Selasa, 20 Oktober 2026
No menu items!
Beranda blog Halaman 181

RUU Landas Kontinen Perlu Diperbarui Demi Kepentingan Nasional

0
Anggota Panitia Khusus Rancangan Undang-Undang (RUU) Landas Kontinen Muhammad Syafi’i saat mengikuti pertemuan Tim Kunjungan Kerja Pansus RUU Landas Kontinen dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, di Medan, Sumut, Selasa (8/6/2021). (Foto: Runi/Man)

JAGAINDONESIA.COM – Anggota Panitia Khusus Rancangan Undang-Undang (RUU) Landas Kontinen Muhammad Syafi’i menjelaskan pentingnya RUU Landas Kontinen untuk diperbarui agar dapat memperjelas status hukum dari Undang-Undang tersebut. Awalnya pengaturan muncul pertama kali melalui Undang-Undang (UU) Nomor 1 Tahun 1973, di mana UU mengacu pada rujukan ketentuan konvensi jenewa pada tahun 1958.

Romo, sapaan akrab Syafi’i menambahkan, saat ini PBB sudah membuat konvensi baru yaitu United Nations Convention on The Law of the Sea (UNCLOS)  dan UU Nomor 17 tahun 1982. Indonesia dalam hal ini, sudah meratifikasi UU Nomor 17 tahun 1982, akan tetapi UU tersebut perlu diperbarui untuk mengamankan kepentingan nasional di laut, terutama berkaitan dengan sumber daya alam, baik hayati maupun nonhayati. 

“Dibutuhkan UU yang baru,” ungkap Romo usai mengikuti pertemuan Tim Kunjungan Kerja Pansus RUU Landas Kontinen dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, jajaran Kodam, Pol Air, Universitas Sumatera Utara, Pertamina, Dinas Perikanan, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Perizinan Terpadu dan Lantamal, di Medan, Sumut, Selasa (8/6/2021).

Ia menjelaskan, saat ini Indonesia diberi peluang dengan adanya pembaharuan UU Nomor 1 tahun 1973 menjadi RUU ini yang tertuju pada UNCLOS 1982.

“Semula kita hanya memiliki landas kontinen dengan ukuran horizontal dari batas terluar pulau 200 mil di atas permukaan laut, namun dengan kita mengacu (pada UNCLOS) 1982, kita bisa memilih 3 kemungkinan mana yang lebih menguntungkan. Tetap horizontal di atas permukaan laut, atau melihat sendimen ketebalan laut atau kedalaman isobat kedalaman laut di 2500 meter dan itu bisa lebih 200 mil, bisa lebih 350 mil dari batas terluar pulau kita dan ini lebih menguntungkan,” papar Romo.

“Kita bisa menikmati hasil laut berupa ekosistem yang hidup di air, bisa mengeksplorasi sumber daya laut yang berada di bawah tanah, minyak, gas, mineral, serta nantinya jika UU Landas Kontinen sudah disahkan Indonesia punya hak eksklusif. Hak eksklusif yang akan Indonesia miliki contohnya, jika ada orang atau kapal yang akan beraktivitas di landas kontinen negara Indonesia, maka harus mendapatkan izin dari kita, serta harus ada jaminan tidak merusak habitat bawah laut dan juga tidak boleh melakukan pencemaran. Jika melanggar kita memiliki kewenangan untuk melakukan tindakan hukum,” sambungnya.

Dalam segi penindakan hukum, dapat diberikan sanksi kepada pelanggar jika berada di batas landas kontines Indonesia yang sebelumnya di UU Nomor 1 tahun 1973, dengan ancaman hukuman paling lama enam bulan dan denda Rp1 miliar. Jika sekarang mengacu pada UU Nomor 17 tahun 1982, hukuman paling lama enam tahun dan denda Rp60 miliar, itu berarti bisa menjadi pemasukan bagi negara jika ada negara-negara lain melanggar di kawasan landas kontinen Indonesia.

“Dan terakhir yang perlu kita pertegas dengan RUU landas kontinen, terpenting ketika UU disahkan Indonesia memiliki landas kontinen yang lebih luas yang bisa digunakan untuk mengeksplor sebesar-besarnya demi kemakmuran rakyat Indonesia,” tutup politisi Partai Gerindra itu. (rni/sf)

Beban Kerja Makin Besar, Senator Papua Barat Dorong KSOP Manokwari Naik Tipe

0
(Foto: Doc. DPD RI)

MANOKWARI, JAGAINDONESIA.COM – Anggota DPD RI, Mamberob Y. Rumakiek, menilai Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Manokwari bisa naik tipe dari kelas IV ke III. Ini tidak terlepas dari makin besarnya beban kerja yang harus dijalankan.

