Rabu, 21 Oktober 2026
No menu items!
Beranda blog Halaman 96

Komisi Yudisial Papua Barat Temui STIH Manokwari Bahas Rencana Kerjasama

0
Komisi Yudisial Papua Barat Temui STIH Manokwari Bahas Rencana Kerjasama. [Foto: WRP]

MANOKWARI, JAGAINDONESIA.COM – Penghubung Komisi Yudisial (KY) Wilayah Papua Barat melakukan kunjungan kerja di STIH Manokwari beberapa waktu lalu. Kunjungan ini membahas rencana kerjasama terkait program magang mahasiswa sekaligus sosialisasi mengenai tugas dan fungsi KY.

Pertemuan yang berlangsung di ruang rapat STIH Manokwari itu disambut baik oleh Ketua STIH Manokwari Dr. Filep Wamafma yang diwakili oleh Waket I STIH Dr. Andi Mulyono didampingi Kaprodi (C) Dr. Marius S. Sakmaf, kepala LP2M Dr. Yohana Watofa dan dosen STIH.

Kepala LBH STIH Frengky Wambruw, Ishak Mansawan, Nurjana Lahangatubun, Kabag Kemahasiswaan Jhoni Sasan dan Kabag Akademik Atang Suryana. Sedangkan pihak KY dipimpin oleh koordinator KY wilayah Papua Barat Makmur bersama anggotanya.

Dr. Andi mengatakan, pertemuan ini diharapkan dapat memberikan kesempatan kepada STIH Manokwari untuk mengembangkan penyelenggaraan pendidikan tinggi yang diantaranya dilakukan melalui optimalisasi program Kampus Merdeka.

“Kami mewakili ketua STIH Manokwari Dr .Filep Wamafma, saat ini beliau sedang melaksanakan tugas negara sebagai senator Papua Barat. Lewat kepercayaan yang diberikan, kami bisa menyambut baik pertemuan ini. Segala hal yang kami bicarakan lewat pertemuan ini akan disampaikan kepada pimpinan dan keputusan yang didapat juga akan ditindaklanjuti,” ungkap Andi Mulyono, Senin (22/5/2023)

Sementara itu, Kaprodi STIH Marius Sakmaf menyampaikan bahwa program kerjasama dengan KY ini sangat baik. Menurutnya, kerjasama ini memberikan peluang bagi mahasiswa STIH Manokwari untuk dapat melaksanakan program magang mahasiswa di kantor Penghubung KY Papua Barat.

“Pertemuan ini sangat baik untuk ditindaklanjuti sekaligus menjawab program kampus merdeka. Bahkan sangat baik ketika dilakukan kerjasama antara KY Papua Barat dan STIH Manokwari lewat MoU yang dibahas untuk dapat ditindaklanjuti kedepannya,” katanya. (WRP)

Loker BUMN! PT PLN Buka Rekrutmen Khusus Orang Asli Papua Sampai 2 Juni, Simak Selengkapnya

0

JAGAINDONESIA.COM – Kabar gembira bagi para pencari kerja di Tanah Papua khusus bagi orang asli Papua (OAP). Saat ini PT Listrik Negara atau disingkat PLN (Persero) kembali membuka lowongan kerja terbaru pada bulan Mei 2023. Pendaftaran dibuka mulai 22 Mei-2 Juni 2023.

Berikut adalah posisi yang saat ini dibuka bagi OAP yang tertarik untuk mengembangkan karir di PT PLN dengan kualifikasi sebagai berikut.

  • Pemeliharaan Transmisi dan Gardu Induk (S1 Teknik Elektro – Arus Kuat)
  • Pemeliharaan Distribusi (S1 Teknik Elektro – Arus Kuat )
  • Manajemen Konstruksi (S1 Teknik Sipil)
  • Pemeliharaan Pembangkitan (S1 Teknik Mesin)
  • Pemasaran dan Pelayanan Pelanggan (S1 Teknik Industri)
  • Pemasaran dan Pelayanan Pelanggan (S1 Manajemen Bisnis)
  • Pemasaran dan Pelayanan Pelanggan (S1 Manajemen Pemasaran))
  • Akuntansi (S1 Akuntansi}

Persyaratan :

  • Merupakan Orang Asli Papua dan Bermarga Papua (salah satu orang tua keturunan asli Papua);
  • Lulus Jenjang pendidikan S1/D4 dengan Batas Usia : ≤ 27 th (kelahiran maksimal 1996 dan sesudahnya);
  • Indeks Prestasi Komulatif (IPK) : ≥ 2.5;

Untuk persiapan pendaftaran online, peserta wajib menyiapkan berkas dalam bentuk soft copy untuk diupload di website pln.co.id sebagai berikut :

  1. KTP;
  2. Ijazah;
  3. Transkrip Akademik;
  4. Akte Kelahiran;
  5. Kartu Keluarga (KK);
  6. Surat keterangan belum menikah (bagi yang belum menikah) atau Buku Nikah/Akta Nikah (bagi yang sudah menikah).

Pelamar hanya diperbolehkan memilih 1 (satu) Bidang/Jurusan sesuai jenjang dan program studi pada ijazah yang dimiliki.

