Rabu, 21 Oktober 2026
No menu items!
Beranda blog Halaman 93

Papua Barat Masuk Provinsi Rawan Jelang Pemilu, Kapolda Dorong Penguatan Peran Mandiri Masyarakat

0
Kapolda Papua Barat Irjen Pol. Daniel Tahi Monang Silitonga. [Foto: ist]

PAPUA BARAT, JAGAINDONESIA.COM – Provinsi Papua Barat termasuk dalam wilayah dengan status ‘rawan’ keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) jelang pemilihan umum (Pemilu) 2024 bersama dengan Provinsi Maluku Utara (Malut). Data itu berdasarkan hasil pemetaan Baintelkam Polri yang dilakukan pada Februari 2023.

Pada periode pemetaan ini, terdapat dua provinsi yang masuk dalam status ‘sangat rawan’ keamanan jelang Pemilu 2024. Salah satu diantaranya adalah provinsi di wilayah paling timur Indonesia.

“Provinsi kategori sangat rawan ada di Jawa Timur dan Papua,” ujar Kepala Badan Intelijen dan Keamanan (Kabaintelkam) Polri Komjen Wahyu Widada dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi III DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (19/6/2023).

Sebelumnya, Papua dan Papua Barat juga termasuk dalam wilayah dengan status ‘paling rawan’ pada pemetaan tahap pertama Baintelkam Polri yang berlangsung pada Agustus 2022 lalu. Di periode yang sama, terdapat 3 provinsi yang termasuk dalam status ‘rawan’.

“Agustus 2022 secara umum kondisi provinsi ada tiga provinsi dalam kategori rawan, yaitu Jawa Barat, Maluku Utara, dan Sulawesi Selatan,” kata Wahyu menjelaskan.

Meskipun begitu, Wahyu menerangkan bahwa data tersebut sifatnya dinamis dan terus dapat berubah. Baintelkam Polri juga akan melanjutkan pemetaan pada bulan Oktober 2023 mendatang.

“Ini prosesnya kita ada berapa alat ukur yang kita gunakan ini juga kita gunakan pada tahun 2019 untuk alat ukur potensi kerawanannya,” kata Wahyu.

Menurutnya, hasil pemetaan wilayah rawan kamtibmas ini juga menjadi data penting guna mengantisipasi gangguan kemanan dan untuk mendukung suksesnya penyelenggaraan pesta demokrasi pada 2024 yang akan datang.

Selain itu, Wahyu menyebutkan, Baintelkam Polri juga terus berkoordinasi dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), dan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu agar Pemilu 2024 berjalan lancar.

Adapun Pemilu 2024 bakal digelar pada 14 Februari 2024 secara serentak untuk pemilihan legislatif (Pileg) dan pemilihan presiden (Pilpres). Sedangkan pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2024 akan diselenggarakan serentak pada tanggal 27 November 2024.

“Melaksanakan cooling system dengan melibatkan seluruh tokoh masyarakat adat untuk mendukung pemilu yang lancar dan damai, guna menjalankan operasi dalam rangka menciptakan situasi kamtibmas tetap kondusif,” katanya.

Terkait hal ini, Polda Papua Barat mendorong penguatan peran mandiri masyarakat dalam menjaga kamtibmas di lingkungan sekitar. Hal itu ditekan Kapolda Papua Barat Irjen Pol Daniel Tahi Monang Silitong saat mempimpin apel Satuan Keamanan Lingkungan (Satkamling) di Mapolresta Manokwari hari ini, Rabu (21/6/2023).

“Peran awak Satkamling perlu ditingkatkan guna menjaga keamanan masyarakat secara swakarsa. Keamanan menjadi aspek utama dalam proses pembangunan,” ujarnya, dikutip dari LinkPapua.

Oleh sebab itu, Daniel menekankan bahwa Polri terus berupaya memperkuat sistem keamanan lingkungan (siskamling) dengan melibatkan masyarakat secara aktif. Menurutnya, dengan keterlibatan aktif dari masyarakat akan dapat mendukung penyelesaian masalah dengan baik untuk keamanan dan kenyamanan bersama, tentunya dengan dukungan dari TNI-Polri.

