Rabu, 21 Oktober 2026
No menu items!
Beranda blog Halaman 163

Kemendagri Minta Pemda Perhatikan Enam Poin Krusial dalam Penyusunan APBD TA 2022

0
Ilustrasi: Luthfy Syahban/detikcom

Jakarta – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) meminta Pemerintah Daerah Provinsi dan Kabupaten/Kota agar memperhatikan enam poin krusial dalam penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2022. Hal ini sehubungan dikeluarkannya Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 27 Tahun 2021 tentang Pedoman Penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah  Tahun 2022, serta Surat Edaran dengan Nomor 910/4350/SJ tanggal 16 Agustus 2021 tentang Kebijakan Dalam Penyusunan APBD TA 2022, yang ditujukan kepada gubernur, bupati/walikota di seluruh Indonesia.

“Dalam SE ini, ada beberapa poin yang kami ingin sampaikan, (dan) ini merupakan arahan dari Bapak Presiden untuk bisa semua pemda provinsi, kabupaten/kota mengetahui terkait dengan penyusunan anggaran 2022,” kata Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemendagri Muhammad Hudori dalam keterangan persnya secara virtual pada Kamis (2/9/2021).

Ia menjelaskan, surat edaran tersebut memuat 6 (enam) arahan yang perlu mendapatkan perhatian dalam penyusunan APBD Tahun Anggaran 2022, yaitu sebagai berikut:

Pertama, APBD Tahun 2022 harus memberikan stimulus untuk mendukung reformasi struktural guna memulihkan ekonomi, dan meningkatkan produktivitas dan daya saing daerah. Hal ini difokuskan pada fungsi prioritas pendidikan, kesehatan, perlindungan sosial sepanjang hayat, dan infrastruktur untuk mendukung mobilitas, konektivitas, dan produktivitas.

Kedua, Pemerintah Daerah Provinsi dan Kabupaten/Kota agar mengubah budaya kerja/occupational culture dan fokus pada budaya kerja baru, seperti melaksanakan kerja digital dalam pertemuan/rapat, dan mengurangi belanja yang tidak efisien dalam belanja barang, belanja jasa, belanja pemeliharaan, dan belanja perjalanan dinas yang digunakan untuk operasional kantor dan belanja aparatur, sehingga dapat dialihkan kepada belanja yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

“Makanya ke depan itu, budaya kerja kita harus berubah, dalam misalnya pertemuan, saya kira banyak sekali pertemuan atau meeting yang dilakukan secara virtual, atas dasar itu ini harus dipertahankan ke depan di Tahun 2022,” katanya.

Ketiga, penyusunan program, kegiatan, sub kegiatan dan anggaran dalam APBD Tahun Anggaran 2022 dilakukan secara efisien, efektif, tidak bersifat rutinitas, tidak monoton, dan tetap antisipatif, responsif, serta fleksibel dalam menghadapi dinamika pandemi dan perekonomian.

“Tidak bersifat rutinitas ini sering ditekankan oleh Bapak Presiden, tidak fotokopi (baca: program/kegiatan yang sifatnya sama dengan sebelumnya, itu-itu saja atau tidak ada variasinya),” tutur Hudori.

Keempat, pemda provinsi dan kabupaten/kota agar meningkatkan iklim investasi dan berusaha di daerah serta pengembangan ekspor sehingga dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yaitu berupa pajak daerah, retribusi daerah, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan, dan lain-lain PAD yang sah.

Kelima, menerapkan kebijakan umum transfer ke daerah dan dana desa Tahun 2022, antara lain sebagai berikut: Dana Transfer Umum untuk peningkatan kualitas infrastruktur publik, pemulihan ekonomi, pembangunan sumber daya manusia (SDM), dan penambahan belanja kesehatan prioritas; memprioritaskan penggunaan dana desa di antaranya untuk program perlindungan sosial dan penanganan Covid-19 serta mendukung sektor publik; Dana Transfer Khusus untuk perbaikan kualitas layanan publik; Perbaikan kualitas belanja daerah untuk peningkatan dan pemerataan kesejahteraan antar daerah.

Keenam, guna mengantisipasi keadaan darurat termasuk keperluan mendesak akibat pandemi Covid-19 atau bencana lainnya yang tidak bisa diprediksi, pemerintah daerah provinsi dan kabupaten/kota agar menambahkan alokasi belanja tidak terduga dalam APBD TA 2022 sebesar 5% (lima persen) sampai 10% (sepuluh persen) dari APBD TA 2021.

Sumber: Kemendagri

Ditjen Bimas Hindu Gelontorkan 15,2 Miliar Bantu 110 Pasraman

0
pasraman Budi Pakerti di Desa Adat Mulung, Sumita, Gianyar, Bali. (Foto: Doc. Kemenag)

JAKARTA, JAGAINDONESIA.COM – Selama 2021, Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Hindu (Ditjen Bimas Hindu) Kementerian Agama menggelontorkan anggaran senilai total 15,2 miliar rupiah untuk membantu pasraman (satuan pendidikan keagamaan Hindu). Bantuan ini disalurkan kepada 110 pasraman yang tersebar pada 20 Provinsi di Indonesia. 

Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat (Dirjen Bimas) Hindu Kementerian Agama RI, Tri Handoko Seto mengungkapkan bahwa program Bantuan Pasraman Hindu ini merupakan salah satu solusi terhadap permasalahan keterbatasan akses pendidikan bagi pelajar Hindu di Indonesia. 