Jika memerlukan bantuan dalam pendaftaran online, dapat datang ke Kantor PLN terdekat :

No.LokasiAlamat Lokasi
1.JAYAPURAPT PLN (Persero) UIW PPB Jl. Ahmad Yani No.18, Gurabesi, Kec. Jayapura Utara, Kota Jayapura, Papua 99222
2.SORONGPT PLN (Persero) UP3 Sorong Klaligi, Kecamatan Sorong Manoi, Kota Sorong, Papua Bar. 98412
3MANOKWARIPT PLN (Persero) UP3 Manokwari Jl. Bandung No.2, Borasi, Padarni, Kec. Manokwari Bar., Kabupaten Manokwari, Papua Bar. 98312
4.BIAKPT PLN (Persero) UP3 Biak Jl. Yos Sudarso, Mandala, Kec. Biak Kota, Kabupaten Biak Numfor, Papua 98118
5.NABIREPT PLN (Persero) UP3 Nabire JL. CH. Martatiahahu, Kalibobo, Distrik Nabire, Kabupaten Nabire, Papua 98818
6.TIMIKAPT PLN (Persero) UP3 Timika Nawaripi, Mimika Baru, Mimika, Kec. Mimika Baru, Kabupaten Mimika, Papua 99971
7.WAMENAPT PLN (Persero) UP3 Wamena Jl. Irian, Hurekama, Distrik Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua 99511
8.MERAUKEPT PLN (Persero) UP3 Merauke Jl. Trikora No.1, Maro, Kec. Merauke, Kabupaten Merauke, Papua 99614

LAIN – LAIN :

  1. Pengumuman setiap tahapan seleksi hanya melalui website https://pln.co.id/. Peserta Rekrutmen wajib melakukan pengecekan secara berkala.
  2. Tidak ada korespondensi berkaitan dengan rekrutmen ini dan keputusan Tim Penerimaan Pegawai tidak dapat diganggu gugat.
  3. Tidak dipungut biaya apapun dalam mengikuti seleksi yang diselenggarakan oleh PT PLN (Persero).
  4. Tidak ada sistem refund atau penggantian biaya transportasi dan akomodasi yang berkaitan dengan pelaksanaan seleksi. PT PLN (Persero) tidak bertanggungjawab atas setiap bentuk kerugian yang ditimbulkan akibat penipuan yang mengatasnamakan PT PLN (Persero).
  5. PT PLN (Persero) berhak menentukan profesi lainnya di luar profesi yang dilamar tanpa meminta persetujuan peserta terlebih dahulu. (UWR)

Siapkan Diri Anda! Pendaftaran Anggota Bawaslu Kabupaten/Kota se-Papua Barat Dibuka 29 Mei

0

PAPUA BARAT, JAGAINDONESIA.COM – Tahapan seleksi calon anggota Badan Pengawas Pemilu (Pemilu) periode 2023-2028 tingkat kabupaten di Provinsi Papua Barat akan dibuka pada 29 Mei-7 Juni 2023. Saat ini merupakan masa sosialisasi oleh Tim Seleksi (Timsel) tentang tata cara pendaftaran bakal calon anggota Bawaslu untuk tujuh kabupaten di wilayah Papua Barat.

Ketua Tim Seleksi Anggota Bawaslu Kabupaten se-Papua Barat George Aunsu mengatakan, tahap sosialisasi ini berlangsung sejak 22 Mei hingga 27 Mei 2023. Ketujuh kabupaten yang dimaksud adalah Manokwari, Manokwari Selatan, Pegunungan Arfak, Teluk Bintuni, Teluk Wondama, Fakfak, dan Kaimana.

Aunsu menyebutkan, sosialisasi secara langsung alias tatap muka diselenggarakan di dua kabupaten yaitu Teluk Bintuni dan Kaimana. Timsel juga menyosialisasikan seluruh mekanisme pendaftaran melalui media massa, media sosial, dan baliho yang disebar ke tujuh kabupaten. 

Menurutnya, pihak Timsel hanya berwenang melaksanakan proses rekrutmen hingga memperoleh enam bakal calon dari setiap kabupaten di Papua Barat. Selanjutnya, hasil seleksi tersebut diserahkan oleh timsel kepada Bawaslu RI di Jakarta untuk melakukan fit and proper test atau uji kelayakan dan kepatutan. 

“Bawaslu RI yang akan tetapkan tiga orang sebagai anggota Bawaslu tingkat kabupaten,” ujar Aunsu di Manokwari, dikutip dari Antara, Sabtu (20/5/2023).

Selain itu, seleksi anggota Bawaslu ini juga akan memperhatikan keterwakilan perempuan sebesar 30 persen dari total pendaftar. Apabila ketentuan tersebut belum terpenuhi, maka maka proses seleksi akan diperpanjang khusus untuk pendaftar perempuan. 

“Kalau kuota perempuan belum cukup, kita perpanjang pendaftaran tapi hanya untuk perempuan,” katanya.

Dirinya melanjutkan, usai masa sosialisasi, bakal calon anggota Bawaslu dapat melakukan pendaftaran. Adapun, pengajuan dokumen pendaftaran dapat dilakukan melalui website Media Rekrutmen Bawaslu atau menyerahkan secara langsung ke sekretariat timsel di Manokwari yakni di RedDoorz SMK hotel. 

“Kalau secara manual juga dokumennya harus diupload karena dipantau langsung Bawaslu RI,” jelasnya. 

Kesempatan menjadi anggota Bawaslu ini terbuka bagi semua warga negara Indonesia yang memenuhi persyaratan. Jam pendaftarannya berlangsung mulai pukul 08.00-16.00 WIB. Khusus hari terakhir, 7 Juni 2023, pendaftaran ditutup pukul 23.59 WIT.

Bagi masyarakat Papua Barat yang berminat mendaftarkan diri pada Rekrutmen Anggota Bawaslu Kabupaten/Kota periode 2023-2028 diwajibkan memperhatikan syarat dan tata cara pendaftaran. Simak informasi selengkapnya pada laman resmi Bawaslu Papua Barat https://papuabarat.bawaslu.go.id/. (UWR)

Simak Putusan Sidang Gugatan Intervensi Organisasi Perkara Masyarakat Awyu Melawan Izin Sawit DPMPTSP

0
Masyarakat adat Suku Awyu menggugat izin perusahaan kepala sawit. [Foto: Pusaka]

JAKARTA, JAGAINDONESIA.COM – Masyarakat adat Suku Awyu tengah memperjuangkan ruang hidup berupa hutan adat yang kini terancam diserobot oleh perusahaan sawit. Dalam perjuangan ini, pejuang lingkungan hidup masyarakat adat Awyu Hendrikus Woro didukung oleh organisasi pejuang hak-hak masyarakat adat dan lingkungan hidup yakni Yayasan Pusaka Bentala Rakyat dan Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI).

