Selasa, 20 Oktober 2026
No menu items!
Beranda blog Halaman 190

Awali Kunker Kalimantan-Sulawesi, Ketua DPD RI Disambut Hangat di Banjarmasin

0
(Foto: Doc. DPD RI)

BANJARMASIN, JAGAINDONESIA.COM – Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, mengawali  rangkaian kunjungan kerjanya ke Kalimantan-Sulawesi dengan mendatangi Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Minggu (23/5/2021). Sambutan hangat langsung didapat LaNyalla.

LaNyalla beserta rombongan tiba di Bandara Internasional Syamsudin Noor pukul 13.00 Wita. Ia didampingi sejumlah senator, yaitu Ketua Komite I Fachrul Razi, Wakil Ketua Komite II Bustami Zainudin, Ketua Komite III Sylviana Murni, Senator asal Sumatera Selatan Jialyka Maharani, Andi Muh Ihsan (Sulawesi Selatan), Habib Ali Alwi (Banten), serta Sekjen DPD RI Rahman Hadi.

Rombongan ini disambut PJ Gubernur Kalsel Safrizal, Ketua DPRD Kalsel (HC). H. Supian, Kepala Kejaksaan Negeri Kota Banjarbaru Andri Irawan, Danrem 101/Ant diwakili Kasi Pers Korem Kolonel Caj Susanto, Komandan Lanud Sjamsudin Noor Kolonel Pnb. Yulmaizir Chaniago, Kapolda Kalsel diwakili Dirsabhara Polda Kalsel Kombes Pol Pepen, Kapolres Banjarbaru AKBP Doni Hadi, Pelaksana Lanal Banjarmasin Letkol Laut (P) Iwan Hendra Susilo, dan Kadis Kesehatan Kalsel Muhamad Muslim.

Empat senator dari Dapil Kalsel juga ikut menyambut Ketua DPR RI dan rombongan. Mereka adalah Habib Abdurrahman Bahasyim, Gusti Farid Hasan Aman, Habib Zakaria Bahasyim, dan Habib Hamid Abdullah.

“Terima kasih atas sambutan hangat Forkopimda Kalsel. Sebuah kesempatan istimewa saya bersama rombongan bisa berkesempatan hadir di Kota Seribu Sungai,” tutur LaNyalla di VIP Room Pemprov Kalsel di Lanud Sjamsudin Noor.

Dijelaskannya, kunjungan kerja Kalimantan-Sulawesi cukup spesial. Karena dilakukan sekaligus ke beberapa provinsi. Ketua DPD RI ingin betul-betul cepat menyerap aspirasi daerah.

“Kunjungan kerja kali ini seperti roadshow. Karena, saya ingin bergerak cepat dan seksama untuk menemui para kepala daerah, gubernur maupun Bupati-Walikota serta stakeholder di daerah, untuk mendengar dan melihat langsung permasalahan yang dihadapi daerah,” katanya.

Sejumlah agenda sudah menanti LaNyalla di Kalsel. Diantaranya mengisi kuliah umum di STIE Banjarmasin, menjadi keynote speaker di FGD Universitas Lambung Mangkurat, kunjungan ke media massa lokal, hingga mengadakan pertemuan dengan tokoh dan masyarakat di Banjarmasin.

“Setiap laporan permasalahan yang ada, akan kami bawa ke Jakarta untuk kemudian kita coba telaah bagaimana solusi terbaiknya. DPD RI sebagai advokat daerah akan mencoba mencari jalan keluar sehingga permasalahan di daerah segera selesai,” tuturnya.

Senator Jawa Timur itu memastikan, DPD RI akan menjembatani keperluan daerah kepada pemerintah pusat. LaNyalla menyebut, DPD RI siap memperjuangkan kebutuhan daerah.

Untuk itu, mantan Ketum PSSI ini berpesan kepada pemerintah daerah dan segenap lapisan masyarakat agar memanfaatkan momen kunjungan kerja DPD RI.