“Tujuannya agar dapat menghadirkan aksesibilitas yang optimal bagi tenaga pengajar maupun peserta didik di Pasraman. Terlebih di masa pandemi sebagian besar aktivitas belajar mengajar dilakukan secara daring” ungkapnya,Rabu (1/9/2021) di Gedung Kementerian Agama RI Jln. Thamrin, Kebon Sirih, Jakarta Pusat. 

Ia berharap, melalui program ini pemerintah dapat mendorong penguatan fungsi Pasraman Hindu sebagai pusat pengembangan pengetahuan Hindu nusantara bagi generasi muda Hindu Indonesia. 

“Melalui program ini kita harapkan Pasraman Hindu dapat menjadi laboratorium pengembangan pengetahuan Hindu nusantara yang akan melahirkan generasi muda Hindu dengan kepribadian yang rekat pada nilai-nilai ajaran dharma” sambungnya 

Ia juga mengajak umat Hindu Indonesia untuk turut menyukseskan program-program pelayanan Ditjen Bimas Hindu agar permasalahan keumatan dapat terus diminimalisir. 

“Untuk tahun 2021 program ini sudah berjalan, sehingga kita berharap informasi ini dapat meluas ke berbagai pelosok daerah, agar tahun depan semakin banyak Pasraman Hindu yang Ditjen Bimas Hindu bisa bantu,” tutupnya. 

Program Bantuan Pasraman Hindu dialokasikan untuk tiga jenis bantuan, meliputi Bantuan Pasraman Hindu Formal dengan enam spesifikasi yaitu; Bantuan Sarana Prasarana Tingkat Adi Widya Pasraman, Bantuan Sarana Prasarana Tingkat Utama Widya Pasraman, Bantuan Pembangunan Asrama Putra Putri Tingkat Utama Widya Pasraman, Bantuan Rehab Pembangunan Tingkat Pratama, Adi, dan Madya Widya Pasraman, Bantuan Rehab Pembangunan Tingkat Utama Widya Pasraman, Percepatan Pembangunan Papua, dan Bantuan Pembangunan Laboratorium Pendidikan Keagamaan Hindu Tingkat Utama Widya Pasraman. 

Bantuan Pasraman Sekolah Minggu dengan tiga spesifikasi yaitu Bantuan Sarana Prasarana, Bantuan Pasraman Sekolah Minggu yang Terdampak Bencana, dan Bantuan Rehab/Pembangunan Sekolah Minggu. Sedangkan Bantuan Pasraman Non Formal memiliki satu spesifikasi yaitu Bantuan Sarana Prasarana Pasraman. (Indah)

Siswa Indonesia Torehkan Prestasi di International Earth Science Olympiad (IESO) 2021

0
Kegiatan zoom meeting para peserta dan panitia IESO Ke-15 tahun 2021

JAKARTA – Delapan siswa Indonesia kembali harumkan nama bangsa Indonesia pada ajang International Earth Science Olympiad (IESO) ke-15 tahun 2021, yang digelar secara daring pada 25 s.d. 30 Agustus 2021. Pada ajang ini, tim Indonesia berhasil meraih tiga medali perak dan empat medali perunggu. Selain ketujuh medali tersebut, wakil Indonesia juga meraih beberapa penghargaan lain untuk setiap kegiatannya.

Pelaksana tugas (Plt.) Kepala Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas), Asep Sukmayadi, terus mendorong dan menyemangati para pemenang untuk tetap meneruskan prestasinya hingga ke tingkat selanjutnya. Asep mengatakan, Kemendikbudristek memberi apresiasi berupa beasiswa bagi para pemenang.

“Terima kasih kasih atas semangat dan prestasi yang menjadi inspirasi bagi semua teman sebaya. Kegiatan ini merupakan energi positif yang terus memberikan prestasi yang terbaik ke depannya. Tahun ini kita diberi amanat untuk mengelola beasiswa yang diperuntukkan bagi talenta muda berprestasi di tingkat nasional,” terang Asep Sukmayadi saat dihubungi secara virtual, pada Selasa (31/8).

Tiga medali perak dengan predikat very good diraih oleh Sean Matthew, siswa SMAK Petra 2 Surabaya; Iqbal Rakha Perdana, siswa SMA IT Nur Hidayah Sukoharjo; dan Glady Sajidah Zahra, siswa SMA Kesatuan Bangsa Yogyakarta. Sementara itu, empat medali perunggu dengan predikat good diraih oleh Eillen Theodora, siswa SMAK Petra 2 Surabaya; Andrereza Medya Endrikaputra, siswa MAN Insan Cendekia Lampung Timur; Hilman Agung Saputra, siswa MAN 2 Kota Malang; dan Tania Cresentia. Siswa SMAK Immanuel Pontianak.

Tujuh medali ini, diraih tujuh siswa pada kategori lomba Data Mining Test (DMT). Tes ini merupakan uji kemampuan siswa di antaranya tes tertulis dan tes praktik di lapangan secara virtual. Tes ini lebih menekankan pada penalaran siswa dalam mempraktikkan pemahaman teoretis dalam ilmu kebumian untuk kasus tertentu. Kasus yang diangkat pada tes ini adalah mengenai aktivitas vulkanik Gunung Etna di Italia dan deposit bauksit di Provence, Prancis.   

Sementara itu, Rani Saraswati, siswa MAN 2 Kota Malang; Andrereza Medya Endrikaputra, Hilman Agung Saputra, Eillen Theodora, dan Tania Cresenti, berhasil meraih predikat good sebagai National Team Field Investigation. Selain itu, Rani Saraswati  dan Sean Matthew juga berhasil meraih penghargaan dengan predikat good untuk lomba Earth System Project (ESP).

