yang juga tak luput dari pertolongan Tuhan. Karena itu menurutnya, nilai spiritualitas terus harus dipupuk di kalangan mahasiswa.

“Saya berpikir bahwa kampus ini dicederai dengan sejumlah masalah, namun dengan kepercayaan sehingga saya berani mengatakan bahwa kita ini belum mengucap syukur atas apa yang sudah Tuhan berikan. Lalu saya merubah segala sesuatu dengan meminta pertolongan Tuhan, sehingga kita mengalami perubahan di kampus” ungkap Wamafma, Selasa (27/4). 

Menurutnya, apapun berkat yang sudah diterima di kampus STIH, sudah sepatutnya untuk disyukuri bersama. Untuk itu, ia mengajak pengurus PMK untuk mengaktifkan kegiatan ibadah rutin di lingkungan kampus.

Selain fokus pada UKM PMK, ketua STIH mengajak pengurus PMK untuk turut mengkampanyekan tentang pentingnya para pemuda bebas dari Narkoba dan miras di lingkungan kampus. Selain itu pengurus PMK diharapkan untuk menjaga kebersihan lingkungan kampus.

Dalam prosesi pelantikan, dilakukan ibadah singkat yang dipimpin oleh Pdt Albert Rumaropen. Dalam ajakan khotbahnya, Rumaropen minta agar PMK selalu mendoakan aktivitas kampus STIH Manokwari.

“Dengan doa kita akan melihat keajaiban dilingkungan kampus ini. Terutama bagaimana kita pahami tentang berkat Tuhan yang mengalir di kampus” pesan Pdt Rumaropen. (WRP)

Kemenkumham Papua Barat dan STIH Manokwari Teken MoU

0
Kepala Kanwail Kemenkumham Papua Barat dan ketua STIH Manokwari teken MoU, Selasa (27/4)

MANOKWARI, JAGAINDONESIA.COM– Dalam rangka pembinaan dan pengembangan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), demi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang unggul dan berkualitas, Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Papua Barat menjalin kerjasama dengan Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) Manokwari.

Bentuk kesepakatan Kemenkumham dan STIH Manokwari ditandai dengan Penandatanganan Nota Kesepakatan (MoU) untuk bidang pendidikan Sarjana hukum pada Selasa (27/4), di Aula II Kanwil Kemenkumham Papua Barat.

Dalam sambutannya, Ketua STIH Manokwari, Dr. Filep Wamafma, SH.,M.Hum menyampaikan bahwa STIH Manokwari telah menyediakan kurikulum pendidikan yang baik di bidang hukum bagi ASN Kanwil Kemenkumham Papua Barat yang hendak melanjutkan studi dari jenjang pendidikan SMA atau sederajat maupun D-III ke jenjang Sarjana S-1.

“Terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada STIH Manokwari. Dimana pada prinsipnya kami siap membantu Kakanwil Hukum dan HAM yang punya potensi bagus, punya impian bagus sehingga mari kita dorong bersama-sama” kata Filep Wamafma.

Wamafma menyampaikan bahwa pihaknya akan mengatur jadwal sedemikan rupa sehingga tidak berbenturan dengan jadwal kerja dari pihak Kakanwil.

“Untuk teknis kuliah kedepannya akan diatur. Apakah ASN Hukum dan HAM mau kelas sendiri, reguler, atau seperti apa maunya akan diatur dengan bagian Program studi.” Ungkap Wamafma.

Namun menurutnya, MoU ini disepakati bersama dalam rangka meningkatkan SDM Papua yang unggul di lingkungan Kemenkumham Papua Barat.

“Setidaknya ada alumni STIH di Kemenkumham Papua Barat. STIH saat ini sudah terakreditasi B dan tentu saja kemampuan sarana dan prasarana kampus mendukung perkuliahan” tambah Wamafma.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kemenkumham Papua Barat, Slamet Prihantara dalam sambutannya mengatakan bahwa MoU bersama STIH merupakan salah satu perwujudan dalam mensukseskan Kemenkumham Corporate University (Kumham CORPU).

Selain itu, Slamet juga mengungkapkan bahwa disamping meningkatkan SDM ASN, MoU bersama STIH ini juga merupakan sebuah sinergitas yang penting antara dunia birokrasi dan dunia pendidikan.