“Satkamling harus senantiasa menjalin sinergi dengan TNI dan Polri. Data awal 2023 menunjukkan hanya 60 persen Siskamling yang aktif di seluruh Indonesia. Oleh karena itu, akan dilakukan upaya untuk mengaktifkan kembali keikutsertaan mereka,” kata Daniel. (UWR)

Peluncuran Satelit Satria-1 Dinilai Beri Manfaat Bagi Daerah 3T

0
Foto: Dok. Pemprov Papua

JAGAINDONESIA.COM – Satelit Republik Indonesia (SATRIA-1) resmi diluncurkan dari langit Florida, Amerika Serikat, pada pukul 07.21 WIT, Senin (19/6/2023).

SATRIA-1 langsung menuju orbit 146 derajat BT atau berada di atas langit papua. Diperkirakan satelit tersebut akan berada pada posisinya pada November 2023.

Kepala Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi Diskominfo Provinsi Papua Thomas Sibi di Jayapura mengatakan, pihaknya mengapresiasi peluncuran SATRIA-1 karena memberikan manfaat besar bagi daerah-daerah terdepan, terpencil dan tertinggal (3T).

“Kami sangat memberikan apresiasi, karena sesuai dengan target peluncuran. Dengan begitu program pemerintah ke depannya bisa cepat terealisasi,” terangnya di sela-sela peluncuran SATRIA-1, di Kota Jayapura, Senin siang. 

Thomas juga meyakini keberadaan SATRIA-1, akan dapat membantu percepatan akses internet di daerah terdepan, terpencil dan tertinggal.

Apalagi di Papua, ada delapan kabupaten satu kota yang belum sama sekali memiliki akses internet yakni Kabupaten Mamberamo Raya. 

“Sedangkan daerah lainnya ada akses internet namun terkendala blank spot. Sehingga diharapkan adanya Satelit SATRIA 1 ini dapat mempermudah layanan internet,” terangnya.

Kepala Divisi Layanan Telekomunikasi dan Informasi Badan Usaha 1 Bakti Kominfo, Ade Dimijanty mengatakan Satria-1 memiliki kapasitas 150 Gbps dan akan diprioritaskan untuk layanan publik seperti sektor pendidikan, kesehatan dan lainnya.

SATRIA-1 ditargetkan mulai melayani kebutuhan akses internet cepat untuk titik layanan publik pada awal tahun 2024, sebab setelah peluncuran ada beberapa fase sebelum siap beropasi.

“Salah satunya penyediaan segmen stasiun bumi dan terminal untuk akses internet satelit di titik layanan publik setelah peluncuran,” ujarnya. 

Diketahui sebanyak 11 stasiun bumi yang menggelar nonton bareng peluncuran SATRIA-1. Khusus di Tanah Papua berlangsung di tiga daerah, yakni Kota Jayapura Papua, Kabupaten Mimika Papua Tengah dan Manokwari Papua Barat.

Komarudin Watubun Apresiasi Filep Wamafma Perjuangkan Aspirasi OAP dalam Pembahasan UU Otsus Jilid II

0
Anggota Komisi II DPR Republik Indonesia Komarudin Watubun. [Foto: ist]

SORONG, JAGAINDONESIA.COM – Anggota Komisi II DPR Republik Indonesia Komarudin Watubun menyampaikan bahwa Wakil Ketua Komite I DPD RI Dr. Filep Wamafma merupakan sosok putra asli Papua yang telah terbukti selalu memperjuangkan aspirasi orang asli Papua. Hal itu disampaikannya saat menjadi pembicara tentang Otonomi Khusus (Otsus) Papua di Sorong, Papua Barat Daya beberapa waktu lalu.

Dalam pemaparannya, Watubun menyebutkan nama Dr. Filep Wamafma dari DPD RI yang disebutnya benar-benar berjuang bersama dirinya dari Komisi II DPR RI dan juga Yan Permenas Mandenas saat memperjuangkan hak-hak asli OAP dan kekhususan Papua dalam pembahasan perpanjangan UU Otsus saat itu.