Pada lomba ini, siswa dibagi menjadi kelompok internasional. Setiap kelompok harus membuat suatu diskusi mengenai topik tertentu yang diberikan oleh dewan juri. Kemudian, hasil riset tersebut diwujudkan dalam sebuah poster yang kemudian dipamerkan dan dinilai oleh para juri. Topik-topik tersebut adalah isu-isu yang aktual saat ini, misalnya hubungan antara pandemi Covid-19 dengan sistem bumi.

Penghargaan selanjutnya, peringkat ketujuh untuk lomba Mission to Mars diraih oleh Andrereza Medya Endrikaputra. Lomba ini merupakan suatu permainan melakukan ekspedisi di Planet Mars dengan memecahkan masalah-masalah yang diberikan menggunakan suatu aplikasi khusus. Permainan ini membantu peserta mengeksplorasi fitur-fitur dari Planet Mars.

Penghargaan berikutnya, peringkat pertama kegiatan Mentor Choice in Earth System Art oleh Iqbal Rakha Perdana. Peringkat ketiga kegiatan Student Choice in Earth System Art oleh Iqbal Rakha Perdana dan Hilman Agung Saputra, serta peringkat kedua kegiatan Student Choice in Art for Art’s Sake oleh Hilman Agung Saputra.

IESO merupakan ajang kompetisi siswa pra perguruan tinggi untuk bidang ilmu kebumian yang meliputi pengetahuan terkait geosfer (geologi dan geofisika), hidrosfer (hidrologi dan oseanografi), atmosfer (meteorologi dan klimatologi) dan astronomi. Kegiatan ini dipayungi oleh International Geoscience Education Organization (IGEO) yang merupakan suatu organisasi internasional dengan anggota para pendidik/organisasi/institusi pendidikan ilmu kebumian di seluruh dunia baik untuk tingkat pra perguruan tinggi maupun perguruan tinggi.

IESO ke-15 tahun ini diikuti oleh 185 siswa dari 34 negara yang berpartisipasi. Para siswa yang mewakili Indonesia pada kompetisi ini merupakan siswa terbaik hasil seleksi Kompetisi Sains Nasional (KSN) di bidang Ilmu Kebumian tahun 2020 yang diselenggarakan oleh Pusat Prestasi Nasional, Kemendikbudristek. Para siswa tersebut menjalani pelatihan dan seleksi melalui tiga tahap pembinaan secara daring selama total dua bulan pada akhir tahun 2020 dan awal tahun 2021.

“IESO merupakan salah satu contoh dari olimpiade yang menuntut kemampuan komprehensif siswa dalam berpikir kritis analitis, kreativitas menjawab persoalan secara tepat, komunikasi yang prima, dan kerja sama yang dinamis antarpeserta dari seluruh dunia. Ini adalah kemampuan abad ke-21 yang nyata diperlihatkan oleh generasi-generasi berbakat dunia dalam IESO,” jelas Asep Sukmayadi.

Sebelumnya, ajang IESO ke-14 diselenggarakan di Daegu, Korea Selatan, pada 26 Agustus – 3 September 2019 lalu. Kemudian, IESO ke-13 ini diikuti oleh 43 tim dari 41 negara peserta dengan dua negara peserta baru, yaitu Uni Emirat Arab dan Tajikistan.

1,5 Tahun Pandemi Berjalan, Pemerintah Turunkan Harga Standar Tes Antigen

0
Gambar Ilustrasi

Kementerian Kesehatan menetapkan standar harga terbaru pemeriksaan Rapid Diagnostic Test Antigen (RDT-Ag) dari Rp. 250.000 menjadi Rp. 99.000 untuk Pulau Jawa dan Bali serta Rp. 109.000 untuk luar Pulau Jawa dan Bali.

”Dari hasil evaluasi, kami sepakati bahwa batas tarif tertinggi pemeriksaan RDT-Ag diturunkan menjadi Rp. 99.000,00 (Sembilan Puluh Sembilan Ribu Rupiah) untuk pulau Jawa dan Bali, serta sebesar Rp. 109.000,00 (Seratus Sembilan Ribu Rupiah) untuk luar pulau Jawa dan Bali,” Kata Direktur Pelayanan Kesehatan Prof Abdul Kadir dalam keterangan pers secara virtual pada Rabu (1/9).

Direktur Pengawasan Bidang Pertahanan dan Keamanan BPKP, Dr. Faisal, SE., MSi menjabarkan evaluasi harga acuan tertinggi RDT Antigen oleh BPKP dilakukan sesuai surat permohonan Dirjen Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan Nomor JP.02.03/I/2841/2021 tentang Permohonan Evaluasi Batasan Tarif Tertinggi Pemeriksaan RT-PCR dan RDT-Ag.

Adapun penetapan batasan tarif tertinggi ini berdasarkan hasil evaluasi pemerintah dengan mempertimbangkan komponen jasa pelayanan/SDM, komponen reagen dan bahan habis pakai (BHP), komponen biaya administrasi, Overhead dan komponen biaya lainnya yang kita sesuaikan dengan kondisi saat ini. Sementara sumber data terkait kewajaran harga, diperoleh antara lain dari hasil audit BPKP, E-Katalog, dan harga pasar saat ini.