“Nah, saya kira STIH adalah pilihan yang tepat untuk bisa bekerjasama dalam rangka peningkatan SDM. Di samping meningkat SDM dari saudara-saudara saya, khususnya yang ada di Papua Barat ini, namun juga bagaimana sinergitas diantara dunia pendidikan dan dunia birokrasi itu bisa bersatu dan ini yang paling penting.” ungkap Slamet.

Lebih lanjut, Slamet berharap dengan adanya MoU yang dilakukan, Kakanwil Papua Barat benar-benar dapat menjadi SDM yang lebih baik lagi dibidang Hukum.

“Karena dengan pendidikan tersebut tentunya cara pandang, cara pikir, cara memahami dan lain sebagainya, saya yakin juga akan beda.” pesan Kakanwil.

Tambah dia, yang penting bagaimana SDM, khususnya anak asli Papua di Papua Barat dapat menjadi ASN yang hebat dan benar-benar bisa menjadi tuntunan dalam rangka tatanan, baik itu di sebuah lembaga, organisasi maupun di kehidupan bermasyarakat.

“Mudah-mudahan kita tetap eksis, tetap bekerjasama dalam peningkatan sumber daya manusia” ungkap dia.

Mengakhiri MoU itu, dilanjutkan dengan pemberian plakat dari Kanwil Kemenkumham Papua Barat kepada STIH dan dibalas dengan pemberian buku dari STIH kepada Kanwil Kemenkumham Papua Barat.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya para Pimpinan Tinggi Pratama (Pimti), Pengawas dan Administrator serta JFT/JFU pada Kanwil Kemenkumham Papua Barat, Kepala Penjaminan Mutu Pendidikan STIH Manokwari, Dr. Andi Muliyono, SH.,MH., C.L.A, dan Kabag Umum STIH Manokwari, Enni Sasea, SE.,MH. (WRP)

Mantan Sekdes Palo Kritik Program PLT Desa Palo Dianggap Tak Berjalan

0
Mantan sekretaris Desa Palo, Abbas Zubair (Foto: ist)

HALTENG, JAGAINDONESIA.COM – Mantan sekretaris Desa Palo, Abbas Zubair mengatakan bahwa program Pemerintahan PLT Desa Palo Kecamatan Patani Timur Kabupaten Halmahera Tengah dianggap kurang efektif karena sejumlah hal. Hal itu dikatakannya dikediamannya pada, Senin (26/4/2021).

“Aparat Pemerintahan Desa Palo selaku pelaksana tugas (PLT) sebagai penanggung jawab penanganan anggaran APBD, dianggap tidak maksimal karena hanya sepihak orang-orang tertentu yang membuat APBD,” ungkapnya.

Ia menambahkan, kebutuhan masyarakat tidak dijadikan prioritas dalam pelaksanaan program melainkan hanya internal aparat Pemerintahan Desa dan BPD.

Ia menyebut, Desa Palo tidak menggelar Musdus.

“Seharusnya aturan itu harus melalui Musdus dan Musdes baru naikan di APBD tahun 2021.” Ungkapnya.

“Fakta yang ada di lapangan tidak seperti keinginan masyarakat, banyak hal yang dianggap dilakukan sepihak oleh Pemerintah Desa,” tutur Abbas.

Ia juga menyebut bahwa pemerintahan Desa Palo sampai saat ini tidak melakukan aktifitas perkantoran.

“Dengan harapan besar selaku tokoh masyarakat mengharapkan kepada pemerintah terkait, khususnya Dinas Inspektorat agar turun ke Desa Palo untuk melihat program di masa PLT mengenai pengawasan anggaran BPD karena dianggap kurang efektif, hanya sesuka hati.” Pungkasnya.

Atas dasar itu, ia meminta pemerintah BPMD secepatnya melaksanakan pemilihan BPD terutama bagi instansi yang terkait.

Ia pun menyampaikan bahwa keinginan masyarakat ialah agar PLT diberhentikan dengan alasan karena telah melebihi masa kepimpinan.

“Dalam aturan PLT hanya di atas 6 bulan atau satu tahun tetapi saat ini sudah masuk empat tahun bahkan sudah masuk satu kali periode dari 2018/2021.” Jelasnya.

