Rabu, 21 Oktober 2026
No menu items!
Beranda blog Halaman 169

Bareskrim Tangkap 37 Tersangka Penimbun Obat dan Tabung Oksigen Palsu

0

JAKARTA, JAGAINDONESIA.COM – Polri menangani 33 kasus terkait penimbunan obat terapi untuk pasien COVID-19, tabung oksigen palsu dan penjualan obat terapi pasien COVID-19 di atas harga eceran tertinggi (HET). Dari puluhan kasus itu, Polri menetapkan 37 orang sebagai tersangka.

“Polri telah menangani 33 kasus yang berkaitan dengan penimbunan obat, oksigen, dan juga menjual daripada obat-obatan di luar dari ketentuan di atas harga eceran tertinggi. Yang tentunya ini merupakan suatu tindak pidana,” ujar Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Rusdi Hartono, Rabu (28/7/2021).

Pengungkapan puluhan kasus ini dilakukan oleh tim gabungan dari Bareskrim Polri serta polda jajaran. Rusdi menyampaikan Polri juga bekerjasama dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) serta Ditjen Bea Cukai.

Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dirtipideksus) Bareskrim Polri, Brigjen Helmy Santika memaparkan 37 tersangka melakukan beragam tindak pidana yang berbeda. Antara lain menimbun obat terapi untuk pasien COVID-19, serta mengubah fungsi tabung Alat Pemadam Api Ringan (APAR) menjadi tabung oksigen.

“Ini apa saja? Ada yang jual di atas HET, kemudian ada yang timbun atau simpan dengan tujuan tertentu, kemudian ada yang edarkan tanpa izin edar. Dan membuat tabung apar untuk diubah jadi tabung oksigen,” terang Brigjen Helmy.

Brigjen Helmy menyebut total ada 365.875 tablet obat terapi untuk pasien COVID-19, 62 vial obat terapi COVID-19 dan 48 tabung oksigen yang disita polisi dari 37 tersangka. Dalam mengungkap puluhan kasus ini, kepolisian juga melakukan strategi penyelidikan undercover buy.

“Kalau kita lihat jumlah barang bukti, total barang bukti yang kita amankan kalau itu obat kita hitung jumlah butirnya ada 365.876 tablet obat terapi COVID-19 dari berbagai macam jenis. Kemudian 62 vial obat terapi COVID-19 dari berbagai jenis, kemudian 48 tabung oksigen,” tuturnya.

“Kita sudah tetapkan ada total keseluruhan 19 tersangka dari Bareskrim. Yang perannya masing-masing adalah mereka jual, kemudian berbagai macam cara ada yang melalui online, langsung. Kita juga lakukan penyamaran untuk bisa dapat atau beli obat tersebut. Kita urut ke atas. Sampai dengan di mana obat tersebut atau barang tersebut disimpan,” lanjut Helmy. (rls)

Kemendagri Minta Dana Insentif Daerah Dimanfaatkan Untuk Dorong Inovasi Masyarakat

0

JAKARTA, JAGAINDONESIA.COM – Kementerian Dalam Negeri mengimbau kepada pemerintah daerah agar Dana Insentif Daerah (DID) bidang inovasi digunakan untuk mengembangkan dan mendorong inovasi baik pada pemerintah daerah maupun di masyarakat.

“DID bidang inovasi dapat lebih difokuskan untuk mendukung dan mengembangkan inovasi di berbagai urusan yang dilaksanakan perangkat daerah dalam meningkatkan pelayanan publik, kesejahteraan masyarakat, dan daya saing daerah,” ujar Kepala Badan Litbang Kemendagri, Agus Fatoni secara virtual saat menjadi pembicara kunci dalam Sosialisasi dan Pelatihan Teknis Transfer Anggaran Kabupaten Berbasis Ekologi, Rabu, 28 Juli 2021. 