Watubun menceritakan bahwa perjuangan DPD dan DPR kala itu sangat serius untuk mengawal aspirasi OAP, diantaranya dengan penambahan pasal perubahan dari 3 pasal yang diajukan pemerintah akhirnya menjadi 20 pasal.

“UU Otsus jilid I berakhir tahun 2021, makanya perlu ada regulasi khusus diperpanjang mau berapa tahun lagi ke depan. Awalnya pemerintah mengusulkan 3 pasal tentang perpanjangan dana Otsus, pasal tentang pemekaran dan perubahan terhadap ketentuan umum. Tapi teman-teman DPR berjuang sampai perubahan itu 20 pasal dan itu baru pertama dalam sejarah DPR itu perubahan lebih dari yang diminta,” ujarnya.

Komarudin menegaskan secara terbuka bahwa salah satu anggota DPD RI Dr. Filep Wamafma adalah senator Papua Barat yang getol memperjuangkan aspirasi masyarakat Papua Barat khususnya dan aspirasi masyarakat Papua pada umumnya.

“Yang berjuang disana kita punya teman-teman, saya disana, ada pak Yan Mandenas disana, ada adek Filep Wamafma, dia DPD. Saya kampanye sedikit tidak apa-apa to, besok kalau kamu pilih Filep itu benar karena itu orang yang berjuang sama-sama saya, tapi dia DPD jadi tidak masalah dia bukan dari partai politik, saya jujur ini dan sesekali to saya kampanye buat Wamafma. Itulah lahir undang-undang baru ya,” jelas Watubun.

Oleh sebab itu, ia menekankan pembahasan tentang Otsus Papua sudah selayaknya mendatangkan pelaku sejarah ataupun pakar yang terlibat dalam proses perubahan UU Otsus ke jilid II guna menjaga kebenaran informasi yang disampaikan.

“Kalau bicara tentang Otonomi Khusus berarti bicara tentang sebuah peristiwa kenegaraan, peristiwa kebangsaan, jadi tidak tiba-tiba jatuh dari langit, lewat sebuah proses yang panjang bahkan proses yang menelan jiwa raga manusia. Jadi kalau teman-teman kepala daerah ini mau bicara Otonomi Khusus, PP 106 dan 107 panggil itu pakarnya, jangan panggil yang cerita-cerita tinggi yang tidak ngerti apa-apa, nanti tambah kacau pelaksanaannya,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Watubun juga menampilkan foto tokoh yang terlibat dalam pembahasan UU Otsus terdahulu seperti almarhum Gubernur Solossa, Frans Wospakrik, Agus Rumansara hingga Michael Manufandu.

Ia menambahkan bahwa salah satu aspirasi yang diperjuangkan lewat UU Otsus adalah tentang pengangkatan DPR Otsus di kabupaten/kota di tanah Papua. Kata dia, setelah melihat proporsi penempatan orang asli Papua di DPR masih sedikit, maka lewat kuota kursi DPR Otsus tingkat kabupaten diharapkan akan menjawab kebutuhan OAP dengan keterwakilan di lembaga DPR.

“Lewat kursi Otsus di tingkat kabupaten di tanah Papua, maka kita akan melihat adanya keberpihakan politik bagi OAP nantinya,” kata dia. (WRP)

Mahasiswa/i STIH Lakukan Pengukuran Bodi Perahu Nelayan dan Kapal Komunitas Anak Air Manokwari

0
Mahasiswa/i STIH Lakukan Pengukuran Bodi Perahu Nelayan dan Kapal Komunitas Anak Air Manokwari.

MANOKWARI, JAGAINDONESIA.COM – Mahasiswa/i kelas IVE jalur in reguler melakukan praktik pengukuran bodi longboat atau perahu johnson yang dimodifikasi berbentuk kapal wisata di perairan Teluk Sawaibu. Bodi kapal milik komunitas ‘Anak Air’ itu bermarkas di pantai BLK Sanggeng, Manokwari.