”Hasil evaluasi tersebut telah disampaikan kepada Dirjen Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan, untuk dapat menjadi pertimbangan bagi Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan, Kementerian Kesehatan dalam menetapkan langkah kebijakan lebih lanjut,” ucapnya.

Dari hasil evaluasi bersama inilah, Kementerian Kesehatan melakukan penyesuaian harga yang diatur dalam Surat Edaran Nomor HK 02.02/I/3065/2021 tentang Batasan Tarif Tertinggi Pemeriksaan Rapid Test Diagnostic Antigen (RDT-Ag) yang ditandatangani Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan pada tanggal 1 September 2021.

SE Batas tertinggi Rapd Test Antigen

RDT-Ag merupakan salah satu cara yang digunakan untuk mendeteksi infeksi COVID-19 dalam tubuh manusia terutama dalam kondisi tertentu, yang mana terdapat keterbatasan pemeriksaan RT-PCR dan/atau peningkatan kasus yang cukup signifikan berdasarkan self assessment yang dilakukan oleh dinas Kesehatan daerah kabupaten/kota.

Oleh karenanya, pemeriksaan RDT-Ag dapat digunakan di fasilitas pelayanan kesehatan maupun fasilitas pemeriksaan lainnya yang memenuhi kriteria, bisa digunakan sebagai alternatif metode pemeriksaan COVID-19 untuk pelacakan kontak, penegakan diagnosis, dan skrining COVID-19.

Besaran tarif tertinggi hanya berlaku untuk masyarakat yang melakukan pemeriksaan RDT-Ag atas permintaan sendiri/mandiri dan tidak berlaku untuk kegiatan contact tracing atau rujukan kasus ke RS yang penyelenggaraannya mendapatkan bantuan pemeriksaan RDT-Ag dari pemerintah atau merupakan bagian dari penjaminan pembiayaan pasien COVID-19.

Dirjen Abdul Kadir menekankan bahwa penetapan harga terbaru ini berlaku bagi seluruh fasyankes yang memberikan pelayanan pemeriksaan RDT-Ag. Oleh karenanya, kepada Dinas kesehatan provinsi dan dinas kesehatan kabupaten/kota harus melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap pemberlakuan pelaksanaan batasan tarif tertinggi untuk pemeriksaan PCR.

”Kami minta agar semua Fasilitas Pelayanan Kesehatan berupa Rumah Sakit, Laboratorium dan Fasilitas Pelayanan Kesehatan Pemeriksa lainnya dapat mematuhi Batasan tarif tertinggi RDT-Ag tersebut,” tegas Prof Kadir.

Dengan berlakunya harga baru ini, Pemerintah akan mengevaluasi batas tarif tertinggi pemeriksaan RT-PCR dan RDT-Ag serta akan meninjau ulang secara berkala sesuai kebutuhan. (**)

Satgas Nemangkawi dan Polres Yahukimo Tangkap DPO Pembunuh Staf KPU

0

Papua – Satgas Nemangkawi melakukan sweeping menjelang PON XX di Papua. Menurut mereka, DPO akan terus diburu oleh Satgas Nemangkawi.

“Kali ini satgas berhasil menangkap DPO 3 laporan Polisi, atas nama Ananias Yalak Alias Senat Soll di Jalan Samaru Distrik Dekai Kab. Yahukimo pada Kamis, 2 September 2021 pukul 05.30 WIT” kata Kasatgas Humas Nemangkawi.

1. Laporan Polisi Nomor : LP / 55 / XII / 2019 / Papua / Res Yahukimo, tanggal 01 Desember 2019, tentang Pembakaran ATM Bank BRI Cab. Dekai-Yahukimo.
2. Laporan Polisi Nomor : LP / 38 / VII / 2020 / Papua / Res Yahukimo, tanggal 11 Agustus 2020, tentang pembunuhan terhadap Staf KPU-Dekai HENDRY JOVINSKY di jembatan kali Teh-Dekai.
3. Laporan Polisi Nomor : LP / 39 / VII / 2020 / Papua / Res Yahukimo, tanggal 20 Agustus 2020, pembunuhan terhadap masyarakat (swasta) MUHAMMAD TOYIB di Jl. Bandara Dekai.

Kronologis penangkapan, pada pukul 03.46 Wit, Satgas Nemangkawi dan Personil Polres Yahukimo yang dipimpin Kapolres Yahukimo bergerak menuju lokasi sasaran di jalan Samaru distrik Dekai Kab. Yahukimo.Pukul 05.28 Wit, Tim tiba dilokasi sasaran selajutnya melakukan penggerebekan disebuah rumah dan langsung melakukan penangkapan terhadap sdr. ANANIAS YALAK Alias SENAT SOLL dan mengamankan 5 (lima) orang lainnya dari dalam rumah tersebut (Pilas Matuan, Apius tabla, Mekison, Sapuk Asso, Abert Matuan).

Pukul 05.45 Wit, Tim bergerak dari lokasi TKP menuju RSUD Dekai guna melakukan pemeriksaan medis dikarekanan Ananias tertembak pada kaki sebelah kiri dan kanan karena melawan dan hendak melarikan diri pada saat ditangkap.

Senat Soll alias Ananias Yalak, lahir di Yahukimo tanggal 23 Juli 1996, umur 25 tahun, kelamin laki-laki, agama Kristen protestan, pekerjaan: eks TNI, warga negara: Indonesia, suku Kimyal (yahukimo), alamat jl. Gunung, distrik dekai, kab. Yahukimo.