Dalam acara yang dilaksanakan Asosiasi Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) itu, Fatoni menyampaikan, pada Tahun 2020 Pemerintah melalui Kementerian Keuangan telah memberikan DID bidang inovasi sebesar 121 Milyar. Besaran tersebut pada tahun 2021 naik sebesar 212 Milyar. Dana itu, tambah Fatoni, diberikan Pemerintah untuk memberikan insentif kepada daerah atas kinerja pemerintahan daerah dalam melakukan inovasi, perbaikan, dan pencapaian kinerja. Perbaikan dan pencapaian kinerja di bidang inovasi tersebut diukur melalui Indeks Inovasi Daerah. 

“Setiap tahun, Kementerian Dalam Negeri melakukan pengukuran dan penilaian Indeks Inovasi Daerah. Bagi daerah yang mendapat predikat Sangat Inovatif dalam penilaian indeks itu, diberikan penghargaan _Innovative Government Award_ (IGA) berupa piagam dan trofi oleh Menteri Dalam Negeri. Pengukuran dan penilaian indeks inovasi daerah dikelompokkan dalam klaster provinsi, kabupaten, kota, daerah tertinggal, dan daerah perbatasan. Selain itu, daerah terbaik pada masing-masing klaster diusulkan kepada Kementerian Keuangan untuk mendapat DID bidang inovasi,” jelas Fatoni. 

Fatoni juga mengimbau bagi daerah yang ingin mendapatkan DID bidang inovasi agar terus berpacu menciptakan dan mengembangkan inovasi di daerahnya. Inovasi daerah tersebut juga wajib dilaporkan setiap tahunnya kepada Menteri Dalam Negeri melalui sistem Indeks Inovasi Daerah lewat laman https://indeks.inovasi.litbang.kemendagri.go.id. 

“Selain itu, berdasarkan Pasal 6, Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2017 tentang Inovasi Daerah terdapat 5 kriteria inovasi yang perlu diperhatikan daerah. Kriteria itu di antaranya mengandung pembaruan, memberi manfaat bagi daerah dan/atau masyarakat, dan tidak mengakibatkan pembebanan dan/atau pembatasan pada masyarakat yang tidak sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Selain itu inovasi yang dilakukan juga merupakan urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan daerah, dan inovasi tersebut dapat direplikasi,” pungkas Fatoni.

(Sumber: Kemendagri)

Warga Sipil Diinjak Oknum TNI, Filep Minta Ditindak Secara Adil

0
Filep Wamafma (kanan) saat melakukan reses, bertemu warga di Manokwari.

PAPUA BARAT, JAGAINDONESIA.COM – Senator asal Papua Barat, Filep Wamafma mengutuk keras tindakan dua oknum TNI AU yang melakukan tindakan kekerasan terhadap seorang warga sipil Papua di Merauke. Peristiwa yang terjadi di warung makan itu terekam dalam sebuah video dan viral di media sosial. Dalam video tersebut nampak oknum TNI AU melakukan kekerasan dan sempat menginjak kepala warga Papua.

“Sebagai Senator dan anggota Komite I DPD RI mengutuk keras tindakan yang tidak berperikemanusiaan tersebut. Hal ini membuktikan bahwa masih ada oknum anggota TNI maupun aparat keamanan di tanah Papua yang belum memahami atau tidak memahami tentang wawasan kebangsaan, tentang berkehidupan dengan pemahaman empat pilar kebangsaan yang ditorehkan oleh founding father negara ini,” ujarnya pada Rabu (28/7).

Menurut Filep Wamafma, perilaku dua oknum anggota TNI AU tersebut telah mencoreng institusi TNI di tanah Papua. Ia mengatakan, peristiwa tersebut dikhawatirkan akan semakin memupuk ketidakpercayaan rakyat terhadap institusi negara termasuk ketidakpercayaan rakyat terhadap komitmen pemerintah dan negara dalam penanganan persoalan Papua secara damai dan bijaksana.

“Kami sangat prihatin bahwa kehadiran atau perilaku-perilaku oknum TNI ini membuat semakin hari rakyat Papua semakin tidak percaya terhadap institusi pemerintah,” tambahnya.

Selain itu Filep Wamafma mengkritisi beberapa hal yang ganjil yang terjadi pada peristiwa tersebut. Ia mendesak pihak TNI AU maupun tim penyidik menelusuri secara mendalam sebagai upaya penegakan hukum yang adil dan bermartabat.

