Rabu, 21 Oktober 2026
No menu items!
Beranda blog Halaman 82

Bertemu dengan Sejumlah Perusahaan Tambang, Stafsus Wapres Bahas Soal Tata Kelola CSR

0
Tambang Freeport Indonesia. [Foto: ist]

PAPUA, JAGAINDONESIA.COM – Sejumlah perusahaan tambang yang beroperasi di wilayah Papua menghadiri rapat koordinasi dengan Staf Khusus Wakil Presiden, Masykuri Abdillah. Pertemuan itu membahas tentang dukungan perusahaan dalam agenda percepatan pembangunan di Papua.

Masykuri menyampaikan, perusahaan-perusahaan tambang di Papua memiliki potensi besar untuk mendukung dan mempercepat pembangunan kesejahteraan di Papua melalui investasi, penciptaan lapangan kerja, serta pengembangan berkelanjutan yang dapat memberikan dampak positif jangka panjang bagi masyarakat setempat.

Hal itu diantaranya dapat dicapai dengan adanya pengaturan yang efektif tentang tata kelola tanggung jawab sosial perusahaan atau CSR yang berkaitan dengan kehidupan masyarakat di Papua.

“Percepatan pembangunan Papua dilakukan dengan melibatkan tokoh-tokoh agama di Papua, terutama tokoh-tokoh gereja. Untuk itu, saya mengadakan koordinasi tata kelola corporate social responsibility (CSR) dari perusahaan-perusahaan di Papua. Tujuannya adalah agar percepatan pembangunan di Papua melibatkan perusahaan-perusahaan di Papua. Terkadang, APBN belum bisa mencukupi jika ada program-program yang mendesak untuk dilakukan,” kata Masykuri dikutip dari keterangan tertulis, Selasa (29/8/2023).

Menurut Masykuri, pelaksanaan rakor yang dihadiri oleh PT MIND ID, PT Freeport Indonesia (PTFI) dan PT Aneka Tambang (PT Antam) juga untuk mempercepat kolaborasi yang kuat antara pemerintah dan sektor swasta agar secara efektif dapat mencapai tujuan kesejahteraan yang lebih tinggi.

Lebih lanjut, dia menekankan bahwa peran tokoh agama dan masyarakat juga sangat penting terutama dalam mendistribusikan program CSR perusahaan ke seluruh wilayah di Papua.

“Saya menerima usulan dari peserta rapat untuk membentuk konsorsium perusahaan-perusahaan di Papua untuk berkontribusi pada percepatan pembangunan Papua,” tegasnya.

Hal ini disambut baik oleh perusahaan-perusahaan di Papua, salah satunya ditegaskan oleh Director-Executive Vice President, Sustainable Development & Comrels PT Freeport Indonesia, Claus O. R Wamafma.

“Bahwa Freeport sudah sejak lama membantu masyarakat Papua, utamanya menyangkut kebutuhan dasar, seperti kesehatan, pendidikan, ekonomi, infrastruktur, dan penguatan kelembagaan. Untuk itu, PT Freeport akan terus terbuka dan berkomitmen membantu masyarakat Papua, agar agenda percepatan pembangunan yang dijalankan pemerintah pusat dapat berjalan baik,” ujar Claus. 

Di kesempatan yang sama, Vice President Environment & Social Performance Mining Industri (MIND ID), Binahidra Logiardi, pada kesempatan yang sama, mengungkapkan tanggung jawab sosial perusahaannya sebenarnya hanya berfokus pada daerah sekitarnya. Menurutnya, MIND ID bertekad untuk membantu rakyat Papua di daerah lain di Papua meskipun bukan wilayah prioritas MIND ID. 

Sementara itu, Human Capital, CSR, & Finance Vice President PT Antam Tbk., Koko Susetio juga menegaskan bahwa PT Antam akan terus berkontribusi dalam pembangunan Papua melalui program CSR-nya. (UWR)

Di Mubes Arfak, Dr. Filep Wamafma Deklarasi Perjuangkan Dominggus Mandacan Jadi Gubernur Papua Barat

0
Dr. Filep Wamafma saat menjadi pembicara pada Mubes Suku Arfak di Papua Barat.

PAPUA BARAT, JAGAINDONESIA.COM – Dr. Filep Wamafma secara tegas menyatakan bahwa musyawarah besar suku Arfak sekaligus menjadi momentum menyatukan kekuatan secara politik untuk mendukung Drs. Dominggus Mandacan menjadi gubernur Papua Barat tahun 2024.

Hal ini disampaikan Filep saat menjadi pembicara pada Musyawarah Besar (Mubes) suku Arfak di Ransiki, kabupaten Manokwari Selatan, Provinsi Papua Barat pada Jumat pekan lalu.