“Jika hari ini sudah pemilihan BPD, saya pastikan kebobolan langsung mengenai dengan anggaran Desa Palo dan BPD yang mengabaikan keluhan masyarakat Desa Palo. Kalau hari ini mereka tidak abai tentu pasti kan tidak seperti ini.” tutup Abbas. (JI/Ismit)

Aji Kelono: Musikologi Sebagai Instrumen Pemetaan Sosial

0

SIDOARJO, JAGAINDONESIA.COM – Forum pemuda pelopor (FPP) Sidoarjo mengadakan kegiatan ngabuburit bersama dengan tema “Ngabuburit Sambil Upgrade Knowladge”. Kegiatan diselenggarakan di Graha Pemuda Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata, Senin 26 April 2021.

Dengan mengundang seluruh lintas komunitas dan organisasi kepemudaan, kegiatan dimulai pukul 15.30 – 17.30 Wib.

“Terimakasih kami ucapkan kepada semua kawan-kawan yang hadir di acara FPP sore hari ini. Kegiatan diskusi pada kali ini sengaja kami selenggarakan sebagai komitmen untuk terus menjaga semangat dan menumbuhkan kepeloporan bagi generasi muda.” ungkap Dito selaku moderator dan  pengurus FPP Sidoarjo.

Dalam kegiatan tersebut, pemateri menyampaikan materi tentang musik dan hubungannnya dengan prilaku manusia.

Disebutkan bahwa beragam jenis musik yang ada di Indonesia mulai dari musik tradisional, dangdut, pop, jazz, punk, keroncong, metal hingga rock, dapat dipelajari langsung korelasinya dengan prilaku masyarakat.

 Ia menyebut bahwa musik klasik akan mengundang orang- orang yang memperhatikan kerapian dan keformalan dalam mengenakan pakaian. Maka umumnya,  orang-orang yang datang dalam acara adalah masyarakat yang menggunakan setelan jas.

Sementara keroncong merupakan musik yang dibawa oleh bangsa portugis ketika berada di wilayah nusantara untuk menarik simpati rakyat.

Musik juga sering digunakan dalam mendampingi aktifitas pekerjaan baik yang bersifat jasmani seperti olahraga dan senam, maupun yang bersifat aktifitas intelektual seperti menulis, dan aktifitas imaginal seperti menggambar bahkan melukis. Menurutnya, sifat dasar dari musik sendiri adalah memberi stimulus.

“Jadi belajar tentang musikologi bertujuan agar kita mampu mengoptimalisasi wilayah. Dengan mengetahui korelasi musik terhadap semua disiplin ilmu akan mempermudah kita melakukan pemetaan sosial. Misal di daerah yang mayoritasnya adalah anak kecil, musik tradisional dengan tembang- tembang dolanan itu sesuai karena bermuatan pendidikan. Atau musik kolaborasi yang menyisipkan alat tradisional seperti  kentongan, suling, angklung, kenong, atau gamelan yang juga berfungsi mengenalkan kebudayaan lokal kepada generasi setempat.” ungkap Aji Kelono sebagai narasumber.

“Kami harap pemuda pelopor mengerti segmentasi masyarakat. Sehingga suatu saat jika mengadakan acara pertunjukan musik di wilayah masing-masing tepat dengan keadaan sosialnya”. Jelas Aji Kelono yang juga pegiat kesenian lulusan ISI jogjakarta.

Acarapun dilanjut dengan sesi tanya jawab yang berjalan dengan santai dan penuh antusias dari peserta. Lalu menjelang adzan maghrib ditutup dengan buka bersama di area forum. (JI/WEY.sastra)

Warga Dusun Jambe Banjarkemanten, Gotong Royong Dirikan Sanggar Belajar Warga

0

SIDOARJO, JAGAINDONESIA.COM – Gotong royong adalah bekerjasama untuk mencapai hasil yang diinginkan. Gotong royong sudah menjadi budaya dan warisan luhur di Indonesia.

Bertempat di Dusun Jambe Desa Banjarkemantren Buduran- Sidoarjo, masyarakat dari kalangan muda hingga tua berbaur bersama membangun sanggar belajar yang bahan utamanya dari pohon bambu. Agenda tersebut diadakan pada Selasa 27 April 2021.

Bermula dari perkumpulan warga yang membicarakan tentang pendidikan anak-anak di masa pandemic, akhirnya terbesitlah keinginan masyarakat untuk mengambil peran dalam perubahan sosial baik dari sisi budaya, seni, agama, ekonomi dan terutama pendidikan untuk generasi masa depan.