Yayasan Pusaka Bentala Rakyat bersama WALHI bahkan telah mengajukan gugatan intervensi di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jayapura dalam perkara Hendrikus Woro melawan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Papua.

Dalam perkara ini, DPMPTSP telah menerbitkan Surat Keputusan Kepala DPMPTSP Nomor 82 Tahun 2021 Tanggal 2 November 2021 tentang Kelayakan Lingkungan Hidup Rencana Pembangunan Perkebunan Kelapa Sawit dan Pabrik Pengolahan Kelapa Sawit dengan Kapasitas 98 Ton TBS/Jam seluas 36.094,4 hektar oleh PT Indo Asiana Lestari di Distrik Mandobo dan Distrik Fofi, Kabupaten Boven Digoel, Provinsi Papua.

Dalam siaran persnya di Jakarta, 17 Mei 2023, kedua organisasi ini memiliki kepentingan di pengadilan untuk membela hak masyarakat adat dan lingkungan hidup di Papua. Pemberiaan izin-izin kepada perusahaan untuk usaha perkebunan kelapa sawit dan mengkonversi kawasan hutan Papua dalam skala luas dinilai telah melanggar hak masyarakat adat dan tidak sesuai dengan komitmen pemerintah Indonesia dalam mengatasi perubahan iklim.

“Penerbitan objek gugatan menunjukkan belum adanya rasa keadilan, penghormatan terhadap Hak Asasi Manusia, mengandung cacat hukum, kekeliruan, penyalahgunaan, serta ketidakbenaran dan/atau pemalsuan data, dokumen, dan/atau informasi,” demikian dikutip dari siaran pers Yayasan Pusaka.

Terhadap permohonan gugatan intervensi ini, majalis hakim telah menyampaikan keputusannya berkaitan dengan perkara Hendrikus Woro dan Kepala DPMPTSP Provinsi Papua.

“Dalam persidangan E-Court yang telah berlangsung, majelis hakim telah menerima gugatan intervensi kedua organisasi, persidangan akan dilanjutkan dengan agenda jawaban dari Pihak Tergugat  Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi Papua dan pihak Tergugat Intervensi PT Indo Asiana Lestari,” sebutnya.

Yayasan Pusaka menilai, wilayah yang ditetapkan menjadi konsesi PT Indo Asiana Lestari, merupakan Ekosistem Hutan Adat Awyu Woro yang memiliki peran penting terhadap peradaban masyarakat lokal yang tinggal di sekitar hutan.

“Keberadaan hutan ini menjadi sumber air bersih bagi masyarakat adat dan masyarakat lokal di dua belas kampung, yaitu kampung Bangun (Yare), Kampung Kowo, Kampung Kowo Dua, Kampung Afu, Kampung Hello, Kampung Kaime, Kampung Memes, Kampung Piyes, Kampung Watemu, Kampung Obinangge, Kampung Uji Kia, Kampung Metto. Hutan dan aliran sungai juga menjadi ruang produksi untuk berburu/memancing ikan, menangkap buaya, dan meramu sumber pangan,” ungkapnya.

Organisasi pejuang hak masyarakat adat ini menerangkan mengenai konsep tanah sebagai harapan hidup yang berkaitan erat dengan harapan hidup masyarakat asli Papua. Masyarakat adat  tidak bisa hidup tanpa tanah yang hidup, bekerja dan tinggal di atas tanahnya. Oleh sebab itu, Yayasan Pusaka tidak tinggal diam dan turut berjuang bersama masyarakat adat Awyu untuk mempertahakan hutan adat mereka.

“Pengambilan wilayah adat secara sepihak sama artinya dengan mengambil seluruh kehidupan mereka. Sehingga sudah seharusnya Majelis Hakim dapat membuat keputusan yang memihak kepada masyarakat adat Papua dengan mengabulkan secara keseluruhan apa yang menjadi tuntutan masyarakat,” sebutnya.

Tak hanya itu, dalam pernyataan sikap terbaru yakni pada 19 Mei 2023, Yayasan Pusaka Bentala Rakyat yang tergabung dengan Koalisi Selamatkan Hutan Adat Papua Perhimpunan Pembela Masyarakat Adat Nusantara (PPMAN), Greenpeace Indonesia, Satya Bumi, LBH Papua, Walhi Papua, Eknas Walhi, PILNet Indonesia, Lembaga Studi dan Advokasi Masyarakat (Elsam), Perkumpulan HuMa Indonesia) juga mendesak KLHK segera membuka informasi dan partisipasi publik untuk mengakses sumber daya alam yang berkeadilan.

Lebih lanjut, koalisi menyoroti pernyataan Presiden Joko Widodo 6 Januari 2022 yang menyebutkan “komitmen pemerintah  memperbaiki  tata  kelola  sumber  daya  alam  agar  ada  pemerataan, transparan dan adil, untuk mengoreksi ketimpangan, ketidakadilan dan kerusakan alam”. Oleh sebab itu, Koalisi Selamatkan Hutan Adat Papua menyampaikan pendapat kepada Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan antara lain:

1. Untuk transparansi dan keadilan, KLHK segera membuka informasi perkembangan tindak   lanjut SK 01/MENLHK/SETJEM/KUM.1/1/2022 dan memberikan akses kepada masyarakat adat Papua untuk terlibat setiap proses klarifikasi;

2. Memulihkan hak-hak dasar masyarakat adat Papua dengan mengakuikeberadaan  masyarakat  adat  dan  hak-hak sumber  dayanya untuk  dapat dikelola dan dimanfaatkan   secara adil dan lestari, berdasarkan hukum pengetahuan dan kelembagaan adat, serta teknologi, inovasi yang ramah sosial dan ekologi;

3. Menolak perizinan baru, tidak memberikan kemudahan perizinan, menerapkan pemberian sanksi dan disinsentifpada korporasi yang melanggar hukum serta tidak bertanggung jawab dengan membayar ganti rugi, pemulihan lingkungan;

4. Melakukan penegakan hukum terhadap korporasi yang melakukan deforestasi pasca penertiban dan penataan pelepasan kawasan hutan. (UWR)

Bercermin pada Freeport dan Blok Mahakam, Pemerintah Diminta Ambil Alih LNG Tangguh

0
Train 3 LNG Tangguh. [Foto: BP]

JAKARTA, JAGAINDONESIA.COM – Pemerintah didesak untuk mengambil alih LNG Tangguh di Teluk Bintuni, Papua Barat sebagaimana langkah nasionalisasi aset strategis yang dilakukan terhadap Freeport dan Blok Mahakam. Hal ini disuarakan oleh DPP Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) saat menggelar aksi damai di depan Taman Pandang Istana Negara, Jakarta Pusat, Rabu, 3 Mei 2023 lalu.