“Yang pertama, bagaimana mungkin dua orang itu (TNI AU) dengan status sebagai Provos menjemput korban di rumah makan. Hal ini tidak masuk dalam logika manapun. Sebagai seorang politikus dan juga akademisi, kami menilai bahwa hal ini tidak masuk di akal, apa sesungguhnya tugas dan fungsi Provos jika hanya kasus seperti itu, hanya soal perdebatan seperti itu di rumah makan tapi kemudian melakukan penjemputan paksa dan tindakan main hakim sendiri oleh 2 oknum tersebut kepada warga sipil, hal ini sekali lagi tidak masuk dalam logika.”

“Yang kedua, tempat kejadian perkara adalah di warung makan tentunya dalam penanganan peristiwa yang berkaitan dengan tindak pidana umum, maupun tindak pidana tertentu, diatur dalam undang-undang, dan yang diberikan wewenang adalah kepolisian. Tetapi dalam peristiwa yang terjadi oleh 2 oknum ini seolah-olah warung makan tersebut adalah warung makan “milik pemilik TNI angkatan Udara”, jelasnya.

Lebih lanjut, Filep menegaskan bahwa pihaknya sudah sering kali mengingatkan Panglima TNI maupun Kapolri untuk menghentikan kekerasan dan segala tindakan yang tidak sesuai dengan perikemanusiaan terhadap warga Papua. Ia berharap, penanganan persoalan di Papua selalu mengedepankan dialog damai dan penerapan 4 pilar kebangsaan sehingga kehidupan rakyat di Papua dapat harmonis dalam bingkai NKRI.

“Berikanlah suasana yang sejuk dan damai bagi warga Papua. Cintailah orang Papua seperti engkau mencintai dirimu sendiri, kasihanilah orang Papua seperti engkau mengasihi suku bangsamu dan budayamu. Itulah kunci daripada kehidupan dalam kemajemukan berbangsa dan bernegara. Sebagus apapun kebijakan pemerintah berikan kepada Papua tapi sepanjang cara pandang pemerintah, TNI dan Polri terhadap orang Papua semacam itu tentu akan mencederai kebijakan-kebijakan yang telah dibuat oleh Pak Presiden dan jajarannya di tanah Papua,” tambahnya.

Filep Wamafma meminta adanya proses penegakan hukum sesegera mungkin dengan keputusan hukum yang adil tanpa tebang pilih. Menurutnya, setiap pelaku pelanggar hukum harus ditindak dengan tegas agar dapat memberikan efek jera. Ia berharap semua institusi TNI maupun Polri di tanah Papua tidak kembali melakukan tindakan-tindakan rasis dan tidak berperikemanusiaan kepada orang asli Papua. (UWR)

Lukas Enembe Diberi Gelar “Bapak Pembangunan Olahraga Papua”

0
Gubernur Papua, Lukas Enembe

JAYAPURA – Indonesian Development Monitoring Institute (IDM Institute) memberikan gelar Bapak Pembangunan Olahraga Papua kepada Gubernur Papua, Lukas Enembe, SIP, M.H yang juga Ketua Umum KONI Papua. 

Direktur Excecutive IDM Institute, Fahmi Hafel  mengatakan pemberian gelar ini berdasarkan atas penilaian keberhasilan Lukas Enembe didalam membangun Olahraga dan Insfrastruktur Olahraga kelas Internasional serta kelas dunia di Papua.  Dan semua itu terlepas dari perjuangan awal Lukas Enembe, SIP, MH yang berhasil menjadikan Papua sebagai tuan rumah PON XX tahun 2021.

Fahmi Hafel menjelaskan, bahwa IDM Institute adalah Lembaga Organisasi Nasional, yang didirikan pada tahun 2005 sebagai lembaga penelitian sosial politik Pada bulan Agustus 2006.  

IDM menyatukan para ilmuwan sosial dari berbagai disiplin ilmu untuk mengejar dan melakukan penelitian yang disponsori oleh  lembaga Internasional dan  Nasional serta Yayasan swasta, BUMN.

Para peneliti di Indonesia Development Monitoring dari berbagai disiplin ilmu seperti Ekonomi, Pendidikan, Studi Lingkungan Hidup, Ilmu Komunikasi, Ilmu Politik, Administrasi Publik, Sosiologi, Statistik Sosial  dan Perencanaan Kota. 