“Tentu akan saya upayakan untuk mendorong KSOP Manokwari bisa naik tipe ke Kementerian Perhubungan melalui Ditjen Perhubungan Laut. Dengan status Manokwari sebagai ibu kota provinsi memang sudah seharusnya tipenya ditingkatkan karena ini berkaitan dengan beban kerja dan kewenangannya,” ungkap Mamberob, Senin (7/6/2021).

Senator perwakilan Papua Barat itu menyebut, peningkatan tipe tersebut salah satunya akan diikuti dengan pelayanan maupun kinerja yang lebih baik nantinya. Seperti pengawasan terhadap keamanan pelayaran dan penumpang serta distribusi logistik.

Bupati Manokwari, Hermus Indou, pada kesempatan yang sama mengamini apa yang disampaikan Mamberob.

“Dengan peningkatan tipe sudah pasti akan diikuti dengan aktivitas yang dapat dilakukan sehingga sudah seharusnya ditingkatkan,” kata Bupati.

KSOP Manokwari Kelas IV hanya memiliki sekitar 26 pegawai. Dengan peningkatan tipe nantinya juga akan diikuti dengan penambahan personel yang pastinya juga berdampak pada pelayanan tugas yang akan dilaksanakan. (rls)

Ketua DPD Dukung Perpanjangan Kerja Sama Pertanian RI-Chile

0
Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti.

SURABAYA, JAGAINDONESIA.COM – Sebagai negara agraris yang mengandalkan sektor pertanian, Indonesia membutuhkan pasar dunia untuk memasarkan hasil tani dan produk lainnya. Oleh karena itu, Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, mendukung upaya perpanjangan kerja sama sektor pertanian atara RI dan Chile.

Menurut LaNyalla, Chile memiliki peranan yang cukup penting di Amerika Latin.

“Dengan kerja sama yang saling menguntungkan, Indonesia dapat mengembangkan ekspor pertanian ke Brazil dan negara Amerika Latin lainnya melalui Chile,” tutur LaNyalla, saat kunjungan kerja di Jawa Timur, Kamis (10/6/2021).

Menurut Senator asal Jawa Timur ini, peluang ekspor Indonesia dalam kerja sama tersebut adalah ekspor buah-buahan khas tropikal.

“Indonesia bisa memanfaatkan buah-buahan tropikal khas Indonesia, seperti nanas, anggur, dan produk rempah-rempah. Pasar Chile sangat terbuka untuk komoditas tersebut, selain tentunya komoditas peternakan seperti daging sapi, unggas hingga babi,” katanya. 

Namun, mantan Ketua Umum PSSI ini mengingatkan agar aktivitas ekspor-impor dilakukan secara transparan kepada petani penghasil buah-buahan tropikal.

“Transparansi dibutuhkan agar petani dapat mengembangkan jenis-jenis yang dibutuhkan serta meningkatkan kuantitas dan kualitas,” ujarnya. 

Selain itu, sambung LaNyalla, petani harus merasakan harga yang pantas dari kegiatan ekspor buah tropikal.

“Jika petani tidak merasakan harga yang pantas, berarti upaya peningkatan
kesejahteraan petani hanya akan menjadi mimpi semata,” pungkasnya. (*)

Upaya Kapolri dan Panglima Tekan Angka COVID-19 di Kediri Pasca Libur Lebaran

0
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. (Foto: Doc. Divisi Humas Polri)

JAKARTA, JAGAINDONESIA.COM – Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto bersama Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama Kepala BNBP Letjen Ganip Warsito meninjau penanganan COVID-19 di Kediri, Jawa Timur, Kamis, 10 Juni 2021.

Dalam peninjauan ini, dimulai dengan paparan Bupati Kediri mengenai penanganan COVID-19 di wilayahnya.

Usai menjelaskan paparan bupati, Kapolri menyebut ada potensi kenaikan angka COVID-19 di wilayah Kediri usai arus mudik dan balik Lebaran. Untuk itu, dia memerintahkan jajaran Polres Kediri melakukan upaya preemtif.