Pendiri Yayasan Komunitas Anak Air Manokwari Yan Agus Rumbewas, SH mendukung adanya pengukuran mahasiswa/i STIH Manokwari terhadap bodi perahu yang sudah dimodifikasi selayaknya kapal wisata lokal tersebut. 

“Terima kasih kepada mahasiswa/i STIH Manokwari yang sudah memanfaatkan waktu untuk belajar di luar kampus dan mampu mengimplementasikan cara mengukur bodi perahu ini. Sesungguhnya hal ini sangat penting kedepannya agar ada garansi jaminan kepada pemilik atau pengelola perahu bodi yang menggunakan mesin tempel,” ungkap Rumbewas, Sabtu (17/6) di pantai Yenbabo atau kompleks BLK Sanggeng, Manokwari.

Dalam kegiatan itu, dosen pengampu mata kuliah hukum Harta Kekayaan (HK) dari STIH Manokwari, Dr. Yohana Watofa, S.H., M.H nampak turut mendampingi para mahasiswa/i yang turun melakukan pengukuran bodi perahu.

“Meskipun hanya tiga sampel bodi perahu bermotif kapal yang diukur sebagai bagian dari praktek lapangan para mahasiswa/i, namun inilah program ‘kampus merdeka’ yang dilaksanakan di luar kelas kampus dan merupakan praktik langsung dari ujian tengah semester (UTS),” kata Yohana Watofa.

Praktik UTS tersebut termasuk dalam mata kuliah hukum harta kekayaan dengan menggunakan pola juru ukur. Adapun matkul HK membahas tentang upaya perlindungan hukum atas kekayaan yang dimiliki seseorang, kelompok, maupun perusahaan.

Pada matkul ini, mahasiswa/i STIH dimotivasi agar terdorong melakukan inovasi dan kreativitas di tengah masyarakat khususnya nelayan agar terus berkembang sekaligus mendapat perlindungan hukum lewat alat transportasi yang digunakan untuk mencari nafkah di perairan Manokwari.

Adapun juru ukur dari KPLP cabang Manokwari merupakan mahasiswa STIH sehingga dengan program ini bukan saja memberikan keutungan kepada mahasiswa/i dan kampus, tetapi juga instansi teknis dan pemilik transportasi laut milik nelayan dan komunitas anak air Manokwari. (WRP/Humas STIH)

Miryam Waney: Masyarakat Butuh SMA Negeri di Kampung Idoor, Tempat Sudah Disediakan

0
Ibu Miryam Waney saat bersama tokoh adat dan agama serta pemuda di kampung Idoor.

BINTUNI, JAGAINDONESIA.COM – Miryam Waney menyampaikan kebutuhan didirikannya SMA Negeri di kampung Idoor, Distrik Wamesa, Kabupaten Teluk Bintuni, Provinsi Papua Barat. Hal itu dibahas dalam rapat bersama para tokoh adat, tokoh pemuda dan tokoh agama yang mendiskusikan tentang pendidikan di kampung Idoor.

“Kampung kami hanya memiliki Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP). Selama ini lulusan di SD dapat melanjutkan di SMP yang sudah ada, namun untuk SMP yang mau lanjutkan ke SMA di kampung Idoor belum ada atau masih terkendala,” katanya kepada media ini, Minggu (18/6/2023).

Menurutnya, keberadaan SMA Negeri di Idoor merupakan kebutuhan masyarakat untuk menunjang pendidikan anak-anak di kampung itu. Bahkan, untuk lokasi kebutuhan pembangunan SMA Negeri tersebut juga telah disediakan.

“Kami berharap dari Dinas Pendidikan bisa membuka SMA Negeri di Distrik Wamesa tepatnya di kampung Idoor. Kami sudah menyediakan tempat atau lokasi untuk pembangunan sekolah. Tinggal dari pemerintah melalui dinas terkait kalau bisa hadirkan satu SMA Negeri di kampung Idoor,” ujarnya.