“Sampaikan aspirasi sebanyak-banyaknya selama kunjungan kami. Sebagai mitra daerah, DPD RI siap memberi bantuan untuk memajukan setiap provinsi yang ada di Indonesia. Karena bagi kami, Indonesia adalah wajah dari 34 provinsi. Kalau provinsi maju dan makmur, maka Indonesia juga maju dan makmur,” paparnya.

Selain Kalsel, Ketua DPD RI dijadwalkan mengunjungi Kalimantan Utara. Dari Kalimantan, LaNyalla dan rombongan akan langsung menuju Sulawesi untuk mengunjungi 2 provinsi lagi. (*)

LaNyalla Bicara Soal Tangkal Hoax di Harian Radar Banjarmasin

0
(Foto: Doc. DPD RI)

BANJARMASIN, JAGAINDONESIA.COM – Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, mendapat ‘curhatan’ dari awak media saat berkunjung ke Banjarmasin. Media curhat mengenai maraknya hoax yang mengancam eksistensi pers Indonesia.

Hal tersebut disinggung dalam perbincangan saat rombongan Ketua DPD RI bertandang ke Kantor Redaksi Harian Radar Banjamarsin di Kota Banjar Baru, Kalimantan Selatan, Minggu (23/5/2021). 

Pemred Radar Banjarmasin, Toto Fachrudin, meminta DPD RI mendorong dibuatnya regulasi yang khusus mengatur mengenai produksi hoax di media sosial.

“Kami harap dari DPD RI bisa mendorong agar ada regulasi soal hoax ini karena kita media nggak bisa menghambat itu. Sebab yang diproduksi di media sosial itu sangat mengkhawatirkan, berpotensi memunculkan perpecahan,” ungkap Toto.

Menanggapi hal tersebut, LaNyalla mengatakan masalah hoax harus disikapi dengan bijaksana. Ia mengatakan DPD RI akan mencoba memberi masukan terkait regulasi soal konten-konten hoax alias berita bohong.

“Masalah hoax itu kita harus selalu menyikapi itu dengan pola pikir kita sendiri. Dari DPD kami tidak mau menanggapi berita-berita hoax, kita juga harus tahu berita sumbernya dari mana, jadi harus jelas,” kata LaNyalla.

Ditambahkannya, double check terhadap informasi juga sangat diperlukan untuk menangkal hoax. Sebab sering terjadi berita hoax muncul karena seorang tokoh penting yang menyebarkan informasi tersebut.

“Padahal tokoh A1 ini juga ternyata dapat informasi hoax. Jadi harus betul-betul memverifikasi informasi yang kita dapat. Makanya kita harus pakai logika kita, kalau nggak masuk akal nggak usah diterusin. Nggak usah merasa ingin cepet-cepetan menyebarkan berita,” tuturnya.

Senator asal Jawa Timur ini juga menjelaskan maksud kedatangan rombongan DPD RI ke Kalsel adalah untuk menyerap aspirasi daerah dan masyarakat. LaNyalla mengatakan pihaknya membuka pintu selebar-lebarnya bagi pemda dan stakeholder daerah.

“Karena sejak awal kita komit nggak mau bawa masalah pusat ke daerah tapi kami membawa masalah daerah ke pusat. Makanya tagline kami dari daerah untuk Indonesia. Mudah-mudahan dengan ini, apabila ada masalah dari teman-teman daerah, kami bisa bantu menyelesaikan,” ucap LaNyalla.

Sementara itu Pj Gubernur Kalsel Safrizal yang ikut menyambut rombongan DPD RI, mengucapkan terima kasih atas kedatangan LaNyalla. Ia mengatakan siap menyampaikan berbagai persoalan yang sedang dihadapi Kalsel agar bisa difasilitasi oleh DPD RI. 