IDM berfokus pada empat hal: Pusat Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Kebijakan Ekonomi, Pusat Kebijakan Lingkungan, Pusat penelitian Agroindustri, Pusat Analisis Politik Internasional dan Nasional, dan Pusat Penelitian Perubahan Global. 

Selain itu, Institut saat ini memiliki satu Work Group, tentang Pembangunan Daerah, Hukum, Masyarakat, dan Keadilan Global.

Tokoh politik Nasional yang juga Ketua Badan Pendiri IDM Institute, Arief Poyuono yang didampingi oleh Adrian Indra (Staf Ahli Lembaga Kajian Pemilu Indonesia/LKPI) turut mendukung dan menyatakan bahwa gelar yang diberikan oleh IDM Institute kepada Lukas Enembe itu sudah sangat tepat. 

Dan Arief Poyuono mengucapkan selamat dan sukses kepada Lukas Enembe atas raihan gelar dari IDM Institute ini. Menurut Arief Poyuono, bahwa dengan dilaksanakannya PON XX di Papua, akan memberikan banyak sekali dampak yang positif, baik dari segi Pembangunan daerah, maupun pembangunan Olah Raga Bumi Papua.

Kegigihan Lukas Enembe ini yang ingin membangun Papua dalam berbagai bidang, sejalan dengan konsep Pembangunan Presiden Jokowi yang ingin membangun Indonesia dari Timur. 

Potensi bakat alam para Atlet Papua dipadukan dengan berbagai sarana olahraga yang canggih dan modern, tentunya akan membawa suara Era Kebangkitan Olahraga di Tanah Papua. 

Arief Poyuono berharap agar dimasa mendatang, para Atlet dari Bumi Cenderawasih ini, bisa mengharumkan nama Papua dan juga Indonesia di kancah olahraga Internasional dan Dunia. 

Sementara itu, Sekretaris Umum KONI Papua, Kenius Kogoya,SP,M.Si yang dikonfirmasi menyatakan terharu dan bangga atas pemberian penghargaan kepada Gubernur  Lukas Enembe, S.IP., M.H oleh organisasi Nasional  seperti IDM Institute ini. 

Kenius Kogoya menyatakan bahwa pemikiran dan cita-cita Lukas Enembe, S.IP., M.H untuk membangun Papua dalam berbagai bidang sangat tinggi. PON XX Papua 2021 ini seperti Anugerah yang tak ternilai bagi Papua, dan ini merupakan moment yang langka dan prestius. 50 Tahun kedepan Papua belum tentu bisa mengulangi hal seperti ini lagi. 

Keberhasilan Papua sebagai tuan rumah PON XX tahun 2021 akan dicatat dengan tinta emas dalam sejarah pembangunan peradaban di tanah Papua. 

Menurut Kenius Kogoya,  sangatlah tepat jika Lukas Enembe, S.IP., M.H diangkat sebagai Bapak Pembangunan Olahraga Papua, karena memang jasanya sangat luar biasa dalam memperjuangkan pelaksanaan PON XX di Tanah Papua. 

Sebagai Sekretaris Umum KONI Papua, Kenius Kogoya selalu bahu membahu bersama Lukas Enembe yang juga menjabat sebagai Ketua Umum KONI Papua.

Terbukti, hingga mendekati hari pelaksanaan PON XX tahun 2021, semua persiapan bisa dikerjakan dengan baik dan secara profesional.

Kenius Kogoya menyadari bahwa tugas dan tanggung persiapan pelaksanaan PON XX ini adalah pekerjaan dengan Level Nasional, harga diri dan martabat Orang Asli Papua turut dipertaruhkan dalam kesiapan sebagai tuan rumah PON XX ini, sehingga Papua bisa meraup dua sukses sekaligus, yaitu Sukses Penyelenggaraan dan juga sukses prestasi.

