Selasa, 20 Oktober 2026
No menu items!
Beranda blog Halaman 196

Enam Polda Jadi Prioritas Tangani Karhutla

0
Enam Polda Jadi Prioritas Tangani Karhutla (Foto: Divisi Humas Polri)

JAKARTA, JAGAINDONESIA.COM – Sebanyak enam Kepolisian Daerah (Polda) menjadi prioritas Polri dalam mencegah dan melakukan penindakan hukum tindak pidana kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

“Ada 6 Polda prioritas, seperti Riau, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah dan juga Sumatera Selatan,” kata Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono usai penandatanganan surat keputusan bersama tentang penegakan hukum Karhutla di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (6/5/2021).

Argo mengatakan ada koordinasi dan komunikasi di tingkat Mabes Polri dan keenam Polda serta jajaran bagaimana upaya mencegah terjadinya karhutla.

Seperti di tahun 2019 dan 2020 jumlah kasus kebakaran hutan baik dari segi jumlah titik api dan luas area yang terbakar turun mencapai 81 persen.

“Tentunya disana selain dari Mabes Polri ada komunikasi, koordinasi dengan instansi terkait, di tingkat Polda juga ada koordinasi bagaimana pencegahan disana,” tutur Argo.

Adanya penurunan titik api dari tahun 2019 dan 2020, lanjut Argo, yang pertama dilakukan adalah melengkapi peralatan untuk memantau percikan api, sehingga api dapat cepat dikendalikan.

Selain itu juga, ada kreasi berupa aplikasi yang dibuat oleh Polda bersama instansi terkait dalam upaya penanggulangan kebakaran hutan dan lahan. Seperti aplikasi LembuSwarna di Polda Kalimantan Tengah atau Lancang Kuning di Polda Riau.

“Ada beberapa kreasi juga di Polda bersama instansi terkait bagaimana memadamkan secepatnya titik api itu jangan sampai meluas,” ucap Argo.

Terkait penegakan hukum karhutla, lanjut Argo, antara Polri dengan kejaksaan, setelah Kepolisian melakukan penyelidikan dan penyidikan, Polri akan berkoordinasi dengan kejaksaan, terkait dengan saksi ahli yang dilibatkan, terkait juga dengan petunjuk yang lain.

“Kami komunikasikan, kami koordinasikan dengan kejaksaan sehingga tidak ada bolak balik berkas perkara,” ujarnya.

Upaya pencegahan dan penegakan hukum secara terpadu ini, kata Argo, sesuai dengan instruksi presiden, dengan harapan tidak ada lagi komplain dari negara tetangga terkait asap yang disebabkan oleh kebakaran hutan dan lahan di Indonesia.

“Dengan adanya kegiatan bersama secara terpadu ini kita meminimalisasi, seperti saat ini kita ketahui bersama kejadian kathutla sangat minim, tidak ada komplain dari negara tetangga seperti waktu tahun 2015,” ujarnya.

Selain itu, harapan lainnya dalam keterpaduan antara Polri, Kejaksaan Agung dan KLHK dalam mencegah dan penegakkan hukum tindak pidana karhutla adalah kesadaran masyarakat untuk menjaga hutan demi masa depan generasi berikutnya.

“Kita berharap masyarakat sadar akan hutan, bahwa hutan merupakan sumber air yang kita dijaga bersama, jangan sampai dibuat untuk hal-hal yang merusak lingkungan walau motif ekonomi atau apapun, ini harus kita jaga jangan sampai nanti anak cucu kita yang menanggung,” ujar Argo. (rls)

Kapolri Minta Bhabinkamtibmas Jadi Problem Solving Masyarakat

0
(Foto: Divisi Humas Polri)

JAKARTA, JAGAINDONESIA.COM – Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo meminta para Bhabinkamtibmas berperan menjadi problem solving saat bertugas di tengah-tengah masyarakat. Salah satunya memberikan pendampingan hukum misalnya meluruskan berita-berita hoax.

“Pada saat situasi pandemi ini, polisi yang paling pinter ya Bhabinkamtibmas. Mereka bisa menjadi guru, bisa menjadi ustad, teman curhat dan sebagainya,” kata Sigit saat melaunching aplikasi Binmas Online System (BOS) di Gedung PTIK Polri, Jakarta Selatan, Rabu (5/5/2021).