“Ini keistimewaan bagi Kalsel karena Ketua DPD, Bapak LaNyalla berkenan hadir ke Kalsel. Saya menyambut dengan besar hati terhadap kedatangan Pak Ketua dan seluruh rombongan. Alhamdulillah berkah bagi Kalsel. Kami akan sering-sering mengontak DPD karena akan butuh banyak bantuan,” ujar Safrizal.

Sambutan juga disampaikan oleh Dirut Harian Radar Banjarmasin Suriansyah Achmad. Menurutnya, kehadiran rombongan DPD RI merupakan kehormatan bagi Harian Radar Banjarmasin.

“Kami merasa tersanjung dan terhormat sekali. Kalau bisa apapun yang jadi kerja-kerja DPD harus disalurkan oleh media. Kami sangat terbuka sekali dan menjadi kewajiban untuk disampaikan ke masyarakat,” sebut Suriansyah.

DPD RI pun memberikan apresiasi untuk Harian Radar Banjarmasin. Hal tersebut disampaikan oleh salah satu senator Dapil Kalsel, Habib Abdurrahman Bahasyim. Menurutnya, banyak kinerja anggota DPD yang mendapat perhatian dari Jawa Pos Group.

“Saya ingin jangan ada lagi diksi atau narasi yang mengatakan DPD tidak diperlukan. Karena dalam perpolitikan, kita DPD lahir dari rahim reformasi. DPD mendekatkan jarak untuk keadilan masyarakat,” ungkap Habib Abdurrahman.

Habib Abdurrahman juga menyampaikan rasa terima kasih kepada LaNyalla atas kunjungannya ke Kalsel.

“Ini suatu kebanggaan bagi kami di Kalsel karena saya dua periode, Ketua DPP baru ini yang datang. Jadi ini luar biasa. Mudah-mudahan kunjungan bapak ketua membawa kemaslahatan untuk Kalsel,” urainya. (***)

Kunjungi Radar Banjarmasin, LaNyalla Sampaikan Peran DPD RI dalam Membangun Daerah

0
(Foto: Doc. DPD RI)

BANJARMASIN, JAGAINDONESIA.COM – Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, mengisi kunjungan kerjanya ke Banjarmasin dengan mengunjungi kantor media Radar Banjarmasin, Minggu (23/5/2021). Kesempatan itu dimanfaatkan LaNyalla untuk menyampaikan peran serta kontribusi DPD RI dalam pembangunan daerah.

Ketua DPD RI mendatangi Kantor Redaksi Harian Radar Banjarmasin di Kota Banjar Baru didampingi oleh Ketua Komite I Fachrul Razi, Wakil Ketua Komite II Bustami Zainudin, Ketua Komite III Sylviana Murni, Jialyka Maharani (Sumatera Selatan), Andi Muh Ihsan (Sulawesi Selatan), Habib Ali Alwi (Banten), serta Sekjen DPD RI Rahman Hadi.

Selain itu, empat senator dapil Kalsel juga ikut mendampingi LaNyalla. Mereka adalah Habib Abdurrahman Bahasyim, Gusti Farid Hasan Aman, Habib Zakaria Bahasyim, dan Habib Hamid Abdullah.

Rombongan DPD diterima oleh Dirut Harian Radar Banjarmasin Suriansyah Achmad, Pimred Radar Banjarmasin Toto Fachrudin dan Manager Iklan dan EO Radar Banjarmasin M Afifudin.

Dalam kunjungannya di Kantor Redaksi Harian Radar Banjarmasin, LaNyalla menjelaskan DPD RI mempunyai tagline ‘Dari Daerah untuk Indonesia’. Selain itu, DPD juga menjadi ‘advokat’ bagi permasalahan yang ada di daerah.

“DPD RI akan selalu membantu memberi solusi atau jalan keluar bagi permasalahan yang dihadapi daerah. Kita akan membantu menyuarakan kepentingan daerah di pusat, agar potensi-potensi ekonomi daerah dapat sepenuhnya memberi manfaat bagi daerah,” tegasnya. 