“Kami harus jujur bahwa kami sangat membutuhkan SMA Negeri ini, karena yang sudah ada saat ini adalah YPK mulai dari SD dan SMP. Ini di bawah Yayasan Pendidikan Kristen, lalu dimana pihak negeri untuk anak-anak Indonesia yang tinggal di pelosok seperti kami?” tanya Miryam.

Ia pun menjelaskan, keinginan adanya SMA Negeri di Idoor dan enggan menyekolahkan anak-anak mereka ke luar juga memiliki alasan yakni agar mendorong perputaran ekonomi di kampung Idoor.

“Dalam prinsip ekonomi, kami mau agar uang ataupun dana kampung yang diberikan ke kampung dapat berputar di kampung kami. Artinya tidak terjadi cost belanja yang tinggi ke luar akibat perpindahan manusia. Sehingga harapannya, semua berada dalam kawasan yang terkontrol melalui manajemen kampung yang produktif,” jelas Miryam. (MW)

Dekat dengan Papua, RI Diminta Waspadai Akses Tanpa Hambatan AS di Papua Nugini

0
Prajurit militer AS [Foto: REUTERS]

JAKARTA, JAGAINDONESIA.COM – Amerika Serikat (AS) meneken kesepakatan berupa pakta keamanan dengan Papua Nugini (PNG) pada Mei 2023 lalu. Dalam pakta tersebut, Papua Nugini akan memberikan akses tanpa hambatan bagi militer Amerika Serikat (AS) terhadap pangkalan-pangkalan militer di negara tersebut.

Melansir dari AFP yang dikutip detikcom, Sabtu (17/6), poin kesepakatan yang diteken kedua negara itu mengungkapkan hal-hal yang bisa dilakukan oleh militer Washington di beberapa pangkalan militer Papua Nugini. Teks pakta keamanan itu diajukan kepada parlemen Papua Nugini dan salinannya berhasil didapatkan oleh AFP.

Berdasarkan teks itu, militer AS akan bisa mengerahkan pasukan dan kapal-kapal militer miliknya ke sedikitnya enam pelabuhan dan bandara utama di Papua Nugini, termasuk Pangkalan Angkatan Laut Lombrum yang ada di Pulau Manus dan fasilitas-fasilitas lainnya di Ibu Kota Port Moresby.

Selain itu, militer Washington juga akan mendapatkan ‘akses tanpa hambatan’ ke lokasi-lokasi tersebut untuk menempatkan peralatan militer, pasokan, dan materialnya. Disebutkan juga bahwa militer AS akan bisa secara eksklusif menggunakan zona-zona tertentu untuk beroperasi, seperti melakukan pengembangan dan ‘aktivitas konstruksi’ terkait militer di sana.

Adanya kakta keamanan ini juga disebut akan membuka pintu bagi Washington untuk membangun jejak militer baru di kawasan Pasifik Barat, terutama di pelabuhan laut dalam yang strategis, saat meningkatnya persaingan dengan China. Akses terhadap Pangkalan Lombrum akan dapat digunakan untuk memperkuat fasilitas-fasilitas militer AS yang ada di Guam, yang akan bisa menjadi kunci jika terjadi konflik terkait Taiwan.

Menyikapi hal tersebut, legislator Indonesia yakni anggota Komisi I DPR RI fraksi Golkar, Christina Aryani menyampaikan bahwa RI perlu mewaspadai perkembangan yang terjadi di kawasan Pasifik tersebut.

Pasalnya, pakta keamanan memberikan akses militer Amerika Serikat untuk menempatkan pasukan dan beroperasi di pangkalan militer Papua Nugini. Ia pun meminta negara harus waspada lantaran hal itu boleh jadi dapat berpotensi menjadi sumber konflik dan memperuncing tensi yang ada antara AS dan China.

“Meski tidak bisa mencampuri keputusan tersebut karena menyangkut kedaulatan masing-masing negara, namun fenomena ini mengindikasikan munculnya pusat militer baru yang berpotensi menjadi sumber konflik dan memperuncing tensi yang ada antara AS dan China,” ujar Christina dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (17/6/2023).