Sesuai catatan Kepolisian, Ananias Yalak terlibat dalam :
a. Tanpa hak menguasai/membawa amunisi.
Senat soll Ananias Yalak yang masih menjabat sebagai pers TNI (aktif) menyerahkan 155 butir amunisi kepada ruben wakla yang kemudian pada hari Senin, 10 September 2018 sekitar 10.06 Wit Ruben Wakla masuk ke ruang pemeriksaan x-ray dan hendak berangkat ke Dekai-Yahukimo, Ruben Wakla vonis 2 tahun 6 bulan (bebas).

b. Pembakaran atm bank BRI cab. Dekai-yahukimo :
Pada hari Minggu tanggal 30 November 2019, telah terjadi pembakaran terhadap kantor Bank BRI Dekai kab. Yahukimo, dan setelah dilakukan penyelidikan pelaku adalah senat soll @Ananias Yalak bersama Ariel Sonyap alias Koroway (vonis 3 tahun).

c. Pembunuhan terhadap staf KPU-dekai Hendry Jovinsky
Selasa, 11 Agustus 2020 (14.20 wit) di jembatan kali teh/jembatan kecil kali brazza-dekai telah terjadi pembunuhan terhadap staf KPU-Dekai atas nama Hendry Jovinsky. Korban bersama Kenan Mohi ke rumah saudari Karolina Pahabol untuk mengantar obat. Saat perjalanan pulang, Senat Soll bersama Temius Magayang (dpo) menghadang sepeda motor yang dikendarai oleh Kenan Mohi menggunakan parang panjang, Senat Soll melakukan pemeriksaan KTP korban kemudian menikam bagian tubuh korban.

d. Pembunuhan terhadap masyarakat (swasta) Muhammad Toyib
Kronologi : Kamis 30 Agustus 2020 korban muhamad toyib sedang melintas di jalan menuju ke arah bandara. Para pelaku bersembunyi di pinggir jalan kemudian pelaku yoel mirin memanah korban hingga terjatuh. Korban berdiri dan berusaha melarikan diri ke arah Dekai. Namun saudara yepi magayang (vonis 8 tahun) bersama senat soll dan temius magayang (dpo) mengejar korban dan melakukan penganiayaan menggunakan parang sehingga korban meninggal dunia.

Atas pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan sebelumnya, maka pasal hukum yang akan dikenakan adalah: pasal 1 ayat (1) uu darurat no. 12 tahun 1951 jo pasal 55 KUHPidana. Secara bersama-sama dan tanpa hak menerima, mencoba memperoleh, menyerahkan atau mencoba menyerahkan, menguasai, membawa, mempunyai persediaan padanya atau mempunyai dalam miliknya, menyimpan, mengangkut, atau menyembunyikan sesuatu senjata api, amunisi atau bahan peledak, sebagaimana dimaksud dengan ancaman hukuman maksimal hukuman mati atau hukuman penjara seumur hidup atau hukuman penjara sementara setinggi-tingginya dua puluh tahun.

pasal 187 KUHP. Kejahatan yang membahayakan keamanan umum bagi orang atau barang, sebagaimana dimaksud dalam dengan ancaman hukuman maksimal hukuman penjara 12 tahun atau seumur hidup. Pasal 338 KUHP, Kejahatan terhadap nyawa sebagaimana dimaksud dengan ancaman hukuman maksimal hukuman penjara 15 tahun. (rls)

Kuliah Umum di STIH Manokwari, Bamsoet: Dana Otsus Harus Mampu Tingkatan Mutu Pendidikan

0
Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo saat mengisi Kuliah Umum Kebangsaan STIH Manokwari secara virtual pada Rabu, 1 September 2021.

JAKARTA – Ketua MPR RI Bambang Soesatyo mengungkapkan, sebagaimana diatur dalam UU Nomor 2 Tahun 2021, Dana Otsus untuk Papua (Provinsi Papua dan Provinsi Papua Barat) akan terus diberikan hingga tahun 2041. Jumlahnya ditingkatkan dari 2 persen menjadi 2,25 persen dari plafon Dana Alokasi Umum Nasional. Menjadikan dana Otsus Papua meningkat dari Rp 7,6 triliun pada tahun 2021 menjadi Rp 8,5 triliun untuk tahun 2022.

“Salah satu penggunaan dana Otsus ditujukan untuk peningkatan sektor pendidikan masyarakat di Tanah Papua. Sepanjang tahun 2020, Provinsi Papua mendapat alokasi anggaran pendidikan Rp 1,62 triliun dari total dana Otsus Papua sebesar Rp 5,29 triliun. Sementara Provinsi Papua Barat menerima sekitar Rp 470 miliar dari total dana Otsus Papua Barat Rp 1,7 triliun. Namun Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melaporkan mereka tidak pernah mendapatkan informasi tentang penggunaan dana Otsus Papua untuk sektor pendidikan tersebut. Karenanya peningkatan dana Otsus Papua yang sejalan dengan peningkatan dana untuk sektor pendidikan, harus dibarengi dengan transparansi penggunaan anggaran,” ujar Bamsoet dalam Kuliah Umum Kebangsaan di Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) Manokwari, secara virtual dari Jakarta, Rabu (1/9/21).

Turut hadir Ketua STIH Manokwari Filep Wamafma, serta 500 partisipan dari keluarga besar Sivitas Akademika STIH Manokwari.

