Free Porn
Kamis, 30 Mei 2024
Beranda Hukum Kasus Jalan Simei-Obo Terkesan Lamban, Masyarakat Akan Tempuh dengan Bantuan Pengacara

Kasus Jalan Simei-Obo Terkesan Lamban, Masyarakat Akan Tempuh dengan Bantuan Pengacara

BINTUNI, JAGAINDONESIA.COM – Kasus korupsi proyek jalan Simei-Obo ramai diperbincangkan publik. Banyak masyarakat setempat yang mempertanyakan perkembangan kasus dan menantikan kejelasan penyelesaian kasus tersebut.

“Kasus ini menjadi misteri, walau rakyat dua kampung sudah datang melaporkan kasus ini pada yang berwajib, namun hingga kini belum juga jelas. Ada apa dan ada siapa di balik kasus ini sehingga hukum negara ini tidak mampu ditegakkan. Saya khawatir hukum bisa dibeli sehingga kasus ini terkesan dibiarkan,” ungkap Sander Werbete pada media ini, Minggu (12/5/2024)

“Kasus jalan Simei-Obo sudah berjalan dari tahun 2023 hingga hari ini tahun 2024, kenapa pihak kepolisian tidak bisa temukan pelakunya. Maaf kata dari judulnya ‘jalan Simei Obo’ itu saja sudah terdapat kesalahan dari peta kabupaten, ada perencanaan yang salah dari Bappeda kabupaten Teluk Bintuni. Kalau judulnya jalan Obo kami rasa benar tapi dananya kan sudah terpakai lenyap di perjalanan,” katanya.

Ia berharap pihak berwenang segera menuntaskan kasus tersebut. Manurutnya masyarakat terus menunggu kejelasan kasus ini dengan terus berupaya melalui jalan yang bisa ditempuh sebagai rakyat kecil.

“Kami ini rakyat kecil kami tidak punya banyak biaya untuk bayar sana sini. Kami masih meyakini teriakan kami dari desa, dusun dan kampung kami, Negara akan hadir untuk melihat kami melalui perpanjangan tangan negara yakni kepolisian negara sebagai penegak hukum,” ujarnya.

“Tapi jika hingga kini tidak ada keadilan dan tidak ada penegakan hukum terhadap kasus ini, saya kasih tahu saja, mari kita lihat ke depan ini jika tidak ada penegakan hukum untuk kasus ini kami sudah tidak percaya kepada hukum negara ini, dan kami akan pakai cara kami,” demikian tutupnya. (MW)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Terkini

- Advertisment -