DPP KNPI menyesalkan langkah pemerintah yang memperpanjang kontrak perusahaan migas asal Inggris, British Petroleum (BP) itu atas operasional ladang gas (LNG) Tangguh di Teluk Bintuni. Kontrak resmi diperpanjang selama 20 tahun hingga 2055 mendatang.

“Seharusnya aksi heroik menasionalisasi aset strategis yang vital bagi hajat hidup seluruh rakyat kembali dilakukan Pemerintahan Jokowi dengan tidak memperpanjang kontrak LNG Tangguh. Tapi, kenapa Menteri ESDM justru memperpanjangnya?” kata Koordinator Bidang (Koorbid) Ekonomi DPP KNPI, Rasminto, dikutip dari rmoldkijakarta.id, Rabu (3/5/2023).

Selain itu, KNPI juga menyampaikan banyaknya kontroversi yang mencuat saat LNG Tangguh dikelola BP, diantaranya seperti dugaan pelanggaran hak-hak masyarakat adat, kerusakan lingkungan, hingga pembangunan tanpa persetujuan masyarakat setempat.

Tak hanya itu, BP juga dinilai tidak mengutamakan tenaga kerja Indonesia (TKI) sebagai sumber daya manusia yang menangani LNG Tangguh. Menurutnya, pada level middle dan top management nyatanya banyak diisi oleh tenaga kerja asing (TKA).

Dirinya kemudian membeberkan hasil kajian KNPI terkait dugaan pelanggaran kontra kerja sama (KKS) oleh BP dalam mengelola LNG Tangguh, khususnya Pasal 26 Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 35 Tahun 2004. 

“Perusahaan yang beroperasi dalam industri LNG di Indonesia harus mematuhi peraturan dan regulasi yang ada guna mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan. Jika perusahaan tidak mematuhi peraturan, mereka harus dikenakan sanksi sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku,” ujarnya.

Lebih lanjut, menurut Rasminto, langkah nasionalisasi aset dapat dilakukan untuk selanjutnya pemerintah melalui Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dapat mengelola proyek LNG Tangguh yang memiliki cadangan gas alam yang melimpah tersebut. Ia menyebut, Presiden Jokowi harus bertindak tegas sebagaimana saat memutuskan mengambil alih kepemilikan Freeport dan Blok Mahakam.

“Kita harus semakin tegas dalam menuntut nasionalisasi aset ini. Kita harus ingat bahwa sumber daya alam kita adalah warisan yang harus dijaga dan dikelola oleh bangsa kita sendiri demi keberlangsungan hidup generasi mendatang,” katanya.

Seperti diketahui, Pemerintah Indonesia telah menyetujui perpanjangan  Kontrak Kerja Sama Tangguh (KKS Tangguh)  kepada BP sebagai operator dan mitra KKS Tangguh selama 20 tahun berikutnya. KKS Tangguh itu terdiri atas KKS Berau, Muturi dan Wiriagar, menghasilkan liquified natural gas (LNG).

Penandatanganan perpanjangan kontrak  dilakukan Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto, BP Regional President Asia Pacific Kathy Wu, serta perwakilan mitra KKS Tangguh di Ruang Sarula Kementerian ESDM, Jumat (23/12), disaksikan Menteri ESDM Arifin Tasrif, serta dihadiri oleh Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Tutuka Ariadji, Direktur Pembinaan Usaha Hulu Migas Noor Arifin Muhammad dan pihak terkait lainnya.

Menteri ESDM Arifin Tasrif mengatakan, perpanjangan kontrak ini akan memastikan ketersediaan LNG dalam memenuhi kebutuhan, tidak hanya kebutuhan domestik, namun juga untuk mendukung kebutuhan LNG negara lain. Salah satunya untuk mendukung pencapaian target transisi energi Indonesia.

“LNG sangat penting bagi Indonesia. Sebagai negara yang tengah memasuki periode transisi energi, kami harus mencapai target Net Zero Emission (NZE) pada 2060. Kami percaya bahwa gas akan memiliki peran penting dalam mencapai target tersebut. Indonesia memiliki potensi yang besar untuk memproduksi gas di masa depan, maka dari itu Pemerintah meminta Kontraktor untuk dapat bekerja sama dan mengembangkan sumber daya,” ujar Arifin.

“Kami di sini untuk mendukung pelaku usaha hulu migas, mari bekerja bersama,” sambungnya menambahkan.

Tangguh LNG merupakan suatu pengembangan dari enam lapangan gas terpadu yang terletak di wilayah KKS Wiriagar, Berau dan Muturi di Teluk Bintuni, Papua Barat. Tangguh mulai berproduksi pada tahun 2009  atau empat tahun setelah memperoleh persetujuan dari Pemerintah. Kini, Tangguh tengah menambah  satu kilang LNG baru yaitu Train 3  dan diperkirakan rampung pada kuartal I tahun 2023. (UWR)

HUT Ke-5 Peradi Manokwari, Demianus Waney Minta Tingkatkan Kemahiran Hukum bagi Rakyat

0
HUT Ke-5 Peradi Manokwari.

MANOKWARI, JAGAINDONESIA.COM – Puncak perayaan ulang tahun ke-5 Dewan Pimpinan Cabang Perhimpunan Advokat Indonesia (DPC Peradi) Kabupaten Manokwari digelar penuh khidmat di Kantor DPC Peradi Manokwari.