Kenius Kogoya menyampaikan akan mencoba untuk berdiskusi dengan Gubernur Enembe mengenai teknis acara kegiatan penyerahan plakat dan sertifikat pengangkatan bapak Lukas Enembe, S.IP., M.H sebagai Bapak Pembangunan Olahraga Papua oleh IDM Institute ini. (rls)

Dalami Dugaan Kartel Kremasi, Polisi Periksa 7 Orang Saksi

0
Ilustrasi (Foto: AP/Rafiq Maqbool)

Jakarta –  Polres Metro Jakarta Barat terus mendalami kasus dugaan kartel kremasi yang sempat viral beberapa waktu lalu. Sampai dengan saat ini, terdapat tujuh orang saksi yang telah dimintai keterangan.

“Sampai saat ini, kami telah memanggil tujuh orang saksi terkait kasus dugaan praktik kartel kremasi yang sempat viral di media sosial. Semuanya dimintai keterangan terkait dengan dugaan praktik kremasi,” ujar Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pol Ady Wibowo saat dikonfirmasi, di Jakarta, Jumat (23/7/2021) malam.

Di kesempatan yang sama, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat, Kompol Joko Dwi Harsono menyebut, salah satu saksi yang dimintai keterangan yakni pihak dari krematorium yang ada di Karawang.

“Ketujuh orang saksi tersebut kami mintai keterangan yang terdiri dari dua orang pengelola Yayasan Mulia di Jakarta Barat, satu orang pengelola Krematorium Mulia di Karawang, satu orang pembuat narasi viral, serta tiga orang saksi terkait lainnya,” terang Joko.

Joko menambahkan, dari hasil pemeriksaan sementara pihaknya belum menemukan dugaan praktek kremasi, melainkan dugaan praktek pencaloan.

“Namun, masing-masing dari mereka ini berdiri sendiri atau beraksi perorangan. Tidak terorganisir seperti kartel. Mereka modusnya dengan menaikan harga dan motifnya memperoleh keuntungan yang besar,” lanjutnya.

Sampai dengan saat ini, Joko menyebut pihaknya masih menyelidiki lebih lanjut dugaan kasus kartel kremasi tersebut. Termasuk dengan menunggu adanya laporan dari korban.

“Kami masih menunggu laporan dari masyarakat yang menjadi korban dan masih terus melakukan upaya penyelidikan terkait dugaan praktik kremasi tersebut,” tandasnya.

Sumber: Humas Polri

LaNyalla: Terima Kasih Eko, Selalu Bawa Pulang Medali di Empat Olimpiade

0
Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti bersilaturahmi ke Pondok Pesantren Nurul Qodim, di Desa Kalikajar, Paiton, Kabupaten Probolinggo, beberapa waktu lalu.

PROBOLINGGO – Prestasi luar biasa ditorehkan atlet angkat besi, atau lifter, Eko Yuli Irawan. Tampil di empat Olimpiade berbeda, Eko selalu memberikan medali untuk Kontingen Indonesia. Terbaru, Eko yang tampil di tampil di kelas 61 kilogram putra Olimpiade Tokyo 2020, menyabet medali perak dengan total angkatan 302 kilogram.

Keberhasilan di Tokyo International Forum ini, kian melengkapi kesuksesan Eko. Pada Olimpiade Beijing 2008, Eko meraih medali perunggu. Torehan serupa diraih pada Olimpiade London 2012, Eko kembali membawa pulang medali perunggu. Sedangkan di Olimpiade Rio de Janiero Eko meraih medali perak.

Capaian ini tek pelak membuat Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, bangga.

“Eko Yuli Irawan merupakan atlet angkat besi asal Jawa Timur. Tak hanya membanggakan Jawa Timur, prestasi Eko juga membawa harum nama Bangsa Indonesia. Kita patut berterimakasih kepada Eko selalu berhasil membawa pulang medali di empat olimpiade,” kata LaNyalla, saat reses di Jawa Timur, Minggu (25/7/2021).

Sebagai mantan Wakil Ketua KONI Jatim, LaNyalla menyatakan akan memberi dukungan kepada Eko agar bisa berbuat lebih baik lagi.

“Tentu kita beri dukungan penuh. Apalagi saya sebagai Senator Dapil Jawa Timur, tentu siap memberikan yang terbaik agar Eko bisa terus berprestasi mengharumkan nama bangsa,” tutur LaNyalla.