Terlebih, Christina menyebutkan, posisi Indonesia berbatasan langsung dengan Papua Nugini yakni dengan  wilayah Papua. Dirinya pun berharap TNI dapat secara optimal menjaga kedaulatan NKRI di wilayah perbatasan.

“Apalagi posisi Indonesia berbatasan langsung dengan PNG pada wilayah Papua sehingga perkembangan ini patut menjadi dasar kewaspadaan dan mendapat perhatian seksama TNI untuk dapat memantau lebih optimal dampak yang bisa ditimbulkan ke depannya,” ucapnya. (UWR)

Endus Adanya Gugatan Perdata dan Administrasi ke Pansel, Pelantikan Calon Anggota MRPB Diminta Tak Dipaksakan

0
Ketua BEM STIH Manokwari, Herzon Korwa.

MANOKWARI, JAGAINDONESIA.COM – Seorang mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) Manokwari, Herzon A. Korwa berpendapat agar pelantikan nama-nama calon anggota Majelis Rakyat Papua Barat (MRPB) yang sudah diseleksi pada tingkat kabupaten dan telah diteruskan ke panitia seleksi Provinsi Papua Barat tidak dipaksakan.

Pasalnya, menurut Herzon, pihak panitia seleksi (Pansel) harus mempertimbangkan terlebih dahulu adanya upaya gugatan oleh calon anggota MRP PB di tingkat kabupaten yang dilayangkan kepada pansel sebelum pelantikan dilaksanakan. 

“Sebelum direncanakan pelantikan calon anggota MRPB periode 2023-2027, maka panitia seleksi perlu memperhatikan kembali adanya upaya hukum yang dilakukan secara perdata dan administrasi oleh calon anggota MRPB di tingkat kabupaten lainnya yang merasa tahapan seleksi itu tidak sesuai tahapan yang sesungguhnya,” ungkap Herzon Korwa menyikapi dinamika seleksi calon MRPB, Jumat (16/6/2023)

Pada prinsipnya, Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) STIH Manokwari ini mendukung tahapan proses seleksi MRPB hingga pelantikan, namun dirinya meminta agar panitia seleksi juga memperhatikan dan menghargai upaya hukum yang sedang dilakukan oleh calon anggota MRPB lainnya

“Pihak Pansel baiknya juga menghormati upaya hukum yang ada, meskipun saat ini panitia seleksi MRPB di tingkat Provinsi Papua Barat sudah mengirimkan nama-nama calon dari unsur adat, perempuan dan agama ke pemerintah Pusat melalui mendagri untuk mendapat SK pelantikan,” ujarnya.

“Jadi, panitia seleksi perlu mengecek secara pasti upaya hukum yang sedang dilakukan agar tidak ada pihak yang merasa tercederai. Dengan begitu, proses seleksi hingga pelantikan MRPB ini akan lancar dan dapat diterima dengan baik oleh semua pihak,” tutupnya. (WRP)

Dinas Pendidikan Ingatkan Sekolah di Papua Tak Lakukan Pungli

0

PAPUA, JAGAINDONESIA.COM.- Kepala Dinas Pendidikan Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPPAD) Provinsi Papua Chistian Sohilait mengingatkan pihak sekolah agar tak melakukan pungutan liar saat penerimaan peserta didik baru.

Pihaknya memastikan bakal menjatuhkan sanksi tegas kepada pihak sekolah yang kedapatan melakukan pungutan liar.

“Jangan ada lagi yang namanya pungutan liar (Pungli) karena akan mendapatkan sanksi berat dari kami,” ujar Sohilait di Jayapura, Senin (12/6/2023).

Menurutnya, semua jenjang pendidikan mulai dari TK hingga SMA, sudah mulai membuka pendaftaran penerimaan sekolah. 

Untuk itu, semua proses diharapkan berjalan sebagaimana mestinya atau sesuai dengan aturan yang berlaku.

“Makanya, kami juga berharap kepada dinas pendidikan baik kabupaten kota bisa mengawasi jalannya Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB),” harap ia.