Senator asal Jawa Timur menambahkan, DPD juga akan mendorong Pemerintah Pusat untuk mempercepat pembangunan Proyek Strategis Nasional di daerah. 

“DPD RI juga akan memfasilitasi pertemuan antara Pemerintah Pusat, melalui Kementerian dan Lembaga terkait dengan Kepala Daerah dan Stakeholder Daerah. Untuk secara cepat dapat merealisasikan apa yang menjadi harapan dan program di Daerah, yang terkait dengan Pemerintah Pusat,” jelasnya. 

Untuk menyerap aspirasi dari masyarakat di berbagai daerah, LaNyalla bahkan terjun langsung ke lapangan.

“Sejak dilantik sebagai Ketua DPD RI pada Oktober 2019 lalu, saya langsung keliling ke seluruh Indonesia hingga saat ini. Saya menemui para kepala daerah, baik Gubernur maupun Bupati-Walikota serta Stakeholder di daerah, untuk mendengar dan melihat langsung permasalahan yang dihadapi daerah,” tukasnya. 

Mantan Ketua Umum PSSI juga membuka pintu ruang kerja selebar-selebarnya untuk stakeholder di daerah yang ingin bertemu di Komplek Parlemen, Senayan.

“Karena bagi kami, Indonesia adalah wajah dari 34 provinsi. Kalau provinsi maju dan makmur, maka Indonesia juga maju dan makmur. Begitu pula wajah provinsi. Jika kabupaten atau kota maju dan makmur, maka provinsi juga maju dan makmur. Dan seterusnya,” katanya.  

Oleh karena itu, DPD RI juga menggaungkan, bahwa desa sebagai instrumen terkecil dari sebuah negara, juga harus maju dan makmur. Maka desa juga harus menjadi kekuatan ekonomi. (*)

Kebangkitan Budaya Nusantara, Ketua DPD RI Ingatkan Pentingnya Generasi Muda yang Unggul dan Berbudaya

0
Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti

JAKARTA, JAGAINDONESIA.COM – Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, mengingatkan pentingnya generasi muda yang unggul agar Indonesia lebih cepat maju. Karena, generasi muda adalah penerus kepemimpinan negara. 

Hal tersebut disampaikan LaNyalla dalam Webinar Kebangkitan Budaya Nusantara yang digelar oleh Yayasan Kridha Dhari Indonesia dan Nyalakan Indonesia Hebat, Jumat (21/5/2021).

“Yang dimaksud SDM unggul bukan hanya mereka yang pintar studi atau juara kompetisi, namun yang lebih utama adalah generasi muda yang berbudaya, yang beradab dan bermoral,” katanya.

LaNyalla menjelaskan, benteng utama manusia adalah adab dan moral. Moral melandasi cara berpikir dan berbuat. Sedangkan adab melandasi cara melaksanakan pikiran atau cara bertindak.

“Dalam menjalani kehidupan, dua elemen ini sangat berpengaruh. Elemen dasar inilah yang ada dalam kebudayaan. Makanya kalau kita mengkampanyekan kebangkitan kebudayaan nusantara, artinya kebangkitan moral dan adab. Tak ada artinya jika manusia tersebut sukses namun miskin moral dan adab,” jelasnya.

Mantan Ketum PSSI itu juga menyoroti merosotnya moral generasi muda saat ini. Menurutnya, kemorosotan moral sudah terjadi sejak tahun 1970-an.

“Saat arus budaya pop Barat, dengan deras membanjiri Indonesia. Generasi ’45 pada waktu itu selalu mengingatkan generasi muda dengan nilai-nilai perjuangan 1945. Tetapi ujaran mereka kalah dengan masuknya teknologi hiburan. Hari ini jangan ditanya lagi, teknologi informasi tanpa batas ada di genggaman tangan anak-anak kita,” jelasnya.