Menurutnya, sosok Dominggus Mandacan sangat layak dipertahankan menjadi gubernur Papua Barat, sebab karakter kepemimpinannya selalu menggunakan hati dan menanamkan iman serta doa dalam menjalankan amanah rakyat Papua Barat.

“Secara terbuka saat ini saya sampaikan bahwa secara pribadi dan bersama rakyat Papua Barat yang bersama barisan kita untuk tetap bertahan wujudkan kemenangan kepada Dominggus Mandacan. Kita harus kawal sampai menjadi gubernur Papua Barat,” tegas Filep yang disambut suara dukungan oleh keluarga besar Arfak.

Pace Jas Merah itu menyampaikan, sosok Dominggus Mandacan patut menjadi gubernur untuk kedua kalinya karena terbukti selama kepemimpinanya telah banyak membuat kemajuan dan memahami kehendak rakyat Papua Barat.

Hal itu juga terlihat dalam sejumlah kebijakan yang mengayomi semua lapisan masyarakat Papua Barat dengan kekuatan adat baik di lingkungan adat istiadat asli Papua maupun non Papua yang sudah lama bermukim di Papua Barat.

Anggota DPD Republik Indonesia asal daerah Papua Barat ini menegaskan kembali dengan suara lantang mendeklarasikan untuk memperjuangkan Dominggus Mandacan menjadi gubernur Papua Barat di periode kedua.

“Gelaran Pilkada gubernur Papua Barat sudah mendekati masanya, sehingga penting bagi kita semua untuk terus fokus, menjaga basis suara di Manokwari Raya meliputi kabupaten Manokwari, Manokwari Selatan, Pegunungan Arfak, Teluk Bintuni, Teluk Wondama, Fakfak dan Kaimana, sudah saatnya bersatu bersama suku Papua dan nusantara untuk berjuang menangkan Dominggus Mandacan sebagai gubernur Papua Barat di periode kedua,” tutupnya. (WRP)

Bakal Dilantik 9 September, Mendagri Gandeng PPATK dalam Pengangkatan Pj Gubernur Papua

0
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian. [Foto: ist]

PAPUA, JAGAINDONESIA.COM – Sejumlah gubernur di tanah air akan mengakhiri masa jabatannya pada September 2023, termasuk jabatan Gubernur Papua. Adapun di provinsi lainnya yakni Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

Kemudian Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman, Gubernur Bali I Wayan Koster, hingga Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Victor Laiskodat. Saat ini, pembahasan tentang pengangkatan Penjabat (Pj) gubernur pun telah bergulir dari daerah hingga pemerintah pusat.

Adapun keputusan tentang Pj gubernur akan diumumkan pada 8 September 2023 dan akan dilantik oleh Presiden Jokowi melalui Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian pada 9 September 2023 mendatang.

Terkait hal itu, Mendagri Tito Karnavian berencana akan menggandeng Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) dalam menunjuk calon Pj Gubernur. Hal itu merupakan masukan untuk Kemendagri demi terpilihnya sosok Pj Gubernur yang sepenuhnya berintegritas sehingga siap menjalankan tugas yang diembannya kelak.

 “Ada masukan masalah hukum, potensi dari PPATK dan lain-lain, untuk melihat klarifikasi dan validasi calon-calon,” kata Tito Karnavian di Bulukumba, Sulawesi Selatan, Jumat (11/8/2023) lalu.

Dalam kesempatan itu, Tito mengatakan DPRD masing-masing provinsi dapat mengajukan tiga nama calon pj gubenur dan Kemendagri juga memilih tiga nama calon. Selanjutnya, usulan nama-nama itu akan diserahkan kepada Presiden Joko Widodo untuk menentukan satu nama.

“Kemudian Kemendagri menjaring dari pejabat di pusat maksimal tiga. Setelah itu dipilih pak presiden dari tiga nama itu. Dari tiga nama akan menjadi satu nama,” ujarnya.

“Kemudian kadang-kadang masyarakat ada yang memberikan masukan, ya tidak ada masalah, tapi yang kita pegang adalah utama dari DPRD dan pemerintah pusat,” kata Tito menambahkan.

Dari Provinsi Papua, Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Provinsi Papua telah menyerahkan tiga nama calon penjabat (Pj) gubernur papua kepada Direktorat Jenderal Otonomi Daerah (Ditjen Otda) Kementerian Dalam Negeri (Kemndagri) di Jakarta pada Rabu (9/8/2023) sekitar pukul 17.00 WIB.

Ketua DPR Papua Jhony Banua Rouw mengatakan, berkas usulan calon Pj Gubernur Papua diserahkan langsung ke Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kemendagri Akmal Malik. Pada penyerahan itu dirinya didampingi Wakil Ketua I Yunus Wonda, juga Wakil Ketua III Julianus Rumbairusi, serta para pimpinan fraksi yang ada di DPR Papua.