Peluncuran aplikasi ini merupakan komitmen dan pemantapan program pemolisian yang Presisi (Prediktif, Responsibilitas dan Transparansi Berkeadilan) Kapolri. Aplikasi BOS itu sendiri berada di bawah jajaran Korps Bina Masyarakat (Korbinmas) Baharkam Polri. Program tersebut juga bisa dimanfaatkan untuk internal Polri maupun eksternal atau masyarakat umum.

“Melalui aplikasi ini maka bhabinkamtibmas bisa membantu informasi awal kepada masyarakat dalam mendapatkan info dan sharing,” ungkap Sigit.

Mantan Kabareskrim ini menjelaskan, pemanfaatan aplikasi BOS di internal diantaranya adalah untuk membuat laporan terkait dengan kegiatan-kegiatan Bhabinkamtibmas yang merupakan garda terdepan Kepolisian di lini masyarakat.

“Sehingga seluruh informasi yang ada ini bisa terlapor ke pusat dan kemudian disatukan dalam 1 sistem Big Data,” ujar Sigit.

Aplikasi BOS ini juga memperkuat pemolisian Presisi terkait dengan Prediktif. Pasalnya, hal itu bisa memanfaatkan Artificial Intelligence sehingga bisa mencegah atau mengantisipasi segala bentuk gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

“Tentunya kami harapkan bisa semakin mendukung dalam upaya melaksanakan program pemolisian yang Prediktif,” ucap mantan Kapolda Banten tersebut.

Dengan diluncurkannya aplikasi ini, Sigit menyebut, kedepan bakal melakukan integrasi dengan Kementerian/Lembaga Negara lainnya sehingga terciptanya pelayanan yang berintegrasi.

“Tentunya ini akan memudahkan masyarakat untuk mendapatkan pelayanan tanpa perlu repot-repot hadir ke kantor Polisi. Walaupun kami perintahkan ke seluruh anggota tetap turun ke masyarakat untuk terus berikan pelayanan terbaik,” ujar Sigit. (rls)

Unggah Konten Ujaran Kebencian, Satgas Nemangkawi Tangkap Pemilik Akun Ini

0
(Foto: Divisi Humas Polri)

JAKARTA, JAGAINDONESIA.COM – Satuan Tugas (Satgas) Nemangkawi menangkap pemilik akun Facebook Enago Wamoki bernama harun Gobai yang mengunggah konten terkait isu genosida warga Papua yang diduga mengandung ujaran kebencian.

Gobai ditangkap pada Rabu (5/5) saat sedang berada di Mess Ridje Camp Barak U PT Freeport Mile 72, Tembarapura, Kabupaten Mimika, Papua.

“Satgas Siber Ops Nemangkawi menangkap pemilik akun Facebook Enago Wamoki penyebar hatespeech diatas,” kata Kasatgas Humas Operasi Nemangkawi, Kombes Iqbal Alqudusy kepada wartawan, Kamis (6/5/2021).

Iqbal menerangkan bahwa setidaknya ada dua konten yang diduga melanggar aturan pidana. Pertama, narasi diunggah oleh akun tersebut pada 20 April 2021 sekitar pukul 03.42 WIT.

Adapun tulisan unggahan itu ialah: ‘Seluruh orang PAPUA yang ada di PAPUA sorong sampai merauke hati-hati keluar masuk karena kita orang PAPUA itu pandangan Negara NKRI dalam hal TNI/POLRI, BIN BAIS, KOPASUS dll pandangan mereka kita itu semua TPNPB/OPM karena alasan tujuan mereka semua OAP yang ada di PAPUA musnakan/habiskan diatas tanahnya sendiri’.

Kemudian, jauh sebelum itu dia pun pernah menggungah cuitan terkait tudingan kegagalan pemerintah dalam mengimplementasikan Otonomi Khusus (Otsus) sehingga berujung pada serangkaian kekerasan di Papua. Unggahan itu dibuat pada Juli 2020 lalu.