Bahkan, tahun 2018 Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mencatat 504 anak menjadi pelaku pidana. Tercatat 62,7 persen remaja SMP sudah tidak perawan, 93,7 persen pelajar SMP dan SMA pernah berciuman. Sementara 21,2 persen remaja pernah melakukan aborsi. Dan 97 persen remaja pernah menonton film porno. 

“Lalu bagaimana perilaku para pejabat kita? Apakah mengutamakan rakyat atau golongan dan kelompoknya? Bagaimana mereka menjalankan amanah yang diberikan di tangannya? Itulah mengapa saya pernah menyampaikan bahwa Indonesia Darurat Moral dan Adab,” jelasnya.

Oleh karena itu, imbuhnya, kita harus mengawal cita-cita revolusi mental yang digagas Presiden Joko Widodo untuk mengembalikan harkat dan martabat serta perilaku luhur warga bangsa ini. Karena salah satu fondasinya ada disitu. (*)

Kejar Pajak Netflix, Spotify Hingga Zoom, Ini Saran Ketua DPD RI

0
Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti

JAKARTA, JAGAINDONESIA.COM – Di Indonesia, penggunaan produk digital seperti Netflix, Spotify hingga Zoom, sangat tinggi. Jumlah pengguna produk digital asing tersebut semakin tinggi saat pandemi Covid-19. Dengan alasan itu, Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, mendukung upaya pemerintah untuk memaksimalkan pajak dari produk-produk tersebut.

Menurut LaNyalla, kehadiran aplikasi digital tersebut memang membantu masyarakat dalam mengurangi kejenuhan dalam menjalankan aktivitasnya dari rumah. Penggunaan yang sangat tinggi tentunya meraup keuntungan yang sangat besar bagi perusahaan aplikasi tersebut. 

“Sayangnya pemerintah belum mampu mengenakan pajak penghasilan pada platform perusahaan digital asing tersebut. Padahal hal itu sudah diatur dalam perubahan kelima UU tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan (KUP),” kata LaNyalla, Jumat (21/5/2021).

Agar dapat mengenakan pajak tersebut, LaNyalla mendorong pemerintah untuk segera membentuk Peraturan Pemerintah (PP) terkait pemungutan pajak. Ditambahkannya, pemerintah juga bisa membuat aturan lain yang dapat menjadi dasar kekuatan hukum untuk memungut pajak pada perusahaan digital asing yang beroperasi di Indonesia.

“Dasar hukum ini yang harus dibuat sebagai landasan untuk menarik pajak penghasilan dari perusahaan-perusahaan tersebut. Jadi saya kira landasannya itu harus dibuat secepat mungkin,” kata alumnus Universitas Brawijaya Malang ini.

Sebagaimana diketahui, saat ini pemerintah tengah berupaya mengejar pajak penghasilan kepada perusahaan-perusahaan digital asing yang beroperasi di Indonesia. 

Upaya tersebut merupakan bentuk ekstensifikasi pajak pemerintah, setelah sejak tahun lalu Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dalam Perdagangan Melalui Sistem Elektronik (PMSE) telah dipungut, disetor, dan dilaporkan oleh perusahaan digital dalam dan luar negeri. (***)

Dukung Petani Milenial di Manokwari, Ketua DPD RI: Nilai Regenerasi Harus Dilakukan

0
Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti

JAKARTA, JAGAINDONESIA.COM – Gerakan Petani Milenial Papua yang digerakkan di Manokwari, Papua Barat, didukung Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti. Menurutnya, regenerasi petani harus dilakukan.

LaNyalla mengatakan, kehadiran generasi milenial sangat dibutuhkan dalam pertanian.

“Kita akan mendukung gerakan Petani Milenial Papua di Manokwari, Papua Barat. Karena, langkah ini merupakan sebuah gerakan positif untuk mengembangkan eksistensi pemuda di bidang pertanian. Selain itu, pertanian juga membutuhkan inisiatif dan terobosan generasi muda untuk bisa mendukung peningkatan produktivitas,” katanya, Jumat (21/5/2021).