Ketua DPR RI ke-20 ini menekankan, pendidikan merupakan landasan fundamental bagi kemajuan suatu bangsa. Melalui pendidikan akan lahir sumberdaya manusia yang dapat diandalkan bagi pemajuan pembangunan nasional. Karenanya apresiasi perlu diberikan kepada STIH Manokwari sebagai salah satu entitas pendidikan tinggi di Papua, yang mengusung moto pendidikan merupakan faktor kunci bagi perlindungan, pemberdayaan, penghormatan, dan keberpihakan terhadap rakyat Papua.

“Namun harus diakui, keterbatasan akses pendidikan masih menjadi persoalan yang dihadapi banyak pemuda di berbagai wilayah Nusantara, termasuk di Papua. Namun kondisi ini hendaknya tidak menyurutkan semangat untuk terus belajar dan berjuang,” tandas Bamsoet.

Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) ini menambahkan, semua pihak dapat belajar dari para pemuda Papua yang berhasil mengukir prestasi membanggakan, di tengah berbagai keterbatasan dan banyaknya tantangan yang harus dihadapi. Antara lain, Vanda Korisano dan Martha Itaar yang menjadi pilot Garuda Indonesia setelah menyelesaikan pendidikan di Nelson Aviation College, Selandia Baru, dan di Sekolah Penerbangan Ganesha, Jakarta.

“Bob Royend Sabatino Kaway dan Thinus Lamek Yewi, pelajar SMA Advent Doyo Baru, Distrik Waibu, Desa Doyo Baru, Kabupaten Jayapura, yang berhasil mewakili Indonesia masuk tim penelitian NASA pada Maret 2016. Ada Septinus George Saa yang berhasil menjuarai kompetisi kelas dunia, First Step to Nobel Prize dalam bidang Fisika pada tahun 2004 saat masih menjadi pelajar SMA. Setelah tamat SMA, George melanjutkan studi dengan gelar sarjana dalam bidang Aerospace Engineering di Florida, Amerika Serikat, dan melanjutkan pendidikan S2 jurusan teknik material di Inggris,” tutur Bamsoet.

Wakil Ketua Umum Partai Golkar ini juga menyoroti pentingnya menjaga kemajemukan yang telah menjadi realitas sosial sekaligus fitrah kebangsaan yang tidak dapat diingkari dan dipungkiri. Keberagaman telah menghimpun dan menyatukan bangsa Indonesia dalam satu bahtera besar bernama Indonesia, yang menjadi ‘rumah bersama’ bagi lebih dari dari 270 juta rakyat Indonesia, yang terdiri dari sekitar 1.340 suku, yang memiliki 733 bahasa, serta menganut 6 agama dan puluhan aliran kepercayaan. Masing-masing hadir dengan identitas budaya, kearifan lokal, keunikan, dan ciri khasnya sendiri.

“Dengan kemajemukan yang dimiliki serta kondisi geografis sebagai negara kepulauan dengan potensi kekayaan sumber daya alam yang melimpah, menempatkan Indonesia sebagai center of gravity bagi kepentingan komunitas global. Menjadikan kita dalam posisi rentan terhadap pengaruh dan infiltrasi asing. Maka penghormatan terhadap nilai kebhinekaan dalam bingkai NKRI menjadi syarat mutlak untuk menjaga kedaulatan sebagai sebuah bangsa,” sorot Bamsoet.

Kepala Badan Hubungan Penegakan Hukum, Pertahanan dan Keamanan Kadin Indonesia ini menjelaskan, mengelola keberagaman bukan dimaknai dengan memaksakan keseragaman. Tetapi lebih pada penghormatan terhadap adanya perbedaan. Menekankan bahwa keberagaman adalah kekayaan yang menyatukan, bukan perbedaan yang memisahkan. Mengelola keberagaman dan merawat kebhinekaan menuntut peran serta segenap pemangku kepentingan. Tidak hanya pemerintah, melainkan juga masyarakat, utamanya generasi muda bangsa, dan terkhusus lagi adalah para mahasiswa.

“Sebagai insan cendekia yang memiliki kompetensi akademis dan pemikiran analitis, mahasiswa adalah sumberdaya potensial yang diharapkan mampu menyikapi keberagaman dan menarasikan pentingnya merawat kebhinekaan dengan kedewasaan pemikiran. Mahasiswa adalah agen perubahan yang dengan idealismenya harus mampu membangun kesadaran serta mempengaruhi dan memobilisasi masyarakat untuk senantiasa menempatkan persatuan dan kesatuan bangsa sebagai prioritas keberpihakan,” pungkas Bamsoet. (*)

Banyak Youtuber Saling Hina Agama, STIH Manokwari Gelar Kuliah Kebangsaan Bersama Ketua MPR RI

0
Tangkapan layar kuliah umum STIH Manokwari bersama ketua MPR RI, H. Bambang Soesatyo, S.E., M.B.A. (Foto/Jagaindonesia.com)

MANOKWARI, JAGAINDONESIA.COM – STIH Manokwari menggelar Kuliah Umum Kebangsaan bersama MPR RI pada Rabu, 1 September 2021 yang diikuti oleh peserta secara virtual. Agenda ini digelar dengan tema “Peran Mahasiswa Dalam Merawat Kebhinekaan.”

Ketua STIH Manokwari, Dr. Filep Wamafma menyampaikan pentingnya meneguhnya kembali nilai-nilai kebangsaan dan kebhinekaan di tengah-tengah mahasiswa saat ini mengingat masih adanya isu sara yang berkembang di tengah masyarakat.