Mantan Ketua Umum PSSI itu juga meminta kepada pemerintah untuk memberi dukungan penuh kepada atlet-atlet yang berhasil mengukir berprestasi di berbagai kejuaraan.

“Sudah selayaknya para atlet berprestasi tersebut, di mana Eko salah satunya, diberikan dukungan penuh oleh pemerintah,” kata LaNyalla.

Dalam penampilannya di Olimpiade Tokyo, Eko hanya mampu mencatatkan angkatan terbaiknya 137 kilogram pada angkatan snatch. Itu setelah dua angkatan 141 kilogram pada percobaan kedua dan ketiganya gagal.

Sementara di angkatan clean and jerk, Eko yang pada Sabtu (24/7/2021) berulang tahun ke-31, membukukan angkatan terbaik 165 kilogram.(*)

Peringati Hari Anak, Ketua DPD RI Ingatkan Potensi Stunting di Tengah Pandemi

0

JEMBER – Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, menjadikan Hari Anak Nasional 2021 sebagai momentum untuk mengingatkan semua pihak mengenai potensi stunting pada anak di pandemi Covid-19.

“Pandemi membuat banyak aspek menjadi lebih sulit. Bukan hanya berdampak kesehatan secara umum dan ekonomi, namun berpengaruh juga pada risiko stunting. Sebelum pandemi, angka anak stunting di Indonesia sudah cukup tinggi, apalagi selama merebaknya wabah ini,” ujar LaNyalla di sela masa reses di Jawa Timur, Jumat (23/7/2021).

Menurut Senator asal Jawa Timur itu, dari hasil studi di 118 negara berpendapatan rendah dan menengah menunjukkan, pandemi membuat penurunan pendapatan nasional bruto. Hal itu signifikan dengan bertambahnya angka stunting.

“Pandemi membuat ekonomi terpuruk. Semua sektor ekonomi dari berbagai jenis usaha nyaris tidak jalan. Pendapatan masyarakat turun drastis berimbas pada penurunan daya beli. Selanjutnya pengaruhnya pada asupan gizi yang minim bagi keluarga. Jadi masyarakat terutama yang berekonomi rendah, tidak memikirkan asupan nutrisi lagi, bagi mereka yang penting ketemu makan,” tuturnya.

LaNyalla berharap, semua pihak memahami jika efek pandemi bagi stunting anak tidak bisa abaikan. Mantan Ketua Umum PSSI itu meminta penanganan stunting tetap menjadi prioritas di tengah penanganan pandemi.

“Kita khawatir kesibukan pemerintah mengatasi pandemi membuat program-program pencegahan stunting menjadi kendor. Kalau hal itu terjadi tentunya sangat disayangkan sebab stunting ini berkaitan erat dengan masa depan generasi bangsa,” kata dia.

Menurut LaNyalla, tantangan pencegahan stunting semakin berat mengingat posyandu tidak beroperasi untuk mencegah penularan virus corona.

“Padahal posyandu merupakan garda terdepan dalam memonitor tumbuh kembang anak,” imbuhnya.
LaNyalla mengatakan, stunting harus ditangani dengan kolaborasi multipihak dikarenakan faktor penyebabnya juga multidimensi.

“Stunting memang bukan hanya karena minimnya akses ke makanan yang bergizi, tetapi juga dipengaruhi praktek pengasuhan yang kurang baik, terbatasnya layanan kesehatan, akses air bersih tak tercukupi, sanitasi tak layak, termasuk pembelajaran dini yang kurang berkualitas bagi keluarga,” tuturnya.

Yang paling penting, lanjut LaNyalla, perlunya edukasi bagi masyarakat. Edukasi itu perlahan akan mengubah mindset, pola pikir dan juga gaya hidup masyarakat Indonesia.