Dalam acara tersebut, Ketua Peradi Manokwari, Demianus Waney, S.H., M.H mengatakan kehadiran organisasi yang dipimpinnya di Manokwari ini merupakan ikhtiar untuk menjembatani kebutuhan akan akses masyarakat terhadap keadilan khususnya bantuan hukum.

“Ada kenyataan bahwa di awal berdirinya, kesadaran hukum masyarakat masih rendah, dan ada kebutuhan untuk terus meningkatkan kualitas dan kuantitas advokat dalam rangka melayani publik dalam konteks penegakan hukum melalui tugas-tugas yang diemban advokat,” kata Waney, di Wosi, Sabtu (21/5/2023) sore.

Waney juga menyampaikan agar anggota Peradi di Manokwari terus berupaya meningkatkan kualitas pemahaman mengenai seluk beluk hukum, misalnya memperbanyak membaca, maupun mengikuti pelatihan-pelatihan yang mengarah ke spesialisasi kemahiran hukum.

Ia pun meminta seluruh anggotanya menjaga marwah advokat sebagai officium nobile atau profesi terhormat dan memahami tugas advokat sebagai bagian dari upaya pemajuan dan perlindungan hak asasi manusia.

Acara tersebut dihadiri belasan anggota Peradi termasuk sejumlah calon advokat yang telah mengikuti pendidikan khusus profesi advokat maupun ujian advokat. Waney didampingi koleganya Erwin Rengga, SH yang juga adalah ketua Pusat Bantuan Hukum (PBH) Peradi Manokwari. PBH adalah unit layanan Peradi untuk menangani klien secara gratis bagi warga yang tidak mampu.

Diketahui, HUT Peradi diperingati dengan menggelar aksi sosial berupa donor darah di kantor PMI Manokwari serta pembekalan hukum acara bagi seluruh advokat muda Peradi yang baru saja diambil sumpahnya sebagai advokat. (WRP)

Agenda Mubes Tuai Sorotan Pemuda-Pemudi Kuri Wamesa

0

BINTUNI, JAGAINDONESIA.COM – Penyelenggaraan Mubes Kuri Wamesa pada hari ini, Jumat (19/5/2023) menjadi bahan pembicaraan pemuda-pemudi Kuri Wamesa melalui akun media sosial. Diantaranya seperti yang terjadi dalam Grup XPDISI KURI yang berisi ungkapan kekecewaan dan kekesalan terhadap Kegiatan Mubes Kuri Wamesa.

Pasalnya, kegiatan yang didukung dana dari yayasan itu yang sama sekali tidak melibatkan pemuda-pemudi di Kabupaten Teluk Bintuni.

“Selamat pagi, informasi untuk pemuda-pemudi Kuri Wamesa, pengurus organisasi, Pengurus LMA Suku Kuri Wamesa, tua-tua adat, intelektual Kuri Wamesa, setelah melihat Mubes ini, kami semua tidak diberi undangan, saya selaku sekretaris LMA Wamesa menunggu beberapa hari ini tidak ada berarti ini persoalan di dalam Mubes ini,” tulis Yustinus Kurube.

Ia menambahkan pesan bagi para pengurus dan pemuda dalam menyikapi pelaksanaan Mubes Kuri Wamesa tersebut.

“Yang mau hadir silahkan, namun saran  jangan ikut TTD (tandatangan) dalam bentuk apapun sebagai tokoh, jangan ikut TTD. Surat keputusan maupun berita acara yg kemudian akan dibuat sebagai kesepakatan-kesepakatan,” tambahnya.

Ekspresi kekesalan para pemuda-pemudi Kuri Wamesa ini dinilai akan memberi ruang ketidakpercayaan dan menimbulkan konflik internal di dalam suku Kuri Wamesa.

“Mubes sejatinya diharapkan dapat merangkul semua elemen internal dan menghindari membuat perpecahan hanya karena kepentingan pribadi atau kelompok golongan tertentu,” kata salah seorang pemuda yang enggan disebutkan namanya. (MW)

Filep Bertemu Lembaga Pembangunan Internasional Amerika Bahas Kemiskinan Ekstrem dan Stunting Papua

0
Senator Papua Barat Dr. Filep Wamafma SH, MHum saat bertemu pejabat USAID di Amerika Serikat, 17 Mei 2023.

AMERIKA SERIKAT, JAGAINDONESIA.COM – Senator Papua Barat Dr. Filep Wamafma bertemu dengan pejabat USAID di Amerika Serikat (AS) dalam rangka mendorong kerjasama penyediaan air bersih dan penanggulangan kemiskinan ekstrem serta stunting di Tanah Papua. Kedatangan senator Filep Wamafma diterima langsung oleh Democracy Officer USAID Blair A. King Ph.D dan Local Government Advisor Mike Keshishian beserta staf pada Rabu, 17 Mei 2023.

Filep menyampaikan usulan kerjasama itu dilandasi atas dasar kemanusiaan dan kepedulian terhadap kehidupan masyarakat Papua. Dirinya ingin mengajak USAID untuk menjadi mitra khusus yang membantu mengembangkan dan mendukung Papua terutama masyarakat Papua Barat yang  tinggal di sekitar area perusahaan gas Tangguh LNG, di Kabupaten Teluk Bintuni.

“Sungguh, saya sangat menghargai kebaikan USAID jika kita bisa berkolaborasi masalah seputar Tangguh LNG. Masyarakat di sekitar lokasi operasional perusahaan masih menderita karena tidak tersedianya air bersih untuk konsumsi sehari-hari, fasilitas sanitasi yang tidak layak, dan fasilitas kesehatan yang tidak memadai. Bahkan, seringkali ada pasien yang meninggal dalam perjalanan karena akses transportasi yang juga tidak memadai,” ungkap Filep.