Dia menambahkan untuk penerimaan peserta didik baru tahun ini, masih dilakukan sesuai zonasi atau domisili tinggalnya.

Oleh karenanya, harus menjadi perhatian sekolah dengan mengutamakan anak-anak yang tinggal di sekitaran lingkungan sekolah.

Ia pun tak ketinggalan berpesan agar proses perekrutan dilakukan secara transparan.

Sinergi Dengan Kementerian/Lembaga, BPSDM Kemendagri Petakan Pengembangan Kompetensi ASN di 4 DOB Papua

0
Ilustrasi ASN. [Foto: ist]

JAKARTA, JAGAINDONESIA.COM – Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan kementerian/lembaga terkait memetakan sistem pengembangan kompetensi sumber daya aparatur di daerah serta di empat Daerah Otonom Baru (DOB) Papua.

Langkah ini sebagai tindak lanjut hasil Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengembangan Sumber Daya Manusia Aparatur Pemerintahan Dalam Negeri Tahun 2023 yang berlangsung dari tanggal 4 hingga 6 Juni 2023 di Hotel Borobudur Jakarta.

Upaya pemetaan itu dilakukan melalui rapat koordinasi teknis dengan kementerian/lembaga terkait yang berlangsung secara hybrid dari Ruang Rapat Cendrawasih BPSDM Kemendagri. Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Kepala BPSDM Kemendagri Sugeng Hariyono dan dihadiri oleh 89 peserta yang berasal dari 14 kementerian/lembaga dan internal BPSDM Kemendagri.

Kementerian/lembaga yang hadir dalam rapat tersebut di antaranya Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah; Kementerian Perhubungan; Kementerian Perdagangan; Kementerian Pertanian; Kementerian Agraria dan Tata Ruang; Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi;

Kementerian Sekretariat Negara; Kementerian Kesehatan; Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat; Badan Siber dan Sandi Negara; Badan Narkotika Nasional; Badan Kepegawaian Negara; Arsip Nasional Republik Indonesia; serta Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah;

Sugeng mengatakan, rapat ini untuk membangun integrasi terkait program pengembangan kompetensi bagi ASN pemerintah daerah (Pemda) termasuk di empat DOB. Hal ini sebagai dasar perencanaan program pengembangan kompetensi jangka pendek, menengah, dan jangka panjang, guna mempercepat peningkatan kapasitas aparatur di daerah.

“Hal ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat kapasitas aparatur di tingkat daerah, yang pada akhirnya akan berdampak positif pada pelayanan publik yang berkualitas bagi masyarakat,” tandasnya.

Lebih lanjut, Sugeng mejelaskan, rapat tersebut menghasilkan beberapa informasi dan kesepakatan. Diketahui, beberapa BPSDM kementerian dan sebutan lainnya telah menginisiasi pengembangan kompetensi teknis di empat DOB Papua.

Kementerian PUPR, BSSN, Kementerian Perdagangan, Kementerian Perhubungan, dan BKN merupakan beberapa lembaga yang terlibat dalam kegiatan ini. Kegiatan tersebut berlangsung pada 2022 dan direncanakan kembali digelar pada 2023.

Hasil rapat lainnya, yakni pola pengembangan kompetensi yang diterapkan akan mencakup program pelatihan teknis, pemagangan, pelatihan teknis bagi jabatan fungsional, fasilitasi pelatihan di daerah, dan alokasi proporsi 30 persen dari jumlah peserta bagi ASN daerah untuk diikutsertakan pada pelatihan di Kantor Pusat BPSDM. Selain itu, terdapat pula kegiatan inhouse training bagi pelatihan yang membutuhkan perangkat khusus.