Pemerintah sendiri menargetkan penurunan stunting hingga 14 persen pada 2024. Stunting merupakan salah satu indikator prioritas dalam SDGs di mana target tahun 2030 adalah terbebas dari malnutrisi.(*)

Kapolda Papua Barat Tinjau Pelaksanaan Vaksinasi Massal dan Berikan Bantuan

0

PAPUA BARAT, JAGAINDONESIA.COM – Kapolda Papua Barat Irjen Pol Dr. Tornagogo Sihombing S.I.K.,M.Si bersama Pejabat Utama Polda Papua Barat meninjau langsung pelaksanaan Vaksinasi Massal bertempat di gedung aula SMK kehutanan, Selasa, 21/07/2021 pukul 10.00 Wit.

Kapolda Papua Barat di sela-sela peninjauan pelaksanaan vaksinasi menyampaikan ucapan terimakasih kepada Masyarakat dan siswa siswi SMA kehutanan yang mengikuti vaksinasi massal, serta mengatakan bahwa kegiatan vaksinasi massal ini bertujuan untuk mempercepat proses pemberian vaksinasi kepada seluruh masyarakat di manokwari terkhusus mayarakat di Seputaran BLK.

“Saya ingatkan bahwa bukan berarti dengan telah melakukan vaksinasi kita terbebas dari Covid-19, saya berharap kepada masyarakat agar tetap melaksanakan protokol kesehatan serta selalu menggunakan masker dalam setiap kegiatan aktivitas diluar ataupun didalam yang berkumpul dengan orang banyak,”imbuhnya.

Dalam kesempatan ini juga Kapolda papua barat meninjau langsung masyarakat yang sedang melakasanakan isolasi mandiri di mess SMA kehutanan, Kapolda memberikan semangat serta motivasi kepada Masyarakat dari luar kamarnya agar terus bangkit dan lakukan pola hidup sehat sesuai anjuran dari Dokter.

“Mutiara, tetap semangat yah!! Lakukan pola hidup sehat dengan makan makanan yang bergizi, minum vitamin, istirahat yang cukup, dan tetap pakai masker, semoga lekas sembuh ya,” kata Kapolda Papua Barat kepada Mutiara.

Sementara itu, Mutiara mengucapkan terimakasih kepada Bapak Kapolda yang sudah membesuk dan memberikan semangat serta motivasi kepadanya.

Kapolda juga memberikan bantuan kepada warga seputaran BLK yang sedang melaksanakan Isolasi, dengan diletakkan di depan kamar isolasi.

“Mudah-mudahan bantuan yang di berikan ini bisa meringankan beban mereka yang sedang menjalani isolasi mandiri, karena sebelum dinyatakan sembuh mereka tidak boleh bepergian keluar,” Ucap Kapolda Papua Barat. (*)

Pemprov Papua Rencanakan Lockdown 1-28 Agustus

0

PAPUA, JAGAINDONESIA.COM – Pelaksana Harian (Plh) Sekda Papua Doren Wakerkwa memastikan pemerintah provinsi semakin dekat dengan kebijakan menerapkan lockdown dalam upaya mengendalikan penyebaran infeksi virus corona yang semakin memburuk.

Penerapan lockdown selama 28 hari pada Agustus 2021 mendatang, tak hanya menutup pintu masuk di seluruh pelabuhan laut serta bandara, juga berlaku terhadap mall, swalayan, rumah makan, cafe serta tempat publik lainnya.

“Tapi (untuk penerapannya di kabupaten dan kota) ini, tentunya dikembalikan kepada bupati dan walikota. Artinya bisa diatur, misalnya mall, swalayan bisa dibuka dengan batas waktu yang ditentukan.”

“Lalu restoran atau cafe bisa menjual tapi makanan dan minuman dibawa pulang atau take away,” jelas dia, usai rapat dengar pendapat penanganan pandemi COVID-19 bersama Gubernur Lukas Enembe dan jajaran kepala OPD, di Jayapura, Rabu (21/7/2021).

Kendati demikian, lanjut Doren, pada masa lockdown (1 s/d 28 Agustus 2021), arus keluar masuk Papua untuk kepentingan PON dan Peparnas 2021, dapat diizinkan.

“Tapi masyarakat umum untuk keluar masuk akan ditutup,” tegasnya lagi.

Dalam beberapa hari, tambah dia, teknis pembahasan terkait kebijakan lockdown akan dibahas bersama pihak terkait. Pembahasannya sampai kepada memberi sanksi bagi para pihak yang melanggar ketentuan lockdown.