Adapun USAID atau United States Agency for International Development merupakan lembaga pembangunan internasional Amerika Serikat yang memiliki visi untuk memimpin pembangunan internasional dan upaya kemanusiaan dalam rangka menyelamatkan nyawa, mengurangi kemiskinan, memperkuat pemerintahan yang demokratis, dan membantu kemajuan masyarakat.

Adapun Misi USAID di Indonesia dikepalai oleh Sutradara Misi (Mission Director) dan Wakil Sutradara Misi (Deputy Mission Director). USAID juga berkantor di Indonesia dengan tujuan untuk membantu dalam mempercepat transisi demokrasi Indonesia melalui:

  • Masyarakat sipil dan perkembangan media
  • Penguatan institusi demokratis dan pencegahan dan minimalisasikan kemungkinan konflik
  • USAID juga membantu kebijakan dan penyediaan konsultasi bagi institusi-insititusi ekonomi dan bantuan ekonomi lainnya yang mendukung pemulihan, pertumbuhan ekonomi, dan menguatkan kemampuan ekonomi suatu daerah (desentralisasi) di Indonesia.

Aktivitas USAID juga memprioritaskan sektor kesehatan seperti ketahanan hidup anak, keluarga berencana dan HIV/AIDS. Dalam mengimplemetasikan hal ini USAID bekerja sama dengan Pemerintah Indonesia, Badan Badan Donor lainnya, dan Organisasi Indonesia dan Organisasi Internasional lainnya.

Dalam pertemuan itu, Filep yang merupakan pimpinan Komite I DPD RI ini menambahkan bahwa inisiasi kerjasama ini dilakukan karena hingga kini belum ada tanggapan dari BP Tangguh untuk menjawab keluhan masyarakat, memberikan akses air minum bersih, membantu tersedianya sarana sanitasi, dan dukungan pendidikan yang layak di area ring I perusahaan.

“Walaupun ada investor atau perusahaan asing seperti Freeport maupun BP LNG Tangguh yang mengelola SDA berlimpah di Papua, namun orang asli Papua, masyarakat adat Papua masih mengalami masalah kesehatan seperti stunting dan gizi buruk, terbatasnya fasilitas kesehatan, masalah pendidikan dan banyak daerah di tanah Papua ini yang masuk dalam kategori kemiskinan ekstrem,” papar Filep

Filep menuturkan, masyarakat sekitar lokasi operasi perusahaan merupakan masyarakat yang direlokasi karena lahannya akan dijadikan lahan proyek LNG Tangguh, salah satu megaproyek gas yang dioperasikan oleh BP Tangguh.

“Kerjasama ini bertujuan untuk menurunkan angka stunting karena gizi buruk, membantu pelayanan publik seperti air bersih dan sanitasi. Kami akan sangat senang jika USAID dapat membantu kami mengatasi masalah ini. Saya menyampaikan penghargaan saya kepada USAID dan staf atas tanggapan dan perhatian terhadap hal ini,” ujarnya. 

Usai pertemuan itu, Filep menyampaikan bahwa dirinya selaku wakil rakyat Papua Barat juga telah mengadvokasi masalah ini, mendiskusikan dengan berbagai pemerhati atau pegiat HAM dan aktivis maupun LSM terkait lainnya. Filep juga menekankan akan memperjuangkan persoalan ini dalam Paripurna DPD RI.

“Selain lewat Paripurna DPD RI, guna mendukung masalah ini, saya juga membangun jaringan kerjasama dengan para mitra di luar negeri khususnya USAID dalam rangka menunjang kehidupan dan keselamatan orang Papua yang mendiami wilayah-wilayah yang punya SDA berlimpah namun tidak diperhatikan oleh perusahaan sebagai tanggung jawab sosial. Kita tahu kondisi masyarakat Sumuri, Sebyar, Babo, bahkan Kamundan yang sehari-hari mengonsumsi air hujan dan menyuling berkali-kali air sungai yang keruh,” katanya.

“Sementara, pemerintah daerah dengan keterbatasan alokasi anggaran tidak cukup untuk menuntaskan kemiskinan ekstrem dan masalah pendidikan yang masih menjadi persoalan dasar di Papua dan juga persoalan kesehatan serta persoalan-persoalan lainnya yang juga menjadi ruang lingkup daripada USAID,” katanya

Lebih lanjut, doktor alumnus Unhas Makassar ini menyampaikan bahwa dalam pertemuan itu, USAID AS menyampaikan pihaknya akan segera berkoordinasi dan mengutus USAID Indonesia guna menindaklanjuti hasil pertemuan tersebut.

“Puji Tuhan, USAID USA akan menindaklanjuti dengan menyampaikan kepada USAID Indonesia untuk mengadvokasi sejumlah kasus di Papua terutama di Bintuni, Fakfak, Kaimana ataupun Arfak atau wilayah yang masuk dalam kategori-kategori kemiskinan ekstrem dan angka stunting tinggi,” sambung Filep lagi.

Melalui upaya ini, Filep berharap peran USAID akan membantu, mendukung dan mempermudah pemerintah daerah baik provinsi maupun kabupaten/kota dalam menangani persoalan yang terjadi di tanah Papua. Ia juga berharap pemerintah Kabupaten dan Kota khususnya Papua Barat dapat terus meningkatkan efektivitas dan efisiensi pemanfaatan Dana Otsus dengan sebaik-baiknya melalui berbagai program afirmasi yang tepat sasaran untuk melahirkan generasi-generasi emas Papua.

Bahas Masalah Air Bersih dan Kemiskinan Ekstrem Papua, Senator Filep: USAID Akan Segera Menindaklanjuti

0
Senator Papua Barat Dr. Filep Wamafma saat bertemu dengan pejabat USAID di Amerika Serikat (AS), 17 Mei 2023.

AMERIKA SERIKAT, JAGAINDONESIA.COM – Senator Papua Barat Dr. Filep Wamafma bertemu dengan pejabat USAID di Amerika Serikat (AS) dalam rangka mendorong kerjasama penyediaan air bersih, penanggulangan kemiskinan ekstrem dan stunting di Tanah Papua. Kedatangan senator Filep Wamafma diterima langsung oleh Democracy Officer USAID Blair A. King Ph.D dan Local Government Advisor Mike Keshishian beserta staf pada Rabu, 17 Mei 2023.