“Adapun tiga nama calon Pj Gubernur Papua yang diserahkan DPR Papua ke Dirjen Otda yaitu Antonius Ayorbaba, Ridwan Rumasukun dan Juliana Waromi. Pemilihan tiga nama ini berdasarkan musyawarah dan mufakat,” kata Jhony, dikutip Kamis (24/8/2023).

Jhony berharap Pj Gubernur yang ditunjuk oleh Presiden Jokowi nantinya merupakan sosok yang betul-betul memahami kondisi Papua. Dengan begitu, Pj Gubernur akan dapat bekerja dengan maksimal dan membangun Papua lebih baik ke depannya.

“Kami berharap yang memimpin Papua saudara-saudara kita yang pernah bertugas di Papua, dan sudah tahu persis dan mengenal situasi di Papua. Sehingga ke depan bisa bekerja dengan baik untuk membangun Papua yang lebih baik,” tulisnya.

Pihaknya juga meminta kepada masyarakat Papua, agar tidak lagi muncul kelompok-kelompok baru dalam kepentingan mengusulkan calon Pj Gubernur. Dirinya mengajak semua masyarakat bersatu menjaga Papua dengan baik agar Papua selalu menjadi tanah damai. (UWR)

Terima Laporan Dr. Filep Wamafma, Ketua MPR RI Akan Kunjungi BP Tangguh Bintuni Terkait Masalah CSR

0
Ketua MPR RI Bambang Soesatyo menerima laporan dari Forum Komunikasi dan Aspirasi Anggota MPR RI Papua (MPR RI For Papua), Rabu (23/8/2023).

JAKARTA, JAGAINDONESIA.COM – Ketua MPR RI Bambang Soesatyo menerima laporan dari Forum Komunikasi dan Aspirasi Anggota MPR RI Papua (MPR RI For Papua) yang terdiri dari anggota DPR dan DPD daerah pemilihan Papua dan Papua Barat, terkait berbagai persoalan seputar pengoperasian proyek Tangguh LNG Teluk Bintuni yang telah berjalan sekitar 14 tahun di Kabupaten Teluk Bintuni, Papua Barat.

Ditengarai, BP Tangguh tidak pernah mempublikasikan secara transparan sumber dana corporate social responsibility (CSR) perusahaan. Hal ini bertentangan dengan pasal 74 ayat 1 UU No.40/2007 tentang Perseroan Terbatas, yang mengatur perseroan dengan kegiatan usaha di bidang dan/atau berkaitan dengan sumber daya alam wajib melaksanakan CSR.

Dari laporan Anggota DPD RI Dapil Papua Barat Filep Wamafma, BP Tangguh menutupi penjelasan mengenai sumber dana CSR dengan kalimat “BP dengan dukungan SKK Migas, atau BP dengan dukungan pemerintah”.

Frasa ini mengindikasikan sumber dana CSR perusahaan berasal dari cost recovery yang justru bisa mengurangi penerimaan negara dan dana bagi hasil Migas daerah. Padahal dana CSR harusnya berasal dari keuntungan BP Tangguh, bukan berasal dari cost recovery.

“Permasalahan CSR BP Tangguh ini pada beberapa bulan lalu juga sudah disampaikan oleh masyarakat adat setempat kepada Wakil Presiden KH Maruf Amin yang juga Ketua Badan Pengarah Percepatan Otonomi Khusus Papua (BP3OKP),” ujar Bamsoet usai menerima MPR RI For Papua, di Jakarta, Rabu (23/8/23).

“Saya bersama jajaran MPR RI For Papua akan mengagendakan kunjungan kerja ke BP Tangguh Teluk Bintuni untuk bertemu berbagai pihak terkait. Khususnya bertemu masyarakat di sekitar ring 1 perusahaan, mengingat mereka merupakan pihak yang wajib menikmati CSR dari BP Tangguh,” pungkasnya.

Mahfud MD Tegaskan Fokus Kerja PP HAM dan Akan Berkantor di Papua Bersama Wapres

0
Menko Polhukam Mahfud MD memberikan keterangan pers di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (6/2/2023). [Foto: Humas Setkab]

JAKARTA, JAGAINDONESIA.COM – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD menjelaskan fokus kerja Tim Penyelesaian Non-Yudisial Pelanggaran HAM Berat Masa Lalu (PP HAM) adalah untuk memulihkan hak-hak korban.

Dirinya pun menegaskan pembentukan PP HAM sama sekali tidak berkaitan dengan isu menghidupkan komunisme. Hal ini disampaikannya saat jumpa pers di kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Selasa (22/8/2023).

“Tidak ada politik hukum baru tentang ideologi, tentang komunisme. Ini bersesuaian dengan Undang-Undang Dasar (1945),” kata Mahfud MD, dikutip dari Antara.

“Hak-hak korban kejahatan atau pelanggaran HAM berat itu harus diprioritaskan karena prosedur-prosedur hukum yang disediakan oleh negara itu tidak bisa jalan,” sambungnya.