Program pengembangan kompetensi dilaksanakan dengan pola 10:20:70, yang memungkinkan pengukuran terhadap pengembangan kompetensi ASN. Mekanisme pendanaan kegiatan pengembangan kompetensi ASN di daerah dilaksanakan melalui APBN, BLU, PNBP, atau APBD. Dalam hal ini, perlu adanya mekanisme khusus untuk pelaksanaan kegiatan pengembangan kompetensi bagi ASN di empat DOB. (rls)

Ketua STIH Dr. Filep Wamafma Kirim Delegasi BEM Hadiri Rakernas BEM Seluruh Indonesia di Kota Palu

0
Delegasi pengurus BEM STIH Manokwari Alrialdi Andi Tajong dan Toncy A. Karay saat menghadiri agenda Rakernas BEM seluruh Indonesia di Kota Palu, Provinsi Sulawesi Tengah.

PALU, JAGAINDONESIA.COM – Delegasi dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) STIH Manokwari menghadiri sekaligus memenuhi undangan rapat kerja nasional (rakernas) BEM seluruh Indonesia ke-XVI tahun 2023 yang diselenggarkan di Kota Palu, Provinsi Sulawesi Tengah. Kegiatan tersebut bertempat di Golden Hotel and Resort, dimulai pada tanggal 12-17 Juni 2023.

Kedua delegasi perwakilan pengurus BEM STIH Manokwari yakni Alrialdi Andi Tajong selaku wakil ketua, dan Toncy A. Karay selaku ketua DPM STIH. Sementara berdasarkan registrasi ulang kehadiran peserta oleh panitia terhadap perwakilan pengurus BEM Indonesia yang diundang pada kegiatan itu, ternyata STIH Manokwari merupakan satu-satunya perguruan tinggi swasta di tanah Papua yang menghadiri agenda rakernas BEM tersebut.

Menurut Aldi Tajong, terdapat 45 peserta perwakilan dari pengurus BEM seluruh perguruan tinggi di Indonesia yang hadir pada kegiatan tersebut. Atas kesempatan itu, Tajong menyampaikan terima kasih kepada Ketua STIH Manokwari, Dr. Filep Wamafma, SH., M.Hum., C.L.A yang sudah memberikan dukungan dan mengirim delegasi BEM STIH Manokwari untuk menghadiri rakernas BEM ke-XVI di Kota Palu, Sulawesi Tengah.

“Saya berterima kasih dan bangga kepada bapak Filep Wamafma yang sudah memberikan dukungan kepada kami sehingga bisa menghadiri kegiatan di Palu. Kehadiran kami ke Palu tentu saja membawa nama baik almamater STIH Manokwari di tengah perkumpulan organisasi mahasiswa yang datang ke Palu,” ungkap Tajong saat di Palu, Rabu (13/6/2023) malam.

Secara tegas, Tajong mengatakan bahwa ketua STIH Filep Wamafma sangat memotivasi mahasiswa STIH dalam kegiatan apapun yang diselenggarakan dan disanggupi. Selain itu, rakernas BEM seluruh Indonesia ini merupakan agenda penting bagi kehidupan kemahasiswaan dan perguruan tinggi sekaligus untuk penegakan demokrasi di Indonesia sebagaimana tema Rakernas, ‘Revitalisasi Mahasiswa sebagai Fasilitator Rekonsiliasi Demokrasi Indonesia’.

“Saya menyampaikan terima kasih dan rasa hormat kepada ketua STIH dan jajaran sivitas akademika STIH yang sudah percayakan delegasi BEM STIH hadiri kegiatan dimaksud. Kami berharap akan dapat membawa perubahan positif usai pulang dari kegiatan ini,” ujar Tajong.

Secara terpisah, atas nama organisasi BEM STIH dan seluruh mahasiswa/i, Herzon A. Korwa menyampaikan sangat berterima kasih kepada Dr. Filep Wamafma yang sudah memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi mahasiswa STIH untuk mengembangkan diri dalam berorganisasi baik di dalam dan di luar Papua Barat.

“Kami bangga memiliki bapak Dr. Filep Wamafma yang berjiwa kepemimpinan dalam segala aspek, dan menjadi orangtua kami di kampus sehingga bisa melihat dan menjawab apa yang menjadi kebutuhan kami mahasiswa, termasuk organisasi mahasiswa di STIH Manokwari saat ini dan kedepannya,” ungkap Herzon. (WRP)

Berita Terbaru