“Polri akan terus melakukan penegakan hukum terhadap akun-akun provokasi yang menimbulkan kebencian, permusuhan berdasarkan SARA, saat ini tersangka diperiksa di Polres Mimika. Melewati pemeriksaan digital Forensik terhadap barang bukti dan berkoordinasi dengan pengacara tersangka serta para ahli,” katanya.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 45 a Ayat (2) jo Pasal 28 Ayat 2 UU No. 19 Tahun 2016 tentang perubahan UU No. 11 Tahun 2008 yang berbunyi ‘setiap orang dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan informasi yang di tunjukan untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu dan/atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan atas suku,ras,dan antar golongan (SARA)’. (rls)

Kunjungan Kerja Presiden Jokowi Ke Jawa Timur

0
Presiden Joko Widodo saat hendak bertolak menuju Provinsi Jawa Timur dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada Kamis, 6 Mei 2021. (Foto: BPMI Setpres/Lukas)

JAGAINDONESIA.COM – Presiden Joko Widodo pada Kamis pagi, 6 Mei 2021, bertolak menuju Provinsi Jawa Timur dalam rangka kunjungan kerja.

Kepala Negara bersama rombongan terbatas lepas landas dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, sekira pukul 07.00 WIB menuju Bandar Udara Internasional Juanda, Kabupaten Sidoarjo.

Setibanya di Bandar Udara Internasional Juanda, Presiden diagendakan untuk langsung menuju Pusat Pemasaran dan Distribusi Ikan (PPDI) Brondong yang terletak di Kabupaten Lamongan. Di sana, Presiden akan meninjau sarana dan prasarana fasilitas perikanan tersebut serta berdialog dengan perwakilan nelayan setempat.

Masih di Kabupaten Lamongan, Presiden juga direncanakan untuk meninjau pabrik pengolahan makanan laut yang menjalankan ekspor hasil olahan ke mancanegara.

Selepas kunjungan tersebut, Kepala Negara akan bergerak menuju Kota Surabaya untuk mengunjungi fasilitas pengolahan sampah menjadi energi listrik (PSEL) yang berada di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Benowo, Kota Surabaya. Fasilitas yang akan menjadi percontohan bagi pengembangan pengelolaan sampah menjadi energi listrik di daerah-daerah lainnya tersebut akan diresmikan langsung oleh Presiden Joko Widodo.

Untuk diketahui, pembangunan fasilitas pengelolaan sampah menjadi energi listrik di sejumlah daerah prioritas telah sejak lama dibahas oleh Presiden beserta jajaran terkait pada rapat terbatas yang digelar pada 16 Juli 2019 lalu. Semangat dari pembangunan fasilitas tersebut tidak hanya terletak pada urusan penyediaan listrik semata, tapi juga hendak membenahi salah satu permasalahan soal manajemen sampah utamanya di kota-kota besar.

Setelah melakukan peninjauan dan peresmian tersebut, Presiden diagendakan untuk bertolak kembali menuju Jakarta pada sore harinya.

Turut serta dalam penerbangan menuju Provinsi Jawa Timur antara lain Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono, Sekretaris Militer Presiden Marsda TNI M. Tonny Harjono, Komandan Paspampres Mayjen TNI Agus Subiyanto, serta Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin. (rls)

Kunjungi PPDI Brondong, Presiden Jokowi Berdialog dengan Para Nelayan

0
Presiden Joko Widodo saat berdialog dengan para nelayan di Pusat Pemasaran dan Distribusi Ikan (PPDI) Brondong Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, pada Kamis, 6 Mei 2021. (Foto: BPMI Setpres/Lukas)

JAGAINDONESIA.COM – Presiden Joko Widodo mengunjungi Pusat Pemasaran dan Distribusi Ikan (PPDI) Brondong dalam kunjungan kerjanya ke Kabupaten Lamongan, Provinsi Jawa Timur, pada Kamis, 6 Mei 2021. PPDI Brondong berlokasi di Pelabuhan Perikanan Nusantara Brondong yang menjadi tempat bongkar muat dan fasilitas penunjang perdagangan perikanan bagi nelayan dan industri perikanan setempat.

Di lokasi tersebut, selain meninjau sarana dan prasarana PPDI Brondong, Kepala Negara secara khusus ingin bertemu dan berdialog langsung dengan para nelayan setempat untuk mengetahui kondisi para nelayan serta sektor perikanan di sana. Selain itu, Presiden juga tampak meninjau kapal-kapal milik nelayan yang tengah bersandar di sekitar area pelabuhan.