“Kita lihat akhir-akhir ini, banyak fenomena saling cela agama satu sama lain. Kristen hina islam, islam hina Kristen. Ruang virtual dijadikan ajang sebar kebencian. Karena itu saya ingin meneguhkan kembali semangat saling menghargai satu sama lain.” Kata Filep Wamafma saat dimintai keterangan usai kegiatan.

Dalam rangkaian acara tersebut, STIH Manokwari juga menampilkan video pendek terkait makna kebhinekaan yang diisi oleh Mahasiswa STIH Manokwari. Mereka menyampaikan nilai cinta kasih antar sesama anak bangsa diatas banyaknya perbedaan suku, ras, agama, dan warna kulit.

Selain itu, Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo menyampaikan bahwa tema merawat kebhinekaan adalah isu yang tidak boleh absen dalam pergumulan dialektika pada berbagai forum diskusi, utamanya dalam mimbar akademis. Hal itu karena kemajemukan adalah realitas sosial yang telah melekat sejak Indonesia berdiri. Keberagaman telah menghimpun seluruh rakyat Indonesia dalam satu bahtera besar yakni, Indonesia.

Oleh karena itu, Bamsoet menyebut bahwa merawat kebhinekaan harus dijalin dan diperjuangkan bersama. Mengingat berkembangan zaman yang semakin pesat, maka ancaman dan tantangan juga semakin nyata.

Diakhir kuliah umum, Bamsoet berharap anak-anak muda Papua kelak mampu menjadi motor penggerak perubahan, utamanya di tanah Papua. (KR)

Menko PMK : Pemerintah Siapkan Strategi Hadapi Endemi Covid-19

0

Jakarta – Menko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Muhadjir Effendy) menyebut pemerintah tengah menyiapkan strategi menghadapi endemi, bila Covid-19 dapat bertahan dalam jangka waktu lama di Indonesia.

“Artinya nanti akan menjadi wabah yang sifatnya sporadis di tempat-tempat tertentu seperti flu, demam berdarah, dan seterusnya,” jelasnya.

Menurutnya, disiplin protokol kesehatan menjadi cara untuk mencegah penularan Covid-19. Diharapkan warga menjadikan protokol kesehatan sebagai bagian kehidupan sehari-hari terutama memakai masker, mencuci tangan, dan menghindari kerumunan.

Ia melanjutkan, pemerintah terus melakukan pengawasan dan evaluasi terhadap pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang berlangsung sampai penanganan Covid-19 dianggap terkendali.

Pada kesempatan itu, Muhadjir juga mewanti-wanti agar pembagian bantuan sosial kepada masyarakat benar-benar terlaksana dengan baik dan tepat sasaran. Jangan sampai ada masyarakat yang berhak namun tidak memperoleh bantuan.

“Kalau ada laporan atau mumpung saya di sini silakan melapor mana yang tidak merata, siapa yang nggak kebagian nanti saya catat biar segera saya tangani. Pokoknya tidak boleh ada orang yang berhak kemudian tidak dapat,” tukasnya. (rls)

Kapolri Minta Terapkan Pendekatan Adat Istiadat Ajak Warga Papua Barat Isolasi di Isoter

0

PAPUA BARAT – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meminta untuk menerapkan pendekatan kearifan lokal atau menyesuaikan dengan adat istiadat setempat, guna mengajak warga Papua Barat yang terpapar Covid-19, mau di karantina di lokasi Isolasi Terpusat (Isoter).Hal tersebut disampaikan Sigit saat memimpin rapat bersama Forkopimda Provinsi, Kota/Kab se-Papua Barat terkait penanganan dan pengendalian Covid-19, bersama dengan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Sabtu (28/8/2021).

Sigit menambahkan, pendekatan itu harus dilakukan oleh personel TNI, Polri bersama Pemda dengan bersinergi dengan seluruh elemen masyarakat setempat. “Upaya menggeser isoman ke isoter perlu dilakukan secara maksimal dengan bantuan Pemerintah Daerah (Pemda), seluruh tokoh masyarakat, tokoh adat. Serta perlu penjelasan secara baik dengan menyesuaikan adat istiadat setempat yang dapat memberikan ketenangan kepada masyarakat ketika akan mengajak ke isoter,” kata Sigit dalam arahannya.

Mantan Kapolda Banten ini memaparkan, tingkat isolasi mandiri di Papua Barat, saat ini tecatat ada 411 kasus atau sekira 82 persen dari kasus aktif. Sedangkan, lokasi isoter yang ada di Papua Barat saat ini telah tersedia sebanyak 13 lokasi, dengan kapasitas 855 tempat tidur. Dari jumlah itu, 19 telah terpakai dan 836 masih belum.

Sementara itu, mantan Kabareskrim Polri ini menuturkan bahwa, sosialisasi terhadap masyarakat untuk menjalani isolasi di isoter harus lebih diperkuat. Menurutnya, isoter yang disediakan saat ini sudah dilengkapi dengan fasilitas memadai dan mendapatkan pengawasan penuh dari tenaga kesehatan (nakes).Dengan begitu, sambung Sigit, tingkat kesembuhan seseorang dari paparan virus corona akan semakin tinggi.

Tak hanya itu, dengan disegerakannya isolasi di isoter maka akan menjauhkan keluarga dan rekan-rekan lainnya dari penyebaran virus corona.”Tetap lebih diutamakan isolasi atau karantina di Isoter karena di bawah pengawasan tenaga medis,” ujar Sigit.