Menurutnya, pemulihan hak-hak korban pelanggaran HAM berat masa lalu harus juga berjalan selain upaya-upaya penyelesaian secara yudisial. Ia menyebut, hak para korban pelanggaran HAM itu harus dipenuhi, termasuk korban peristiwa 1965–1966.

Lebih lanjut, ia mengatakan akan menemui langsung para korban, yaitu mereka yang menjadi eksil peristiwa 1965–1966 di beberapa negara, seperti Belanda dan Ceko guna mendengar permintaan para korban dan menyampaikan hak-hak yang wajib mereka terima sebagai korban pelanggaran HAM berat.

“Sekarang (jumlah eksil) ada kira-kira 130-an (orang) di berbagai negara. Itu mau kami datangi karena pada umumnya mereka hanya minta mereka tidak dianggap sebagai pengkhianat, mereka minta bahwa mereka warga negara yang setia kepada Indonesia,” ujarnya.

Mahfud menuturkan, eksil yang menjadi korban saat peristiwa 1965–1966 sebagian besar merupakan para mahasiswa Indonesia yang berkuliah di luar negeri, tetapi mereka tidak dapat pulang ke Tanah Air.

“Kami mau tawari pulang, tetapi tidak banyak yang mau pulang karena mereka sudah umur 82 tahun, 83 tahun sehingga kami akan berdiskusi ke sana menyatakan tentang hak-hak konstitusionalnya,” kata Mahfud MD.

Selain itu, mantan Ketua MK itu juga dijadwalkan akan berkantor di Papua di awal September mendatang bersama dengan Wakil Presiden RI K. H Ma’ruf Amin dalam beberapa hari ke depan dengan sejumlah menteri lainnya guna menyelesaikan permasalahan di Papua.

Wapres dan Menko Polhukam akan berkantor bersama Menko PMK Muhadjir Effendy, Menteri PU PR Basuki Hadimuljono, Menteri Koperasi dan UMKM Teten Masduki, Menteri Investasi Bahlil Lahadalia dan Panglima TNI Yudo Margono.

Hal ini diungkapkan Juru Bicara Wapres Masduki Baidlowi usai mendampingi Wapres dalan rapat dengan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy di Istana Wapres, Jakarta, Jumat (18/8/2023).

“Bapak Menko melaporkan beberapa hal penting kepada Wapres terutama terkait hasil kunjungan beliau di Papua,” kata Masduki mengutip Siaran Sekretariat Wapres, Rabu (23/8/2023)

“Kebetulan bahwa memang Wapres berencana berkunjung kembali ke Papua pada tanggal 4 September dan rencananya akan berkantor di sana dengan sejumlah menteri,” sambung Masduki.

Terkait hal itu, Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah (Sekda) Papua Derek Hegemur menyambut baik rencana Wapres dan sejumlah menteri berkantor di Papua untuk mempercepat upaya pembangunan dan menyelesaikan persoalan di Papua.

“Pemprov Papua sangat mengapresiasi dan senang Wapres datang berkantor, senang beliau akan ada di tengah-tengah kita. Disiapkan oleh pemerintah daerah, kita sebut Gedung Keuangan,” kata dia. (UWR)

Sambut Menlu RI di Kuliah Umum STIH Manokwari, Filep Wamafma Tekankan Hal Ini

0

MANOKWARI, JAGAINDONESIA.COM – Menteri Luar Negeri (Menlu) Republik Indonesia Drs. Retno Lestari Priansari Marsudi, LL. M memberikan kuliah umum kepada mahasiswa/i Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) Manokwari, Senin (21/8/2023).

Kuliah umum yang kali ini membahas tentang Diplomasi ini diadakan dalam rangka peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-78. Adapun tema yang diusung yakni ‘ASEAN, Tantangan Globalisasi dan Peran Politik Luar Negeri Indonesia’.

Menlu Retno Marsudi menyampaikan materi kuliah umum secara daring dan diikuti antusiasme mahasiswa STIH Manokwari yang hadir secara langsung di aula kampus STIH Manokwari. Selain itu, mahasiswa/i STIH kelas B Prafi dan kelas C Momi Waren di kabupaten Manokwari Selatan juga menyimak secara daring paparan dari Menlu.

Dalam kesempatan itu, Ketua STIH Manokwari, Dr. Filep Wamafma menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada Menlu Retno yang bersedia memberikan materi kuliah umum kepada mahasiswa/i dan sivitas STIH Manokwari.

Filep menyampaikan, kuliah umum tersebut sangat penting bagi mahasiswa/i dalam rangka pembukaan perkuliahan pada semester ganji sesuai kalender akademik STIH Manokwari. Terlebih, kuliah umum kali ini menghadirkan pejabat negara untuk memberikan edukasi dan pemahaman kepada mahasiswa/i tentang peran mahasiswa dalam ketahanan nasional dan pertahanan negara sebagai generasi bangsa.