“Polres Kediri telah melakukan giat preemtif dengan melakukan pendekatan para tokoh agama, tokoh pemuda dan tokoh masyarakat. Perlu edukasi penggunaan masker secara masif, tingkatkan kegiatan Ops Yustisi dan Tim Pemburu COVID-19,” kata Kapolri dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, Kamis (10/6/2021).

Selain itu, mantan Kabareskrim Polri ini meminta jajarannya memastikan kelancaran distribusi vaksin dan kegiatan vaksinasi massal di wilayah Kediri.

“Giatkan tracing, tracking serta testing dimana hal tersebut harus dipastikan ketersediaan alat Swab Antigen dan tingkatkan kecepatan hasil laboratorium,” ungkapnya.

Sementara itu, Panglima TNI menyampaikan agar koordinasi antar instansi harus dilakukan dengan baik. Menurutnya, ancaman COVID-19 tidak terlihat. Untuk itu, dia menekankan pengetatan protokol kesehatan.

“Lakukan tracing dan testing serta optimalkan PPKM,” ujarnya.

Selain itu, dia meminta jajaran TNI, Polri dan Pemda memastikan ketersediaan tempat tidur di rumah sakit, alat kesehatan serta melaksanakan program vaksinasi nasional.

Panglima TNI, Kapolri, Kepala BNPN dan rombongan selanjutnya meninjau kegiatan vaksinasi di Convention Hall Simpang Lima Gumul (SLG). Setelah itu, rombongan menuju helipad lapangan Simpang Lima Gumul Kediri guna menuju Stadion Surajaya Lamongan. (rls)

Kapolri Instruksikan Seluruh Polda Berantas Aksi Premanisme yang Resahkan Masyarakat

0
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. (Foto: Doc. Divisi Humas Polri)

JAKARTA, JAGAINDONESIA.COM – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menginstruksikan seluruh Polda dan Polres jajaran untuk memberantas setiap aksi premanisme yang meresahkan masyarakat.

Hal itu menyusul adanya instruksi langsung dari Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi) kepada Kapolri untuk menindak tegas preman yang sering melakukan pemalakan terhadap sopir kontainer di wilayah Jakarta Utara.

“Seluruh Polda dan Polres jajaran harus menindak tegas aksi premanisme yang meresahkan. Hal itu demi menjamin keselamatan dan memberi rasa tenang kepada masyarakat,” kata Kapolri Jendral Listyo Sigit Prabowo dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Kamis (10/6/2021).

Tak hanya itu, Kapolri menyebut telah memberikan instruksi langsung kepada Kabareskrim Polri Komjen Agus Andrianto dan seluruh Kapolda untuk tidak memberikan ruang sedikitpun bagi oknum-oknum masyarakat yang melakukan aksi premanisme.

Kemudian, Kapolri juga meminta kepada jajarannya untuk merilis setiap penangkapan preman. Hal itu bertujuan untuk memberangus dan membuat efek jera para preman.

“Negara tidak akan kalah dengan aksi premanisme. Oknum dan preman segera bersihkan, tangkap dan tuntaskan,” tegas Kapolri.

Selain itu, Kapolri mengimbau kepada masyarakat untuk memanfaatkan Hotline 110 ketika mendapatkan aksi premanisme. Menurutnya, layanan tersebut akan tersedia 24 jam bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan dari Aparat Kepolisian.

“Masyarakat tetap tenang tidak perlu khawatir dengan aksi premanisme. Kepolisian kini memiliki aplikasi Dumas Presisi dan layanan Hotline 110. Kami akan memberikan bantuan yang maksimal kepada warga,” tutup Kapolri. (rls)

Komisi V DPR RI Minta PUPR Tingkatkan Program Padat Karya

0
Wakil Ketua Komisi V DPR RI Arwani Thomafi. (Foto: Eot/Man)

JAGAINDONESIA.COM – Wakil Ketua Komisi V DPR RI Arwani Thomafi meminta Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) khususnya Ditjen Cipta Karya, Ditjen Penyediaan Perumahan dan Ditjen Pembiayaan Infrastruktur untuk meningkatkan persentase program padat karya yang saat ini hanya di kisaran angka 14 persen. Arwani mengungkapkan, pentingnya peningkatan program padat karya tersebut selaras dengan prioritas nasional dalam upaya Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

Pemaparan tersebut disampaikan Arwani saat menghadiri rapat dengar pendapat Komisi V DPR RI dengan Eselon I Kementerian PUPR, di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (9/6/2021).