Akhirnya, lahirlah ide bersama membuat sanggar belajar masyarakat. Dipilihnya kata “Sanggar” karena dianggap Bahasa yang tak asing dan tempat non formal bagi warga.

Sehingga kalangan yang berasal dari latar belakang ras, suku, agama apapun tidak canggung untuk datang atau sekedar singgah.

“Sanggar belajar lumbung sekar pluralisme ini dibangun atas dasar gotong royong semua lapisan masyarakat. Dengan modal swadaya dari iuran maupun sukarela tanpa bantuan dari pihak pemerintah desa. Inilah yang kami sebut kekuatan organik. Yang menjadikan kami masyarakat tumbuh rasa memiliki, kepedulian serta solidaritas yang tinggi terhadap masa depan generasi di lingkungan kami”. Jelas asmadi penggerak pembangunan sanggar belajar.

Dengan rencana kegiatan yang sudah disepakati, Sanggar akan menjadi ruang bertemu bagi warga. Disana juga akan diselenggarkan kegiatan bermain dan belajar untuk tingkat usia paud, TK dan SD. Tak hanya itu, Lokakarya dan pelatihan untuk tingkat SLTP- SLTA juga rencananya akan diadakan. Para pendiri juga akan menyediakan buku bacaan untuk umum.

Berdirinya sanggar diharap mampu menciptakan lingkungan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat desa dan menjadi laboratorium pembelajaran secara intens dan berkesinambungan bagi kehidupan. (JI/ WEY.sastra)

Pemuda Cinta NKRI (PECI) Menggagalkan Aksi Massa Aliansi Mahasiswa Papua

0

JAKARTA, JAGAINDONESIA.COM – Rencana Aliansi Mahasiswa Papua menggelar aksi pada Senin 26 April pukul 10.00 WIB di patung kuda digagalkan oleh Pemuda Cinta NKRI. Menurut Jeck sebagai kordinator Pemuda Cinta NKRI (PECI), mereka secara tegas membubarkan aksi AMP karena aksi AMP dipandang telah mengancam kedaulatan negara.

Aksi AMP selama ini menurut mereka sering menggunakan simbol Papua Merdeka, sementara aksi menolak Otsus Papua hanyalah modus belaka, karena pada kenyataannya di lapangan selalu meneriakkan referendum, kata Jeck saat dimintai keterangan.

Menurut Jeck bahwa NKRI sudah menjadi harga mati. Pemuda Cinta NKRI akan menentang siapapun yang melakukan aksi mendukung referendum di Jakarta.

“Kami akan lawan sampai titik darah penghabisan.” Ungkapnya.

Jeck juga menambahkan bahawa polri juga harus secara tegas menolak untuk mengizinkan demo AMP menggunakan simbol Papua merdeka. Mereka meminta agar polisi tegas membubarkan AMP.

Sebelumnya Mahasiswa Papua juga pernah melakukan aksinya dan mengibarkan bendera bintang kejora di depan Istana. Jack berharap agar negara tidak lagi “kecolongan” dengan aksi serupa.

Pantauan media di patung kuda, PECI berorasi dengan meneriakkan NKRI harga mati, bahkan beberapa orang masa AMP terlihat panik dan langsung mengamankan alat peraga aksi. Polisi  bergerak cepat untuk mengamankan masa AMP.

Diketahui masa Pemuda Cinta NKRI mendahului menguasai arena aksi AMP yang direncanakan di patung kuda. Saat masa AMP tiba di lokasi, mereka diserbu oleh masa Pemuda Cinta NKRI.

Masa Aksi Pemuda Cinta NKRI secara tegas mengingatkan kepada AMP agar tidak melakukan aksi yang melanggar konstitusi NKRI.

“Jangan mencoba-coba anda demo merdeka disini, kalian akan berhadapan dengan kami.” Pungkasnya.

Senator Filep: Futsal Bisa Jadi Alternatif Isi Waktu Luang Dengan Positif

0
Senator Filep saat memberikan arahan dan mengajak pelajar Manokwari untuk menghindari narkoba dan miras. [Foto: JP/WRP]

MANOKWARI, JAGAINDONESIA.COM– Senator DPD Republik Indonesia Dr. Filep Wamafma,SH.,M.Hum menyampaikan sejumlah pesan singkat kepada perwakilan pelajar SMA Negeri 1 Manokwari yang turut melakukan eksebisi olahraga futsal kemarin, Minggu (25/4).