Tak lupa, Sigit juga tetap mendorong Forkopimda Mimika melakukan strategi pengadilan Covid-19, yakni prokes ketat 3M, penguatan 3T (Tracing, Testing dan Treatment) serta akselerasi program vaksinasi massal.Sigit juga berharap, Forkopimda bersama masyarakat sama-sama terus bersinergi untuk mempertahankan tren penyebaran virus corona.

Pasalnya, dari 34 provinsi di Indonesia, Papua Barat menjadi wilayah yang paling sedikit untuk kasus aktif di skala nasional.Dengan mempertahankan tren positif, Sigit menyebut hal itu akan mempengaruhi kelonggaran-kelonggaran terhadap aktivitas masyarakat. Jika sisi kesehatan warga bisa dijamin, sambung Sigit, roda perekonomian pun akan bergerak seperti sediakala, namun tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan.

“Ketika kasus Covid-19 di bisa terkendali, maka secara otomatis daerah tersebut akan mendapat pelonggaran dan aktivitas ekonomi masyarakat bisa kembali berjalan dengan lebih baik. Tentunya ini menjadi tanggung jawab bersama Pemerintah, baik Pusat maupun Daerah, dan seluruh masyarakat. Dalam Inmendagri nomor 36 dan 37 tahun 2021 terdapat perluasan pelonggaran di sektor pendidikan, sektor non esensial, restoran, pusat perbelanjaan, resepsi pernikahan, fasilitas umum dan kegiatan seni budaya,” papar Sigit.

Lebih dalam, Sigit menyatakan, penanganan dan pengendalian Covid-19 di Papua Barat, juga bisa dilakukan dengan percepatan atau akselerasi vaksin, sebagaimana target dari Presiden Joko Widodo (Jokowi). Guna akselerasi vaksin, Sigit berharap prajurit TNI, Polri, Pemda dan masyarakat melakukan sosialisasi dan imbauan kepada masyarakat tentang pentingnya disuntik vaksin. Kemudian, melakukan jemput bola untuk melakukan vaksin di sekolah, gereja hingga desa-desa.

“Lakukan sosialisasi terhadap lokasi atau gerai vaksinasi dan strategi vaksinasi agar masyarakat mengetahui kegiatan vaksinasi yang perlu percepatan. Lakukan sosialisasi kepada para tokoh adat, masyarakat gereja untuk mengajak masyarakat melaksanakan vaksinasi. Lakukan terobosan kreatif dengan strategi vaksinasi mobile atau door to door, vaksinasi massal di sekolah dan gereja, vaksinasi massal di rumah kepala adat/desa, vaksinasi bakar batu,” kata Sigit mengakhiri pengarahannya. (**)

Bareskrim Akan Panggil Olivia Jensen Soal Dugaan Penodaan Kehormatan Bendera

0
Olivia Jansen diduga lempar bendera merah putih saat buat konten berjoget di TikTok hingga dikritik oleh netizen.

JAKARTA – Artis Olivia Jensen dilaporkan ke Bareskrim Polri karena diduga melakukan penodaan terhadap kehormatan bendera negara. Dittipidum Bareskrim segera melakukan pemanggilan terhadap Olivia Jensen.

“Siapapun yang terkait akan diklarifikasi,” ujar Dirtipidum Bareskrim Brigjen Andi Rian Djajadi, Senin (30/8/2021).

Brigjen Andi belum membeberkan kapan polisi bakal memanggil Olivia Jensen. Hanya, dia menyebut akan memulai dengan memanggil pelapor terlebih dahulu.

“Dimulai dari pelapor dulu tentunya,” katanya.

Lebih lanjut, Brigjen Andi menjelaskan kasus tersebut sudah masuk ke tahap penyelidikan. Kini, jajarannya sedang melakukan proses klarifikasi.

“LP nya baru diterima minggu lalu, sedang proses klarifikasi pada tahap penyelidikan tentunya,” tutur Brigjen Andi.

Sementara itu, pelapor Olivia Jensen, yakni Direktur Lembaga Bantuan Hukum Pengurus Besar Serikat Mahasiswa Muslimin Gurun Arisastra, meminta polisi terus mengusut kasus itu. Gurun mengaku tidak terima apabila laporannya terhadap Olivia Jensen dihentikan karena Bareskrim tidak menemukan niat Olivia dalam menodakan kehormatan bendera negara.

“Saya tidak sependapat dan keberatan jika nantinya kasus dihentikan karena tidak ditemukannya niat,” ucap Gurun.

“Tugas polisi mencari dua alat bukti mengenai adanya unsur kesengajaan (dolus) atau lalai (culpa). Itu ya tugas hakim yang mempertimbangkan dan menentukan dalam putusannya,” sambungnya.

Sebelumnya, artis Olivia Jensen dilaporkan ke Bareskrim Polri atas dugaan penodaan kehormatan bendera negara. Kabareskrim Polri Komjen Agus Andrianto mengatakan pihaknya sedang mencari niat Olivia Jensen, yang membuat konten melempar bendera Merah-Putih.

“Sedang dikaji. Niatnya untuk menodakan bendera ini yang sedang kita dalami,” ujar Agus saat dimintai konfirmasi, Sabtu (28/8).

Namun Agus menyebut ada kemungkinan proses terhadap Olivia Jensen tidak dilanjutkan. Menurutnya, apabila Olivia tidak berniat menodakan bendera negara, Olivia dianggap hanya membuat konten sehingga proses tidak berlanjut.

“Bila tidak ada niat untuk itu, unsur pasalnya tidak bisa terpenuhi. Karena dia melakukan itu untuk konten media sosial yang bersangkutan,” tuturnya. (rls)

Berita Terbaru