“Saya mengusulkan agar program padat karya bisa dinaikkan. Sebagaimana diketahui, prioritas nasional adalah pemulihan ekonomi selain daripada reformasi struktural. Maka, tentu semua kegiatan program adalah bagaimana memenuhi kriteria untuk Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN),” ujar Arwani.

Selain itu, Politisi Fraksi PPP tersebut meminta Ditjen Cipta Karya memprioritaskan penyediaan air bersih. Ditjen Cipta Karya pun sudah berulang kali menyatakan prioritas air bersih apalagi dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) Tahun 2020-2024.

“Bahkan dari sektor sanitasi dan permukiman, sektor air bersih masih kalah sisi pembiayaannya. Maka, di sini wajib perlu adanya inovasi dan terobosan agar target RPJMN itu bisa memenuhi alternatif pembiayaan dalam memenuhi target prioritas air bersih,” tandas Legislator daerah pemilihan Jawa Tengah III itu.

Selanjutnya, Arwani mendorong Ditjen Pembiayaan Infrastruktur PUPR untuk segera menyelesaikan target pembangunan jalan tol Demak – Tuban. Mengingat, jalan tol tersebut ke depannya sangat menunjang aspek pemulihan ekonomi masyarakat sekitar. Terlebih, jika pembiayaan pembangunan jalan tol full dari dalam negeri.

“Pembangunan jalan tol bisa kita buat sendiri, saya kira mungkin hanya beberapa alat berat tertentu yang membutuhkan keterlibatan asing. Ke depan, pembiayaan jalan tol bisa full dari dalam negeri. Saya dengar, seperti di Sumatera masih dikuasai mayoritas pihak asing sehingga mengurangi upaya kita untuk secara penuh mendukung industri dalam negeri. Kalau pembangunan jalan tol, saya kira bisa full dalam negeri untuk mempercepat prioritas PEN,” pungkas Arwani. (pun/es)

Perempuan Parlemen Indonesia Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

0
Ilustrasi. (Foto: Istimewa)

JAGAINDONESIA.COM – Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI ketika mengadakan Roundtable Discussion dengan tema ‘Generating Commitments To Build Forward’, menghasilkan pernyataan komitmen untuk mencapai kesetaraan gender melalui penguatan partisipasi perempuan dalam bidang politik dan ekonomi.


Anggota Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI Irine Yusiana Roba Putri yang juga sebagai Women Political Leaders (WPL) Ambassador for Indonesia menyampaikan beberapa poin komitmen yang akan dibawa dalam forum-forum global.


“Melalui kerja sama dan kolaborasi yang sangat baik dengan Para Pemimpin Politik Perempuan (WPL), anggota parlemen perempuan Indonesia mengemban tanggung jawab penuh untuk mewujudkan tercapainya kesetaraan gender,” ungkap Irine, di Tangerang, Banten, Selasa (8/6/2021).


“Yang pertama mereka juga bertekad untuk melaksanakan tanggung jawab konstitusional dalam merumuskan dan meningkatkan Peraturan Perundang-Undangan dan APBN agar lebih pro-kesetaraan gender serta melakukan pengawasan yang ketat dalam implementasinya,” ungkapnya.


Kedua mendukung penuh upaya global untuk mewujudkan kesetaraan gender termasuk melalui Deklarasi dan Platform Aksi Beijing, TPB 2030, dan Forum Kesetaraan Generasi. Ketiga secara aktif melakukan kerja sama dan kolaborasi yang erat dan berkelanjutan dengan pemerintah, masyarakat sipil, akademisi, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh media, dan lembaga-lembaga lain untuk bersama-sama mewujudkan kesetaraan gender dan upaya mengatasi diskriminasi dan kekerasan terhadap perempuan pada lingkup nasional, regional, dan global.


Keempat, mengarusutamakan kesetaraan gender dalam legislasi dan anggaran nasional, masyarakat, konstituen, dan akar rumput, yang bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran publik bahwa partisipasi penuh kaum perempuan sangat penting untuk mendorong perdamaian yang berkelanjutan, kemakmuran dan kesejahteraan.


Kelima, mendorong lebih banyak perempuan terlibat dalam bidang politik dan pengambilan keputusan serta ekonomi produktif karena keterlibatan mereka dalam bidang-bidang tersebut akan menciptakan dampak yang lebih positif pada kesetaraan gender karena mereka memperjuangkan pemenuhan hak-hak dasarnya sendiri.