Filep menyampaikan usulan kerjasama itu dilandasi atas dasar kemanusiaan dan kepedulian terhadap kehidupan masyarakat Papua. Dirinya ingin mengajak USAID untuk menjadi mitra khusus yang membantu mengembangkan dan mendukung Papua terutama masyarakat Papua Barat yang  tinggal di sekitar area perusahaan gas Tangguh LNG, di Kabupaten Teluk Bintuni.

“Sungguh, saya sangat menghargai kebaikan USAID jika kita bisa berkolaborasi masalah seputar Tangguh LNG. Masyarakat di sekitar lokasi operasional perusahaan masih menderita karena tidak tersedianya air bersih untuk konsumsi sehari-hari, fasilitas sanitasi yang tidak layak, dan fasilitas kesehatan yang tidak memadai. Bahkan, seringkali ada pasien yang meninggal dalam perjalanan karena akses transportasi yang juga tidak memadai,” ungkap Filep.

Pimpinan Komite I DPD RI ini menambahkan bahwa inisiasi kerjasama ini dilakukan karena hingga kini belum ada tanggapan dari BP Tangguh untuk menjawab keluhan masyarakat, memberikan akses air minum bersih, membantu tersedianya sarana sanitasi, dan dukungan pendidikan yang layak di area ring I perusahaan.

“Walaupun ada investor atau perusahaan asing seperti Freeport maupun BP LNG Tangguh yang mengelola SDA berlimpah di Papua, namun orang asli Papua, masyarakat adat Papua masih mengalami masalah kesehatan seperti stunting dan gizi buruk, terbatasnya fasilitas kesehatan, masalah pendidikan dan banyak daerah di tanah Papua ini yang masuk dalam kategori kemiskinan ekstrem,” papar Filep

Filep menuturkan, masyarakat sekitar lokasi operasi perusahaan merupakan masyarakat yang direlokasi karena lahannya akan dijadikan lahan proyek LNG Tangguh, salah satu megaproyek gas yang dioperasikan oleh BP Tangguh.

“Kerjasama ini bertujuan untuk menurunkan angka stunting karena gizi buruk, membantu pelayanan publik seperti air bersih dan sanitasi. Kami akan sangat senang jika USAID dapat membantu kami mengatasi masalah ini. Saya menyampaikan penghargaan saya kepada USAID dan staf atas tanggapan dan perhatian terhadap hal ini,” ujarnya. 

Usai pertemuan itu, Filep menyampaikan bahwa dirinya selaku wakil rakyat Papua Barat juga telah mengadvokasi masalah ini, mendiskusikan dengan berbagai pemerhati atau pegiat HAM dan aktivis maupun LSM terkait lainnya. Filep juga menekankan akan memperjuangkan persoalan ini dalam Paripurna DPD RI.

“Selain lewat Paripurna DPD RI, guna mendukung masalah ini, saya juga membangun jaringan kerjasama dengan para mitra di luar negeri khususnya USAID dalam rangka menunjang kehidupan dan keselamatan orang Papua yang mendiami wilayah-wilayah yang punya SDA berlimpah namun tidak diperhatikan oleh perusahaan sebagai tanggung jawab sosial. Kita tahu kondisi masyarakat Sumuri, Sebyar, Babo, bahkan Kamundan yang sehari-hari mengonsumsi air hujan dan menyuling berkali-kali air sungai yang keruh,” katanya.

“Sementara, pemerintah daerah dengan keterbatasan alokasi anggaran tidak cukup untuk menuntaskan kemiskinan ekstrem dan masalah pendidikan yang masih menjadi persoalan dasar di Papua dan juga persoalan kesehatan serta persoalan-persoalan lainnya yang juga menjadi ruang lingkup daripada USAID,” katanya

Lebih lanjut, doktor alumnus Unhas Makassar ini menyampaikan bahwa dalam pertemuan itu, USAID AS menyampaikan pihaknya akan segera berkoordinasi dan mengutus USAID Indonesia guna menindaklanjuti hasil pertemuan tersebut.

“Puji Tuhan, USAID USA akan menindaklanjuti dengan menyampaikan kepada USAID Indonesia untuk mengadvokasi sejumlah kasus di Papua terutama di Bintuni, Fakfak, Kaimana ataupun Arfak atau wilayah yang masuk dalam kategori-kategori kemiskinan ekstrem dan angka stunting tinggi,” sambung Filep lagi.

Melalui upaya ini, Filep berharap peran USAID akan membantu, mendukung dan mempermudah pemerintah daerah baik provinsi maupun kabupaten/kota dalam menangani persoalan yang terjadi di tanah Papua. Ia juga berharap pemerintah Kabupaten dan Kota khususnya Papua Barat dapat terus meningkatkan efektivitas dan efisiensi pemanfaatan Dana Otsus dengan sebaik-baiknya melalui berbagai program afirmasi yang tepat sasaran untuk melahirkan generasi-generasi emas Papua.

Kemenko Perekonomian Buka Rekrutmen Penempatan Sorong, Syarat Minimal SMA/SMK Gaji Rp 15 Juta

0

JAKARTA, JAGAINDONESIA.COM – Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian (disingkat Kemenko Perekonomian) kembali membuka lowongan kerja terbaru pada bulan Mei 2023. Kemenko Perekonomian Unit Kerja Pengadaan Barang/Jasa melalui laman resminya mengumumkan Pengadaan Jasa Lainnya Koordinator Lapangan FOLUR Project Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Tahun Anggaran 2023.