Senator yang akrab disana Pace Jas Merah ini mengajak anak muda untuk aktif dalam kegiatan positif dan senantiasa menghindari Narkoba, minuman keras dan kenakalan lainnya yang berujung pada kasus kriminalitas. Menurutnya, olahraga adalah alternatif positif yang bisa dilakukan. selain melatih kebugaran, juga menjalin pertemanan, soliditas antar daerah.

“Kalian generasi milenial-lah yang akan membawa perubahan untuk masa depan Papua, sehingga sudah seharusnya menjaga kesehatan dan jauhkan diri dari Narkoba dan Minuman keras. Fokus pada pembelajaran untuk menatap masa depan yang cemerlang di Papua” pesan Filep Wamafma di Logam Futsal Reremi, Manokwari.

Ketua STIH Manokwari ini juga menyampaikan agar anak-anak tersebut selalu mengutamakan pendidikan. Apalagi generasi Papua saat ini menurutnya sebagian sudah terpengaruh pada hal negatif.

Menurut Wamafma, kegiatan berolahraga futsal seperti yang dilaksanakan tersebut pantas dipertahankan, sebab dengan begitu keseimbangan kesehatan tubuh jasmani dijaga selalu.

Untuk mendukung kegiatan olahraga futsal yang mereka lakukan, senator asal Papua Barat memberikan sejumlah pendanaan dari berkat yang ada untuk membantu seukseskan agenda tersebut. 

Setelan memberikan arahan singkat, Filep Wamafma turut melakukan eksebisi futsal dengan perwakilan pelajar tersebut selama 1 jam. (WRP)

Simak Penjelasan Badan POM Tentang Batas Kedaluwarsa Vaksin Covid-19

0
Ilustrasi

JAKARTA, JAGAINDONESIA.COM – Sehubungan dengan informasi pemberitaan terkait batas kedaluwarsa vaksin COVID-19 yang digunakan dalam program vaksinasi, Badan POM akhirnya memberikan penjelasan secara rinci terkait isu tersebut.

Badan POM menyebut bahwa pihaknya sebagai otoritas regulatori obat melakukan pengawalan dan pengawasan terhadap semua obat dan vaksin sepanjang siklus hidup produk sehingga memberikan jaminan menyeluruh untuk kesehatan masyarakat.

Badan POM menyebut bahwa Pengawalan dan pengawasan tersebut dilakukan mulai dari pengembangan dengan pantauan terhadap Cara Berlaboratorium yang Baik atau Good Laboratory Practices (GLP), Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB) atau Good Manufacturing Practices (GMP), dan Cara Uji Klinik yang Baik (CUKB) atau Good Clinical Practices (GCP); produksi dengan pantauan terhadap CPOB; distribusi dengan pantauan terhadap Cara Distribusi Obat yang Baik (CDOB); sampai dengan obat atau vaksin digunakan oleh masyarakat.

Khusus untuk produk vaksin, Badan POM menjelaskan bahwa pengawalan dan pengawasan menyeluruh tersebut dilakukan dengan lebih ketat mengingat produk vaksin digunakan untuk populasi sehat dan merupakan produk bersumber bahan biologi.

Pengawalan dan pengawasan tersebut mencakup antara lain pemastian pada saat produksi telah dilakukan jaminan mutu. Untuk memastikan konsistensi mutu vaksin (lot to lot consistency), otoritas regulatori obat juga melakukan pelulusan setiap lot yang akan diedarkan dan digunakan oleh masyarakat.

Batas kedaluwarsa suatu vaksin merupakan bagian dari jaminan mutu, kemanfaatan dan keamanan vaksin yang dilakukan berdasarkan uji stabilitas yang dilakukan terhadap vaksin tersebut. Dengan demikian batas kedaluarsa memberikan indikasi batas akhir penggunaan vaksin jika disimpan pada kondisi sesuai dengan kondisi uji stabilitas.

Dalam rangka pengajuan Emergency Use Authorization (EUA), Industri Farmasi menyampaikan hasil uji stabilitas untuk penetapan batas kedaluwarsa kepada Badan POM.