Menyelaraskan penanganan pandemi dengan wawasan kesetaraan gender dengan cara, pertama memastikan kesetaraan keterwakilan perempuan dalam tiap perencanaan dan pembuatan keputusan terkait penanganan Covid-19. Kedua, menargetkan perempuan dalam tiap upaya mengatasi dampak sosial ekonomi dari Covid-19 melalui peran penyusunan Undang-Undang, penganggaran, dan pengawasan.


Dan keenam membangun dan melanjutkan kemitraan dengan organisasi internasional terkait termasuk Badan-Badan PBB dan LSM pada tingkat nasional dan global dengan menekankan pada pemberdayaan perempuan dalam politik dan ekonomi untuk mendorong suatu pendekatan yang holistik dalam mendukung inklusi gender dan pemberdayaan perempuan. (skr/es)

Partisipasi Perempuan Ikut Menurun Akibat Pandemi

0
Anggota Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI Irine Yusiana Roba Putri saat memimpin Roundtable Discussion dengan tema ‘Generating Commitments To Build Forward’, secara hybrid dan luring di Tangerang, Banten. (Foto: Azka/nvl)

JAGAINDONESIA.COM – Anggota Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI Irine Yusiana Roba Putri memaparkan sebuah fakta bahwa hampir setengah populasi dunia adalah perempuan. Meski begitu, perempuan hingga saat ini masih mengalami diskriminasi, pengesampingan, dan peminggiran serta mengalami kesulitan untuk memenuhi hak-hak dasar mereka mereka dalam bidang politik, ekonomi, budaya, dan sosial.

 
Hal tersebut, disampaikan Irine saat memimpin Roundtable Discussion dengan tema ‘Generating Commitments To Build Forward’, secara hybrid dan luring di Tangerang, Banten, Selasa (8/6/2021).

“Saat ini, angka partisipasi perempuan ini mungkin mengalami kemunduran sebagai akibat dari adanya krisis kesehatan dunia yang disebabkan oleh parahnya dampak dari Covid-19. Covid-19 telah mengungkap dan memperdalam ketidaksetaraan gender,” ungkap Irine.

“Pada gilirannya, ketidaksetaraan akses perempuan khususnya terhadap kekuasaan politik dan sumber daya ekonomi telah memperparah dampak krisis ini terhadap masyarakat dan perekonomian, sehingga mendesak pembangunan kembali dengan cara yang lebih tangguh dan setara,” ungkapnya.


Lebih lanjut, Irine sampaikan penelitian menunjukkan bahwa banyaknya perempuan yang memegang kekuasaan di bidang politik dan ekonomi akan menjadikan kesetaraan gender, kesejahteraan sosial, dan lingkungan sebagai inti dari tiap pertimbangan kebijakan.

 
“Untuk tujuan tersebut, parlemen memiliki peran utama dalam mendorong sebuah agenda yang kuat bagi kesetaraan gender melalui penguatan partisipasi perempuan dalam bidang politik dan ekonomi,” ujarnya.


“Melalui kerja sama dan kolaborasi yang sangat baik dengan Para Pemimpin Politik Perempuan (WPL), anggota parlemen perempuan Indonesia mengemban tanggung jawab penuh untuk mewujudkan tercapainya kesetaraan gender,” tegas Irine.

Acara tersebut turut dihadiri oleh Wakil Ketua BKSAP DPR RI Achmad Hafisz Tohir (F-PAN), Anggota BKSAP DPR RI Rachel Maryam, R. Wulansari, Katherin Angela Oendoen (F-Gerindra), Arzeti Bilbina (F-PKB), serta Ema Umiyyatul Chusnah (F-PPP). (skr/es)

Propam Polri Akan Periksa AKP Robin yang Dipecat Dewas KPK

0
Kadiv Humas Polri, Irjen Argo Yuwono. (Foto: Doc. Divisi Humas Polri)

JAKARTA, JAGAINDONESIA.COM – Polri mengatakan akan memeriksa AKP Stepanus Robin Pattuju yang dipecat Dewan Pengawas (Dewas) KPK karena dinilai melanggar etik terkait dugaan suap dari Wali Kota Tanjungbalai nonaktif Syahrial. Propam Polri yang akan melakukan pemeriksaan.