“Materi yang disampaikan Bu Menlu ini penting sehingga harus dipahami mahasiswa/i STIH, termasuk kerja-kerja Kemlu baik di dalam dan di luar negeri, khususnya bagi tanah Papua. Maka saya menyampaikan terima kasih banyak, dan tentu saja Bu Menlu juga bisa mengetahui sejarah berdirinya STIH Manokwari, sebab STIH hadir di tanah Papua sudah ada pasca interigasi Papua ke NKRI,” ungkap Dr. Filep lewat sambutannya.

Filep pun berharap Menlu dapat memberikan suatu catatan sejarah tentang berdirinya STIH Manokwari dalam mencerdaskan generasi Papua di NKRI. Pimpinan komite I DPD RI ini lantas juga berharap Menlu dapat memberikan informasi tentang beasiswa luar negeri kepada mahasiswa/i sivitas akademika STIH.

“Harapannya, kedepan nanti akan ada peluang beasiswa yang bisa dimanfaatkan bagi mahasiswa/i, alumni dan dosen STIH Manokwari untuk kuliah keluar negeri,” ujarnya.

Pace Jas Merah itu menyampaikan pula bahwa STIH Manokwari memiliki misi go internasional ke depan. Ia mengharapkan agar Menlu bisa memberikan peluang dan kemudahan bagi STIH Manokwari dalam program pertukaran keluar negeri bagi STIH melalui kuota Program Kampus Merdeka.

Mengakhiri sambutannya, Filep berpesan kepada mahasiswa/i untuk mengikuti dengan baik kuliah umum yang disampaikan oleh Menlu agar mendapat informasi penting sebagai tambahan ilmu dan wawasan bagi mahasiswa/i STIH. (WRP)

Peluang Bagi Mahasiswa Papua, 1000 Kuota Magang Bergaji Puluhan Juta di Eropa Hingga Pemanfaatan Galeri Investasi

0
Ilustrasi. [Foto: pexels.com/ThisIsEngineering]

PAPUA, JAGAINDONESIA.COM – Beragam kesempatan terbuka bagi mahasiswa Papua. Diantaranya yakni program magang industri ke Eropa dengan kuota 1000 orang dari Kamar Dagang dan Industri atau Kadin Indonesia.

Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Provinsi Papua Ronald Antonio mengatakan dalam waktu dekat pihaknya akan melakukan pertemuan dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua guna merencanakan kegiatan rekrutmen peserta magang.

“Program magang industri ke Eropa bertujuan memperkuat Sumber Daya Manusia (SDM) di Indonesia, khususnya di Papua. Oleh karena itu kami akan segera mengagendakan pertemuan dengan Pemprov Papua untuk mendiskusikan, sekaligus merencanakan kegiatan perekrutan,” kata Ronald, dikutip dari Antara, Minggu (20/8/2023).

Dia menjelaskan bahwa, pada program magang ini, peserta tidak dipungut biaya sama sekali alias gratis. Menurutnya, menjelang akhir tahun ini, pihaknya akan mempersiapkan rekrutmen dan direncanakan para peserta magang dapat diberangkatkan ke Eropa pada tahun depan.

“Ini merupakan peluang yang sangat baik dan tidak boleh dilewatkan dalam rangka memajukan pendidikan maupun ekonomi generasi Papua yang ingin bekerja di luar negeri atau di tempat yang lebih layak. Intinya, tujuan kami ingin adik-adik yang di bangku kuliah bisa segera mendapatkan pekerjaan setelah selesai kuliah,” katanya.

“Tahun ini kita persiapkan perekrutan, dan tahun depan akan mulai pengiriman. Jadi saya berharap ini bisa direspon cepat oleh Pemerintah Provinsi Papua. Dari magang ini, setiap mahasiswa akan menerima upah tanpa harus keluarkan biaya 1 rupiah pun,” sambung Ronald.

Terkait rekrutmen, ia menerangkan, bagi anak-anak Papua yang ingin magang di Eropa dapat mempersiapkan diri, khususnya menguasai bahasa asing dan beberapa persyaratan lainnya. Menurutnya, program magang industri ke Eropa ini ditujukan bagi mahasiswa jurusan teknik semester empat (IV) dan lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang sudah mengikuti jenjang D2.

Para mahasiswa peserta magang juga akan mendapatkan banyak benefit diantaranya adalah gaji yang mencapai puluhan juta rupiah lengkap dengan kebutuhan makan, tempat tinggal dan lainnya.

“Program magang di Eropa nantinya selama dua tahun dengan penghasilan tiap bulan sekitar Rp 20-25 juta. Bahkan seluruh biaya makan minum, transportasi, dan tempat tinggal ditanggung penuh oleh perusahaan dimana peserta belajar sekaligus berlatih kerja,” jelas Ronald.