“Sebab tujuan pemberlakuan lockdown ini tentunya untuk selamatkan nyawa manusia. Karena semakin naik penularan virus ini”.

“Untuk itu, harapanya semua pihak bisa mengerti dan menjalankan kebijakan itu. Karena tujuan besarnya untuk mengendalikan virus corona yang semakin memprihatinkan di Papua,” tutupnya.

Tinjau Vaksinasi di Ambon, Nono Sampono Ajak Semua Pihak Bersatu Menangani Pandemi Covid-19

0
Nono Sampono didampingi Panglima Kodam Pattimura Mayjen TNI Jeffry Apoly Rahawarin saat meninjau pelaksanaan vaksinasi di Makodam Pattimura, Tribun Lapangan Merdeka Ambon.

AMBON, JAGAINDONESIA.COM – Wakil Ketua DPD RI Nono Sampono mengajak semua pihak masyarakat bersatu bersama pemerintah dan swasta dalam menangani pandemi Covid-19 ini.

“Covid-19 merupakan musuh kita bersama sehingga kita harus bersatu melawan Covid-19, maka peran swasta sangat dibutuhkan. Ini bukan hanya musuh bangsa, tapi merupakan musuh kemanusiaan dan dunia,” ucap Nono saat meninjau pelaksanaan vaksinasi di Makodam Pattimura, Tribun Lapangan Merdeka Ambon.

Senator asal Maluku itu juga mengajak masyarakat untuk membantu pemerintah dalam pencegahan penyebaran Covid-19. Menurutnya jika tidak bersatu maka akan lemah menghadapai musuh ini.

“Ujung-ujungnya kalau lemah, rakyat yang mengalami kerugian. Bukan siapa-siapa tetapi bangsa kita atau keluarga kita terkana dampaknya. Kami dari DPD RI untuk itu menghimbau marilah kita bersatu melawan Covid-19,” cetusnya.

Nono Sampono menambahkan adanya varian baru ini bangsa kita dihadapi oleh terpaan luar biasa, di mana angka positif terus melonjak. Alhasil, keadaan saat ini pasti memiliki banyak kekurangan dalam hal kesiapan.

“Daya tampung semakin terbatas, maka kami berharap masyarakat harus lebih disiplin. Kita baru mencapai 20 persen yang telah melakukan vaksin. Kami berharap jika sudah mencapai lebih dari 70 persen semoga bisa menekan penyebaran Covid-19,” katanya lagi.

Pada peninjauan kali ini, Nono Sampono didampingi Panglima Kodam Pattimura Mayjen TNI Jeffry Apoly Rahawarin sekaligus berdiskusi tentang dinamika keamanan kawasan Indonesia timur.

“Serbuan Vaksinasi dengan menggandeng  Bank Arta Graha ini, ditargetkan 2000 orang untuk  vaksinasi selama dua hari,” kata Panglima Kodam Pattimura Mayjen TNI Jeffry Apoly Rahawarin. 

Menurutnya,  untuk pelaksanaan hari pertama,  tersebar di beberapa titik di Kota Ambon dan Tual. Sekitar 500  peserta mengikuti vaksinasi  reguler  di halaman Makodam Pattimura,  dan bila digabung dengan Provinsi dan  Kota Madya Ambon di Tribun Lapangan Merdeka, maka dapat  mencapai 1500 orang.
 

“Jadi animo orang cukup banyak, sehingga terpaksa kita tutup,” kata Pangdam.

Program ini sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19 di wilayah Ambon dan sekitarnya, diikuti oleh masyarakat kota Ambon, prajurit, PNS dan KBT (Keluarga Besar Tentara).  

Pangdam XVI/Pattimura, selaku Pangkogabgaspad (Panglima Komando Gabungan Tugas Terpadu) mengkoordinir satuan- satuan TNI yang berada dibawah Kodam XVI/Pattimura baik di Maluku dan Maluku Utara yang saat ini telah berhasil memvaksin 21.390 orang. 

“Kita optimis harapan Presiden untuk 2 juta orang per Provinsi dapat tercapai,” ujar Pangdam. (**)

Berita Terbaru