Senator asal Jawa Timur ini menambahkan, kehadiran dan eksistensi petani milenial akan membantu negara dalam mengantisipasi defisit petani di masa yang akan datang.

“Kita ingin di masa mendatang sektor pertanian diisi petani-petani usia produktif. Petani yang bisa mengikuti perkembangan jaman. Apalagi, pertanian juga masuk dalam era 4.0, di mana sentuhan teknologi menjadi bagian yang tidak terpisahkan. Oleh karena itu, Gerakan Petani Milenial menjadi bagian dari regenerasi yang sangat baik,” katanya.

Dijelaskan LaNyalla, pertanian merupakan sektor yang menjanjikan. Sektor ini juga memiliki potensi dan peluang usaha yang sangat tinggi dengan pangsa pasar yang terus meningkat sejalan dengan kebutuhan konsumsi makanan sehat.

“Mindset atau pola pikir mengenai pertanian pun harus diubah jika ingin melibatkan generasi muda. Pertanian sudah tidak identik dengan pekerjaan lumpur yang kotor. Sebab alat-alat modern sudah diterapkan. Ada traktor untuk olah lahan, pemanfaatan drone untuk menebar benih dan lainnya. Selain itu, generasi muda juga bisa memanfaatkan sektor lain dari pertanian yang sangat banyak,” jelasnya. 

Untuk mendukung hal tersebut, mantan Ketua Umum PSSI ini mengatakan pengelolaan petani milenial perlu dilakukan dengan cara yang elegan, terbuka serta modern. 

“Dengan penguatan kapasitas, akses terhadap fasilitas pertanian, dan manajemen market hasil pertanian yang baik, maka optimis hal ini bisa mendukung kemajuan provinsi Papua Barat, khususnya untuk sektor pertanian,” katanya. (*)

Kompak, Panglima dan Kapolri Kunjungi Lembaga Pendidikan TNI dan Polri

0
(Foto: Divisi Humas Polri)

BANDUNG, JAGAINDONESIA.COM – Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto bersama Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan serangkaian kunjungan kerja ke Bandung, Jawa Barat. Setelah melaunching Layanan Polisi 110, secara bergantian, keduanya mengunjungi Sekolah Staf dan Komando (Sesko TNI) dan Sekolah Staf dan Pimpinan (Sespim) Polri, pada Kamis (20/5/2021). Di Sesko TNI mereka meninjau Wargaming System dan E-Learning System dilanjutkan penyerahan kendaraan operasinal.

Hari ini, Jumat (21/5/2021), Panglima dan Kapolri mengunjungi Sesko TNI AU. Pada kesempatan itu, keduanya melakukan kegiatan menanam pohon sebagai lambang integrasi TNI-Polri. Kemudian meresmikan perpustakaan Widyasana.

“Semoga perpustakaan ini memberikan banyak manfaat untuk mengetahui apa yang terjadi di dunia,” kata Panglima dalam keterangannya.

Sementara Kapolri mengatakan, kunjungan ini merupakan bentuk kekompakan dan sinergitas TNI-Polri.

“Kunjungan ke lembaga pendidikan ini baru pertama kali dilakukan. Ini bentuk sinergitas dan kekompakan TNI-Polri,” kata Kapolri dalam keterangannya. (rls)

Korlantas Catat 90 Ribu Orang Dites Covid-19 dalam Lima Hari, 400 Reaktif

0
(Foto: Divisi Humas Polri)

INDRAMAYU, JAGAINDONESIA.COM – Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri mencatat telah ada 400 orang yang reaktif Covid-19 ketika terjaring tes antigen secara acak ketika saat menuju wilayah Jabodetabek hingga Kamis (20/5/2021).

Dari jumlah data secara nasional yang dihimpun, tes swab antigen telah dilakukan kepada 90.341.