Pemanfaatan Galeri Investasi untuk edukasi tentang pasar modal

Sementara itu, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengajak kalangan mahasiswa maupun masyarakat untuk memanfaatkan ketersediaan Galeri Investasi (GalVest) yang kini tersedia di berbagai perguruan tinggi dan pemukiman warga. Keberadaan GalVest ini dapat dimanfaatkan untuk memahami lebih jauh mengenai pasar modal.

Kepala OJK Papua dan Papua Barat, Muhammad Ikhsan Hutahaeah menyampaikan, saat ini telah tersedia 22 GalVest untuk mendukung pengembangan jumlah investor Pasar Modal yang merupakan buah kerja sama dengan Bursa Efek Indonesia dan perusahaan sekuritas. 

“Hingga Juni 2023, terdapat 22 galeri investasi yang tersebar di berbagai daerah di Provinsi Papua, yang mana bisa dimanfaatkan oleh mahasiswa atau pun masyarakat setempat guna mengetahui lebih dalam lagi mengenai pasar modal,” ujarnya, Minggu (20/8/2023).

Ia menjelaskan, dengan semakin banyak masyarakat yang paham tentang layanan jasa keuangan akan dapat mencegah praktik investasi bodong yang selama ini menjadi kekhawatiran dan dapat merugikan kalangan mahasiswa dan masyarakat.

“Kami juga akan terus melakukan sosialisasi dan edukasi kepada seluruh masyarakat Papua tentang layanan jasa keuangan sehingga dapat mengetahui produk mana saja yang dapat merugikan para nasabah nantinya,” jelasnya.

Menurutnya, transaksi saham di Papua dan Papua Barat dalam enam bulan terakhir rata-rata mencapai Rp1,28 triliun. Sedangkan, pada Juni 2023, total Single Investor Identification atau SID tercatat mencapai 49.296 rekening, tumbuh sebesar 25,89 persen dibanding tahun lalu.

“Jumlah rekening ini terdiri dari rekening Reksadana sebanyak 43.338, rekening saham sebanyak 22.597 dan rekening Surat Berharga Negara (SBN) sebanyak 2.390,” katanya. (UWR)

Angka Kemiskinan Papua-Papua Barat Tertinggi, Pemerintah Diminta Terapkan Sepenuhnya Konsep ‘Welfare State’

0
Peta Papua. [Foto: ist]

JAKARTA, JAGAINDONESIA.COM – Papua dan Papua Barat menjadi dua provinsi teratas dengan tingkat kemiskinan tertinggi di Indonesia. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), tingkat kemiskinan di Papua kini mencapai 26,03 persen dan Papua Barat 20,49 persen, sementara angka kemiskinan nasional berada di kisaran 9,36 persen.

Menyusul Papua dan Papua Barat, terdapat 3 provinsi berikutnya yang angka kemiskinannya masih tinggi yakni, Provinsi Nusa Tenggara Timur 19,96 persen, Provinsi Maluku 16,42 persen dan Provinsi Gorontalo 15,15 persen.

Terkait kondisi kemiskinan di Papua dan Papua Barat, Ketua Badan Anggaran (Banggar) Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI) MH Said Abdullah mengatakan pemerintah jelas harus bisa memenangkan hati rakyat Papua dengan cara hadir di tengah mereka.

Terlebih, lanjut Said, saat ini, Papua juga sedang mengalami gejolak keamanan. Menurutnya, perhatian Presiden Joko Widodo (Jokowi) terhadap wilayah Papua hingga saat ini pun bisa jadi yang terbesar dalam sejarah pemerintahan Indonesia. Dia menekankan agar semangat ini yang harus bisa mengakar hingga ke masyarakat hingga daerah pelosok.

Untuk itu, Said menyebut, masyarakat Papua harus merasakan kehadiran negara, diantaranya pemerintah harus bisa menerapkan sepenuhnya konsep ‘negara kesejahteraan’ (welfare state).

“Konsep itu dikemukakan oleh Mohammad Hatta atau Bung Hatta. Konsep ini mampu memberi nyawa pada pembukaan Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 dan beberapa pasal di batang tubuhnya,” jelas Said, dikutip dari Kompas.com, Minggu (6/8/2023).

Said lantas menjelaskan, terdapat tiga poin penting yang harus dilakukan dalam konsep Negara Kesejahteraan untuk bisa mencapai kemakmuran rakyat. Pertama, negara kesejahteraan harus bisa mengendalikan dan mendayagunakan sumber daya ekonomi serta sosial untuk kepentingan publik. Makna ini tercermin dalam pasal 33 UUD 1945.