Sesuai standar internasional, persyaratan data uji stabilitas minimal untuk EUA obat dan vaksin adalah selama 3 (tiga) bulan. Badan POM selanjutnya melakukan evaluasi terhadap data mutu dan hasil uji stabilitas yang mencakup antara lain identifikasi, potensi, sterilitas, cemaran (impurities), endotoksin, dan pH produk akhir vaksin. Berdasarkan hasil evaluasi stabilitas 3 (tiga) bulan tersebut, Badan POM menetapkan batas kedaluwarsa vaksin sesuai standar internasional adalah 2 (dua) kali waktu pelaksanaan uji stabilitas (2n).

Sesudah suatu vaksin mendapatkan EUA, Badan POM tetap melakukan kajian terhadap stabilitas vaksin dengan melakukan pantauan implementasi pelaksanaan uji stabilitas jangka panjang yang dilakukan oleh pemilik EUA, dan melakukan evaluasi terhadap data hasil uji stabilitas tersebut.

Menurut Badan POM, Semua vaksin COVID-19 yang saat ini tersedia merupakan vaksin baru dengan proses produksi yang baru dilaksanakan, sehingga data stabilitas produk yang tersedia pada umumnya memiliki durasi 3 (tiga) bulan.

 Sesuai dengan standar Internasional, Badan POM memberikan EUA dengan masa kedaluwarsa vaksin 6 (enam) bulan yang merupakan 2 (dua) kali masa pengujian stabilitas. Batas kedaluwarsa ini dapat diperpanjang jika dapat dibuktikan dengan data baru.

Vaksin CoronaVac produksi Sinovac, China (EUA2057300143A1), Vaksin COVID-19 produksi Bio Farma (EUA2102907543A1), dan COVID-19 Vaccine AstraZeneca produksi SK Bioscience, Republic of Korea (EUA2158100143A1), mendapat persetujuan EUA dengan batas kedaluwarsa 6 (enam) bulan sejak tanggal pembuatan berdasarkan data mutu dan stabilitas yang diserahkan kepada Badan POM.

Persyaratan batas kedaluwarsa 6 (enam) bulan tersebut mempertimbangkan persyaratan stabilitas vaksin pandemi sebagaimana dalam butir sebelumnya.

Pemilik EUA wajib memastikan bahwa vaksin COVID-19 yang digunakan dalam program vaksinasi COVID-19 memenuhi persyaratan mutu, keamanan dan khasiat. Bio Farma sebagai pemilik EUA vaksin CoronaVac bekerja sama dengan Pemerintah, Pemerintah Daerah/Dinas Kesehatan Provinsi/Kabupaten/Kota untuk memastikan hal tersebut termasuk penentuan batas kedaluwarsa yang harus sesuai dengan persetujuan EUA.

Apabila masyarakat memerlukan informasi lebih lanjut, masyarakat dapat menghubungi Badan POM melalui Contact Center HALO BPOM 1-500-533 (pulsa lokal), SMS 0812-1-9999-533, WhatsApp 0811-9181-533, e-mail halobpom@pom.go.id, Twitter @BPOM_RI, atau Unit Layanan Pengaduan Konsumen (ULPK) Balai Besar/Balai POM di seluruh Indonesia. (BPOM)

Polsek Sentani Kota Musnahkan Ratusan Botol Miras Hasil Razia

0

SENTANI – Dalam rangka bulan Suci Ramadhan Polsek Sentani Kota memusnahkan ratusan botol minuman keras yang disita dalam razia gabungan, pemusnahan berlangsung di halaman Mapolsek Sentani Kota Kab. Jayapura, Sabtu (24/04) sore.

Pemusnahan 221 botol minuman keras berbagai merk tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Sentani Kota Kompol Ruben Palayukan, S.PT., S.IK.

Turut hadir dalam giat tersebut, Kadistrik Sentani Kota Eroll Yohanis Daisiu, SE, Wakapolsek Sentani Kota IPTU Heri Wicahya, Kanit Reskrim Polsek Sentani Kota IPDA Jaya Bida Kedeng, Kanit Sabhara Polsek Sentani Kota IPDA Jhoni Kambara, Mewakili Danramil Sentani Serda Wasanggai, Ketua MUI Kab Jayapura Makmun Rosyidi, Tokoh Agama Pdt Oscar.