“Arus balik dari tanggal 15-20 hasil rapid test antigen yang kami laksanakan sebanyak 90 ribu lebih kurang dan yang dinyatakan positif adalah 400 orang,” kata Istiono kepada wartawan saat meninjau Checkpoint Polres Indramayu pada Jumat (21/5/2021).

Dalam kesempatan itu, Istiono melakukan peninjauan terhadap pergerakkan arus balik di wilayah itu. Dia didampingi oleh Kabagops Korlantas Polri, Kombes Rudi Antariksawan.

Istiono menjelaskan bahwa sejauh ini pergerakkan arus balik ke arah Jabodetabek masih landai.

“Ada penurunan sekitar 4 persen secara mengalir arus, yang dari arteri nasional maupun jalan tol kondisinya masih relatif landai secara bertahap dan mengalir ke Jakarta,” tambah dia.

Sebagai informasi, Polisi melakukan Operasi Ketupat 2021 yang ditujukan untuk menyekat pemudik selama masa larangan mudik berlangsung, yaitu 6-17 Mei 2021.

Namun, Polri tetap akan melakukan operasi sampai 24 Mei mendatang. Hal itu untuk menyisir pergerakkan arus balik masyarakat yang telah nekat mudik dan kembali ke Jabodetabek.

Istiono menyebut ada 166.000 personel gabungan diterjunkan dalam operasi ini.

Sejauh ini, Polri telah menyiapkan 109 lokasi titik pemeriksaan di sepanjang wilayah Sumatera, Jawa, hingga Bali untuk melakukan tes acak antigen selama arus balik.

Penyekatan berlangsung 149 lokasi titik pemeriksaan di sepanjang wilayah Sumatera, Jawa, hingga Bali untuk melakukan tes acak antigen selama arus balik. (rls)

Pemuda Cinta NKRI Bubarkan Aksi AMP dan Free West Papua

0
Pemuda Cinta NKRI Bubarkan Aksi AMP dan Free West Papua

JAGAINDONESIA.COM – Aksi Aliansi Mahasiswa Papua dan Free West Papua pagi tadi pukul 08.00 di patung kuda dibubarkan oleh Pemuda Cinta NKRI. Sebelumnya pemuda Cinta NKRI mengetahui informasi aksi AMP dan Free West Papua di Istana Negara dengan menggunakan simbol Papua Merdeka, mereka menuntut agar bebaskan Roland Levy salah satu tahanan kasus kriminal yang saat ini ditahan di Polda Metro Jaya, namun bagi AMP menganggap para tersangka yang ditahan adalah tahanan politik.

Massa Pemuda Cinta NKRI datang menggunakan spanduk dan Bendera Merah Putih langsung menghadang kelompok AMP dan Free West Papua di patung kuda untuk dibubarkan, sementara pihak Kepolisian bergerak cepat melakukan pengamanan kedua kubu. Massa Pemuda Cinta NKRI tetap menyerang kelompok AMP dan Free West Papua tetapi dihalau oleh pihak Kepolisian. Jeckson selaku kordinator Pemuda Cinta NKRI secara tegas mendesak kepada pihak Kepolisian agar menangkap pendukung KKB yang saat ini dilabeli oleh pemerintah RI sebagai teroris.

“Jangan coba-coba melakukan aksi referendum di Jakarta, kami akan lawan,” ungkapnya.

Jeckson juga mendesak kepada TNI-Polri untuk menumpas KKB dan pendukungnya termasuk AMP dan Free West Papua, apalagi kenyataannya KKB sudah dilabeli pemerintah sebagai teroris. Selain itu, ia berjanji akan tetap melakukan perlawanan. Jeckson mengancam akan menindak tegas AMP dan Free West Papua jika pihak Kepolisian tidak membubarkan aksinya.