“Kalau ada salah Propam yang akan memeriksa,” ucap Kadiv Humas Polri, Irjen Argo Yuwono, Rabu (9/6/2021).

Irjen Argo tak menjelaskan sanksi apa yang menanti Robin jika dinyatakan bersalah. Dia hanya mengatakan semua anggota Polri yang bertugas di institusi lain tetap berstatus anggota Polri jika dikembalikan.

“Sama seperti anggota yang bertugas di tempat lain, jika dikembalikan ke Polri tetap menjadi anggota Polri,” ujarnya.

Sebelumnya, AKP Robin dipecat Dewas KPK karena terbukti melanggar etik. Namun, eks penyidik KPK yang berstatus tersangka penerima suap itu mengaku masih berstatus anggota di Polri.

Putusan mengenai pemecatan AKP Robin itu sebelumnya disampaikan Ketua Dewas KPK Tumpak H Panggabean, Senin (31/5). AKP Robin disebut berhubungan langsung dengan tersangka.

Tumpak mengatakan Robin menyalahgunakan jabatan penyidik untuk kepentingan pribadi. Dia dinyatakan melanggar Peraturan Dewas Nomor 2 Tahun 2020 tentang Penindakan Kode Etik dan Pedoman Perilaku. (rls)

Kapolri Minta Dukungan Logistik All Out Untuk Bencana

0
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. (Foto: Doc. Divisi Humas Polri)

JAKARTA, JAGAINDONESIA.COM – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meminta jajaran Staf Logistik (Slog) Polri untuk membuat strategi distribusi bantuan yang cepat saat situasi bencana. Kapolri juga meminta logistik mendukung tugas pelayanan anggota, khususnya terhadap kaum disabilitas.

Tak hanya itu, mantan Kabareskrim Polri ini juga menegaskan pentingnya pemenuhan kebutuhan tugas anggota di lapangan, khususnya bagi anggota yang mengemban tugas berbahaya.

“Daerah kita banyak bencana, memerlukan kecepatan. Selain anggota cepat sampai dan dukungan logistik harus melekat sarana dan prasarananya, maka tolong dipikirkan,” kata Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Slog Polri 2021, Rabu (9/6/2021).

Menurut Kapolri, pasokan listrik, air, hingga alat komunikasi merupakan hal yang paling dibutuhkan ketika bencana terjadi.

“Kebutuhan di wilayah bencana, seperti listrik, air dan komunikasi, pasti terganggu. Di atur bagaimana manajemennya terkait dengan arus distribusi logistik bisa cepat sesuai dengan karakteristik wilayah bencana,” ujar Kapolri.

Dia juga meminta Slog melengkapi kebutuhan personel dalam hal pelayanan kepada kaum disabilitas.

“Harapan kita, memberikan pelayanan yang baik. Buat saudara kita yang kebutuhan khusus untuk dibuatkan sarana dan prasarana agar pelayanan tidak ada perbedaan,” ujarnya.

Kapolri juga mengatakan pentingnya dukungan logistik ibarat persiapan perang. Menurutnya, tak ada peperangan yang dapat dimenangi tanpa dukungan logistik, seperti peralatan perang dan lainnya.

“Ibarat dalam peperangan, unsur pendukung adalah suplai dan logistik. Meskipun (fungsi logistik) pendukung, tidak ada peperangan yang bisa dimenangi tanpa suplai dan logistik,” ujarnya.

Lebih lanjut, kata Kapolri, Slog Polri harus memenuhi kebutuhan tugas personel di lapangan, khususnya yang mengemban tugas di medan sulit dan berbahaya.

“Anggota yang melaksanakan tugas di lapangan agar dilengkapi dan kualitas sesuai dengan kebutuhan, seperti anggota yang operasi di lapangan. (Agar) bisa melaksanakan tugas yang maksimal dengan medan yang berat dan mengancam jiwa anggota,” tegas dia.

“Peralatan yang perlu pengamanan tinggi dijaga keamanannya, seperti pengadaan senjata, peluru, dan lain-lain,” lanjut dia.

Kapolri menjelaskan Slog Polri memiliki lima tahapan dalam menyiapkan langkah strategis ke depan. Antara lain pengembangan road map logistik, optimalisasi jejaring logistik, modernisasi mekanisme logistik, restrukturisasi organisasi, dan optimalisasi sumber daya. (rls)

Berita Terbaru