Kedua, negara kesejahteraan harus mampu mendistribusikan kekayaan dengan adil dan merata. Isu keadilan sosial menjadi arus utama pada konstitusi Indonesia, mulai dari pembukaan hingga batang tubuhnya sesuai pasal 33 dan 34 UUD 1945.

Ketiga, negara harus memberantas kemiskinan. Agenda ini tersurat dengan jelas pada pasal 34 UUD 1945. Lebih dari itu, tanggung jawab negara untuk mengubah kehidupan rakyat menjadi lebih sejahtera juga perlu dilakukan dengan memberikan berbagai pelayanan umum.

“Negara kesejahteraan menentang paham liberal klasik yang menempatkan negara hanya sebagai penjaga malam dan membiarkan kemiskinan struktural berlangsung yang memupuskan harapan mereka (masyarakat miskin) untuk mendapatkan kehidupan lebih sejahtera,” ucapnya.

Sejauh ini, kata Said, pemerintah telah berjalan ke arah pelaksanaan negara kesejahteraan. Salah satu upaya tersebut adalah penyelenggaraan sistem jaminan sosial melalui layanan (BPJS) Kesehatan dan Ketenagakerjaan.

Menurutnya, negara juga telah melaksanakan kebijakan afirmasi anggaran pendidikan 20 persen dan kesehatan 5 persen. Tak hanya itu, negara juga hadir melalui berbagai program perlindungan sosial yang dianggarkan melalui Anggaran Pembangunan Negara (APBN), seperti mengadakan berbagai program subsidi untuk rakyat miskin dengan jumlah mencapai ratusan triliun tiap tahun.

Selain itu, kebijakan Otonomi Khusus yang sumber dananya berasal dari pengembalian pajak bumi dan bangunan 90 persen dan pajak penghasilan orang pribadi 20 persen. Sumber dananya juga dari bagi hasil sumber daya alam (SDA) Papua yang berasal dari kehutanan 80 persen, perikanan 80 persen, pertambangan umum 80 persen, minyak bumi 70 persen, dan gas alam 70 persen.

Melansir dari CNBC Indonesia Research, 2023, Kemiskinan di Papua melesat karena ekonominya yang jatuh. Ekonomi Papua sempat terkontraksi sebesar 2,39% (year on year/yoy) pada kuartal I-2023 tetapi kemudian tumbuh 3,41% pada kuartal II-2023. Tingkat pengangguran terbuka di Papua juga melesat menjadi 3,49% per Februari 2023, dari 2,83% per Agustus 2022.

Sebagai pembanding, beberapa faktor yang mempengaruhi angka kemiskinan NTT pada Maret 2023 diantaranya, selama periode September 2022-Maret 2023, Nusa Tenggara Timur mengalami inflasi sebesar 2,58%. Kelompok makanan, minuman, dan tembakau mengalami inflasi sebesar 6,89%.

Sementara, ekonomi NTT Triwulan I 2023 tumbuh sebesar 3,73% dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2022 (y-on-y). Dari sisi pengeluaran, tercatat komponen pengeluaran konsumsi rumah tangga pada Triwulan I 2023 tumbuh sebesar 2,55%.(UWR)

Mahasiswa/i KKN STIH Turut Hadiri Upacara Bendera dan Semarakkan HUT RI ke-78

0

PAPUA BARAT, JAGAINDONESIA.COM – Kelompok mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) Manokwari di kabupaten Manokwari, dataran distrik Warmare, Prafi, Masni dan Sidey, Kabupaten Pegaf dan kabupaten Manokwari Selatan turut menghadiri upacara bendera HUT RI ke-78 pada hari ini, Kamis, 17 Agustus 2023.

Keikutsertaan di peringatan HUT RI ini merupakan kewajiban mahasiswa STIH sebagai anak bangsa yang sudah semestinya mengenang dan menghargai jasa para pahlawan dalam perjuangan meraih kemerdekaan RI dengan taruhan jiwa dan raga. Hal ini patut menjadi teladan sekaligus spirit generasi bangsa untuk terus berkarya, berprestasi dan berkontribusi sebagai wujud bakti kepada negeri.

Pada HUT RI ke-78 ini, ratusan mahasiswa KKN STIH Manokwari turut dengan khidmat mengikuti upacara bendera di distrik dan kampung di lokasi KKN masing-masing.  Diantaranya, di kabupaten Manokwari, mahasiswa KKN di kelurahan Manokwari Barat, Distrik Manokwari Timur diundang Bank Indonesia Perwakilan Papua Barat untuk mengikuti upacara bendera bersama.

Kemudian, mahasiswa KKN di Minyambouw kabupaten Pegunungan Arfak turut hadir dalam upacara sekaligus mengambil bagian dalam proses upacara 17 Agustus 2023. Hal yang sama dilakukan oleh Mahasiswa di Prafi, Masni dan Sidey yang mengambil bagian pada upacara yang dipusatkan di SP-2 distrik Prafi.