Pantauan media dilapangan saat massa Pemuda Cinta NKRI menyerang kelompok AMP dan Free West Papua terlihat mereka ketakutan, bahkan polisi yang mengamankan aksi langsung mengangkut kelompok AMP dan Free West Papua dengan mobil tahanan untuk dipulangkan. (rls)

Alex Yunggun Produseri Sendiri Single Solo Perdananya ‘Painting of Beauty’

0
Alex Yunggun, Penyanyi Indonesia. (Foto: Doc. Istimewa)

YOGYAKARTA, JAGAINDONESIA.COM – Alex Yunggun, remaja berusia 16 tahun asal Kota Yogyakarta punya selera dan imajinasi unik dalam menulis lagu, seperti pada lagu Painting of Beauty yang akan menjadi single solo perdananya. Alex Yunggun akan take vocal lagu tersebut pada pada Senin, 31 Mei 2021 di Yogyakarta.

Alex Yunggun saat diwawancarai melalui akun WhatsApp-nya pada Jumat (21/5/2021) mengatakan, “Lagu Paint of Beauty aku tulis dari pengalamanku waktu kecil. Aku ada bayangan seperti apa orang yang wajar itu seharusnya. Saat itu aku mengalami masalah karena selalu mencoba untuk menjadi orang yang disukai oleh orang lain.”

Seperti dijelaskan Alex Yunggun, melalui lagu Painting of Beauty ia ingin menyampaikan pesan agar kita jangan sampai terhambat untuk menjadi diri sendiri akibat dari perkataan atau perbuatan orang lain.

Lagu Painting of Beauty langsung diproduseri oleh Alex Yunggun bersama Rulli Aryanto, salah seorang Owner and Founder label musik Prima Founder Records. Alex Yunggun akan menjalani take vocal lagu Painting of Beauty di studio musik Prima Founder Records – Yogyakarta, dan aransemen musiknya dikerjakan di Prima Founder – Jakarta.

Pada kesempatan yang sama, Rulli Aryanto mengatakan, “Prima Founder Records sangat men-support dan memberi kesempatan buat semua artis yang ada di bawah naungan kami untuk berkarya. Apalagi ketika mereka melahirkan karya lagu original, dan kami juga sangat bangga kalau artis kami mampu memproduseri karyanya sendiri, seperti Alex Yunggun.”

“Alex Yunggun walau pendatang baru di industri musik Indonesia, tapi ia punya selera dan imajinasi yang unik dan keren dalam melahirkan karya lagu. Pendapat itu bukan dari saya saja, banyak yang bilang begitu, sejak single duonya bareng Bea Serendy digarap oleh Chossypratama, musisi legendaris Indonesia. Tapi bicara jadi keren, itu adalah proses. Aku lihat Alex Yunggun adalah anak muda yang mau berproses,” kata Rulli Aryanto.

Sementara itu, Alex Yunggun mengatakan bahwa kebiasaannya menulis lagu telah ia mulai sejak duduk di bangku Sekolah Dasar, tapi saat itu belum ia kembangkan untuk menjadi sebuah lagu yang utuh. Lagu Painting of Beauty merupakan lagu pertama ia tulis.

Saat ini Alex Yunggun kelas 10 di Olifant High School – Yogyakarta. Menekuni karir musik jadi tantangan tersendiri baginya untuk tetap berprestrasi di setiap mata pelajaran.

“Sebenarnya sih, aku ngga bagus ngatur waktu. Aku itu harus diingetin terus kalo ada jadwal. Tapi sih, kalo ada yang penting kayak tugas kelompok, final project, pekerjaan rumah, bahkan jadwal artis, aku biasanya set reminder 15-20 menit sebelumnya, terus snoze setiap 5 menit,” kata Alex Yunggun.

Alex Yunggun berpesan, “Untuk generasi muda Indonesia, tetap utamakan pelajaran di sekolah. Stay in school, don’t give up. Think of the future, open your mind, and be a risk-taker.” (rls)

Berita Terbaru