Kapolsek Sentani Kota Kompol Ruben Palayukan, S.PT., S.IK dalam kesempatannya mengatakan dalam rangka memelihara serta menciptakan Sitkamtibmas di wilayah sentani kota agar tetap aman dan kondusif, maka Polri dalam hal ini polsek sentani kota akan terus melakukan upaya-upaya baik Preventif maupun Referensif di masyarakat secara rutin dan berkelanjutan.

Lanjut dikatakan Kapolsek bahwa upaya ini dilakukan dalam rangka menekan akan kriminalitas serta gangguan Kamtibmas yang dipicu oleh pengaruh minuman keras serta menjamin pelaksanaan kegiatan khususnya perayaan hari-hari besar keagamaan, agar masyarakat pun dapat melaksanakan giat ibadah dengan baik, lancar dan aman.

“Kami pihak Polri dalam hal ini polsek sentani kota sangat mengharapkan kerja sama, baik dari Pemerintah dan seluruh lapisan Elemen masyarakat dan Rekan-rekan TNI yang ada di Kabupaten Jayapura khususnya sentani dalam membantu memberantas peredaran minuman keras sehingga kedepannya situasi Kamtibmas di Kab. Jayapura tetap dalam keadaan aman dan kondusif,” ucap Kapolsek.

Kapolsek juga menjelaskan bahwa pemusnahan miras yang dilakukan ini sebagai bentuk tindak lanjut penanganan barang bukti hasil sitaan dan razia yang dilakukan oleh Kepolisian sehingga menjamin kepercayaan di mata masyarakat terhadap kinerja Polri dalam hal ini Polsek Sentani Kota.

Adapun jumlah dan jenis minuman keras yang dimusnahkan yaitu Minuman keras lokal jenis saledo sebanyak 199 botol, Minuman keras jenis Robinson vodka sebanyak 15 botol, Newport Pasion Blue Vodca Mix 22 botol dan minuman keras jenis Prost Beer sebanyak 72 kaleng, anggur kolesom 1 botol, Mansion House Jamaica Rum 12 botol. (rls)

Polres Biak Gelar Pemeriksaan Kesehatan Tahap I Casis Bintara Polri Polda Papua

0

BIAK, JAGAINDONESIA.COM – Sebanyak 519 Casis Bintara Polri Polda Papua Tahun Anggaran 2021 melaksanakan pemeriksaan kesehatan tahap pertama yang hari ini digelar di Poliklinik Polres Biak Numfor, Sabtu (24/04/2021).

Pemeriksaan kesehatan tahap pertama ditangani langsung oleh Tim dari Poliklinik Polres Biak Numfor yang terdiri dari para Dokter, Perawat dan Tenaga medis lainnya.

Rikkes tahap 1 ini meliputi Pengukuran tinggi dan berat badan, Pemeriksaan mata, buta warna, fisik, tensi, nadi, THT, dan Pemeriksaan gigi.

Terpantau, tes dilaksanakan dengan tetap mematuhi protokol kesehatan dalam rangka pencegahan penyebaran Covid-19. Seluruh personel Tim Rikkes mengenakan pakaian APD (Alat Pelindung Diri). Sedangkan peserta wajib Rapid test, memakai masker, diukur suhu tubuh dan mencuci tangan dengan sabun serta cairan antiseptik sebelum memasuki ruangan.

Kabag Sumda AKP M. Amiruddin saat konfirmasi mengatakan Pemeriksaan Kesehatan (Rikkes) I tersebut dibagi menjadi beberapa kelompok dalam rangka penerapan Protokol Kesehatan di masa pandemi Covid-19.

“Pemeriksaan kesehatan tahap I ini, dibagi menjadi beberapa kelompok yang dilaksanakan selama 7 hari, untuk kelompok pertama hari ini jumlah yang hadir 99 peserta dengan rincian Pria 30 Peserta dan Wanita 69 peserta. jalannya tes ini diawasi secara ketat oleh Tim Pengawas Internal yaitu Siwas dan Propam,” terang AKP Amiruddin.

Hal tersebut bertujuan untuk menghindari terjadinya kecurangan, juga sebagai bukti dikedepankannya prinsip BETAH (Bersih, Transparan, Akuntabel dan Humanis) dalam tiap seleksi di lingkungan Polri sebagai wujud menuju Polri yang Presisi (Prediktif, Responsibilitas, Transparansi Berkeadilan). (HPP/rls)

Berita Terbaru