Rekrutmen Gelombang VI ini disampaikan dalam surat resmi Kemenko Perekonomian Nomor: PENG-01/SET.M.EKON.UKPBJ/TP.GEL. Pengadaan Jasa Lainnya saat ini dibuka guna membantu kegiatan perkantoran pada Tahun Anggaran 2023 untuk ditempatkan di 5 kabupaten, termasuk Kabupaten Sorong, Provinsi Papua Barat Daya. Adapun kualifikasi yang dibutuhkan sebagai berikut:

Jasa Lainnya Koordinator Lapangan GEF FOLUR (Kode: G6-FOL-KL):

Jasa Lainnya Koordinator Lapangan pada Proyek Global Environment Facility Food Systems, Land Use and Restoration (GEF FOLUR) pada Asisten Deputi Pengembangan Agribisnis Hortikultura, Deputi Bidang Koordinasi Pangan Dan Agribisnis Kemenko Bidang Perekonomian TA 2023.

Lingkup Pekerjaan:

Koordinator Lapangan FOLUR Project bekerja di bawah koordinasi langsung Bappeda Kabupaten, dan melaporkan kegiatan yang terkait dengan FOLUR Project kepada Person In Charge (PIC) dari Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian dan National Project Manager (NPM) FOLUR Project.

Peran Koordinator Lapangan akan difokuskan pada koordinasi keseluruhan kegiatan di tingkat kabupaten yang dilaksanakan oleh pemerintah dan pemangku kepentingan utama lainnya, untuk mencapai target capaian proyek.

Tanggung jawab Koordinator Lapangan sebagai berikut:

  • Melakukan koordinasi antar Organisasi Pemerintah Daerah (OPD) tingkat Kabupaten dan mendukung kelancaran kegiatan proyek;
  • Berpartisipasi dalam kegiatan pemerintah kabupaten dengan pemangku kepentingan kabupaten dan mitra utama lainnya;
  • Mendukung mitra pemerintah kabupaten dalam melaksanakan tugasnya pada kegiatan FOLUR Project;
  • Mendukung Person In Charge (PIC) dari Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian dan PMU dalam mengatur rapat koordinasi, melaporkan kepada PMU sesuai permintaan, memberikan umpan balik tentang strategi, kegiatan, kemajuan, dan tantangan proyek;
  • Mendukung Person In Charge (PIC) dari Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian dan NPM dalam pemantauan dan evaluasi kegiatan di tingkat kabupaten;
  • Melaporkan hasil koordinasi dan implementasi secara bulanan, triwulanan, semesteran, dan tahunan berdasarkan rencana kerja sesuai dengan indikator dan target yang ditentukan dalam kerangka kerja yang didukung oleh Project Management Unit (PMU) dan dapat memberikan masukan ke dalam semua laporan proyek sesuai kebutuhan;
  • Membantu koordinasi kegiatan yang dilaksanakan oleh pemerintah pusat, provinsi dan konsultan internasional dan/atau nasional yang bekerja di tingkat kabupaten;
  • Bekerja sama dengan kegiatan sektor swasta untuk memastikan kontribusi program tingkat kabupaten dilaksanakan sesuai rencana;
  • Melakukan kunjungan lapangan dalam rangka monitoring dan evaluasi.

Kualifikasi:

  1. Pria/Wanita, usia maksimal 40 tahun;
  2. Memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) sesuai dengan kabupaten yang akan dilamar atau dibuktikan dengan Surat Keterangan Domisili diketahui oleh Camat setempat;
    1. G6-FOL-KL.01 : Kabupaten Aceh Tengah, Provinsi Aceh
    2. G6-FOL-KL.02 : Kabupaten Mandailing Natal, Provinsi Sumatera Utara
    3. G6-FOL-KL.03 : Kabupaten Sanggau, Provinsi Kalimantan Barat
    4. G6-FOL-KL.04 : Kabupaten Luwu, Provinsi Sulawesi Selatan
    5. G6-FOL-KL.05 : Kabupaten Sorong, Provinsi Papua Barat Daya
  3. Pendidikan minimal SMK/SMA sederajat atau D3/S1 untuk jurusan Pertanian, Kehutanan, Teknik Lingkungan atau jurusan yang relevan dari Perguruan Tinggi Negeri atau Perguruan Tinggi Swasta terakreditasi A;
  4. Memiliki NPWP dan asuransi kesehatan (BPJS/ Kartu Indonesia Sehat) yang masih aktif;
  5. Menguasai Bahasa Inggris (lisan dan tulisan)
  6. Memiliki pengalaman kerja minimal 5 (lima) tahun dan diutamakan yang pernah bekerja sebagai Koordinator/Penyuluh Lapangan (Pertanian/ Kehutanan);
  7. Menguasai Ms. Office (minimal word, excel, dan power point);
  8. Memiliki kemampuan komunikasi aktif dan santun;
  9. Sehat jasmani dan rohani;
  10. Memiliki jejaring kerja mulai dari tingkat provinsi sampai tingkat desa;
  11. Memiliki komitmen bersedia menjalankan mobilisasi sampai ditingkat tapak dan mampu menyusun laporan;
  12. Memiliki sikap santun dan motivasi kerja yang baik;
  13. Mampu bekerja secara independen maupun bekerja sama dalam tim.

Waktu dan Cara Pendaftaran

Pendaftaran dilakukan secara online melalui http://rekrutmentp.ekon.go.id/ paling lambat tanggal 22 Mei 2023 pukul 12.00 WIB. Seluruh pelamar wajib melampirkan foto dan CV atau Daftar Riwayat Hidup (DRH) kemudian diunggah dalam satu file melalui website di atas.

Hasil seleksi administrasi akan diumumkan melalui website di atas pada tanggal 25 Mei 2023. Informasi honor untuk jabatan ini sebesar Rp 15.000.000,- (Lima belas juta rupiah) per orang per bulan untuk Kabupaten Sorong dan Rp 14.000.000,- (Empat belas juta rupiah) per orang per bulan untuk 4 kabupaten lainnya. (UWR)

Berita Terbaru