Kehadiran mahasiswa KKN STIH tahun akademik 2023/2024 ini turut diapresiasi oleh pemerintah distrik maupun pemerintah kampung di masing-masing titik lokasi KKN. Selain mahasiswa KKN, bertempat di kampus utama STIH Manokwari turut merayakan HUT RI dengan melaksanakan berbagai lomba seperti gawang mini, tarik tambang hingga senam bersama.

Kegiatan yang berlangsung di halaman kampus STIH Wosi, Manokwari itu dipimpin oleh Wakil Ketua III STIH Ishak Mansawan, SH., MH, bersama jajaran dosen, staf dan para mahasiswa. (WRP/humas STIH)

Sidang Tahunan MPR/DPR, Bamsoet Singgung Masalah KKB Hingga Penyelewengan Dana Otsus Papua

0
Ketua MPR RI Bambang Soesatyo [Foto: Tangkapan layar Youtube DPR RI]

JAKARTA, JAGAINDONESIA.COM – Ketua MPR RI Bambang Soesatyo menyampaikan pidato dalam sidang tahunan MPR/DPR RI 2023 pada hari ini, Rabu (16/8/2023).

Bambang Soesatyo yang akrab disapa Bamsoet memaparkan kondisi Indonesia saat ini tengah menghadapi ancaman keamanan non-tradisional seperti terorisme, perubahan iklim dan perang siber yang telah menjadi fokus utama dalam dinamika geopolitik dunia.

Menurutnya, Komunitas Internasional tengah bekerjasama dalam menciptakan kerangka kerja dan mekanisme Internasional untuk mengatasi ancaman ini secara efektif. Ia menyebut, perkembangan teknologi juga semakin canggih dan harus diikuti dengan sistem pertahanan Indonesia.

“Terjadi peningkatan signifikan kecanggihan teknologi keamanan dan teknologi militer, serta kemajuan perkembangan perang siber (cyber war-fare) yang memberikan keunggulan taktis dalam pertempuran,” kata Bamsoet di ruang sidang paripurna Kompleks Senayan, Jakarta.

“Suka atau tidak suka, kita harus menata ulang kerangka kerja pertahanan Indonesia di dalam konstitusi kita dengan menata kembali haluan negara, untuk memastikan Indonesia memiliki kerangka kerja konstitusional yang mampu menangkap kebutuhan zaman,” ujar dia.

Dalam kesempatan itu, Bamsoet menyinggung sejumlah persoalan yang terjadi di Papua yakni masalah perlawanan dari Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua hingga tindakan penyelewengan dana Otonomi Khusus (Otsus) di tanah Papua.

“Di dalam negeri, saat ini kita masih dihadapkan pada persoalan resistensi KKB di Papua,” katanya.

Menurutnya, cara penyelesaian masalah KKB Papua ini harus mengedepankan pendekatan kebudayaan dan kesejahteraan, selain penegakan hukum oleh pihak Aparat Penegak Hukum di Papua.

“Penyelesaian persoalan KKB ini harus dilakukan secara komprehensif, selain melalui tindakan tegas dan terukur aparat keamanan (TNI dan POLRI), namun juga dengan mengedepankan pendekatan kebudayaan dan kesejahteraan,” ujar Bamsoet.

Selain itu, dia juga menyinggung masalah tindakan penyalahgunaan dana Otsus yang seharusnya digunakan sebesar-besanya untuk kesejahteraan masyarakat Papua.

“Pentingnya, harus diambil tindakan tegas terhadap penyelewengan dana otonomi khusus (Otsus) yang tidak tepat sasaran dan merugikan kepentingan rakyat Papua,” pungkasnya.

Terbaru, KKB dilaporkan menyerang pos Raider 300/BJW di Distrik Gome, Kabupaten Puncak, Papua Tengah yang mengakibatkan satu anggota TNI terluka kena tembakan. Insiden itu terjadi pada Selasa (15/8) sekitar pukul 09.45 WIT.

Awalnya, Dansatgas Pamtas Yonif Raider 300/BJW bersama tim sedang dalam perjalanan menuju Pos Gome. Namun, mendadak tembakan dari kelompok KKB yang diduga Numbuk Talenggen mengarah ke arah Pos Gome dan Dansatgas Pamtas Mobile 300/BJW.

Tim Dansatgas Pamtas Mobile 300/BJW kemudian membalas serangan tersebut hingga seorang anggota Satgas Pamtas Mobile 300/BJW yakni Pratu Rizki mengalami luka tembak. Dalam insiden itu, dilaporkan, terdapat 3 anggota KKB yang juga terkena tembakan aparat.

Usai baku tembak, KKB kemudian melarikan diri masuk ke dalam hutan dan dikejar petugas. Aparat mendeteksi melalui pengamatan drone terdapat dua orang yang menggunakan senjata laras panjang. (UWR)

Berita Terbaru