“Saya ingin melihat secara langsung keadaan dan situasi nelayan selama pandemi. Tadi disampaikan oleh Pak Agus (nelayan setempat) bahwa kondisi nelayan di sini tidak ada masalah dan bisa melaut seperti biasa, hasilnya juga normal,” ujar Presiden dalam keterangannya selepas berdialog dengan para nelayan.

Melalui dialog tersebut, Kepala Negara juga mengetahui kebutuhan para nelayan yang dapat segera ditindaklanjuti oleh pemerintah pusat untuk mendukung aktivitas mereka. Beberapa kebutuhan yang disampaikan antara lain pengerukan di sejumlah lokasi sekitar perairan di pelabuhan yang mengalami pendangkalan sehingga menghambat aktivitas nelayan setempat untuk berlayar. Selain itu, perbaikan sejumlah fasilitas di pelabuhan juga menjadi hal yang dibutuhkan para nelayan.

“Tadi ada keluhan mengenai pendangkalan di pelabuhan di dua lokasi yang dimintakan untuk dikeruk. Saya sampaikan nanti dua tiga bulan akan segera dilakukan pengerukan termasuk juga lampu haluan untuk ditinggikan dan diperbaiki,” kata Presiden.

“Sudah saya sanggupi dan kita harapkan beberapa perbaikan tadi nanti bisa meningkatkan perbaikan kesejahteraan nelayan karena akan mempermudah aktivitas berlabuh dan bongkar (hasil tangkap),” imbuhnya.

Kabupaten Lamongan sendiri memiliki potensi perikanan yang cukup besar. Pada tahun 2020 lalu misalnya, sektor perikanan budidaya setempat mampu menghasilkan sebesar 59.728,16 ton. Sementara dari sektor perikanan tangkap, pada tahun 2020 lalu kabupaten tersebut mencatatkan produksi sebesar 76.692,96 ton.

Turut hadir dalam acara kunjungan dan dialog tersebut antara lain Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, dan Bupati Lamongan Yuhronur Efendi. (rls)

Polri: Munarman Terlibat Kegiatan Baiat di Sejumlah Wilayah

0
(Foto: Divisi Humas Polri)

JAKARTA, JAGAINDONESIA.COM – Polri sampai saat ini masih terus melakukan pemeriksaan mendalam terhadap mantan sekretaris umum FPI Munarman yang ditangkap. Dia diamankan terkait dugaan tindak pidana terorisme.

Karopenmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Rusdi Hartono, menerangkan terduga teroris Munarman selama ini diduga ikut serta dalam kegiatan baiat yang dilakukan dibeberapa wilayah di Indonesia.

“Dikatakan dari awal ya, yang bersangkutan terlibat dalam kasus pembaiatan. Baik itu pembaiatan yang ada di Jakarta, Makassar atau Medan,” ujar Rusdi kepada wartawan, Senin (3/5/2021).

“Sampai dengan saat ini, masih dalam tahap penangkapan dan masih terus didalami,” sambungnya.

Lebih lanjut Rusdi mengatakan, Munarman masih belum dapat ditemui oleh pihak manapun, termasuk kuasa hukumnya. Perlu izin terlebih dahulu dari pihak penyidik untuk bertemu dengannya.

“Tentunya, itu hak dari penyidik sendiri ya. Ketika belum bisa didatangi oleh penasihat hukum ya tidak bisa, karena itu bagian dari proses penyidikan. Tapi, nanti kedepan pun pasti yang bersangkutan akan didampingi oleh kuasa hukumnya,” tukasnya. (rls)

Kasatgas Imbau Kepala Daerah Ikuti Arahan Pusat Terkait Peniadaan Mudik

0
Ketua Satgas Penanganan Covid-19, Doni Monardo, menyampaikan keterangan pers di Kantor Presiden, Jakarta, pada Senin, 3 Mei 2021. (Foto: BPMI Setpres/Kris)

JAKARTA, JAGAINDONESIA.COM – Ketua Satgas Penanganan Covid-19, Doni Monardo, kembali menegaskan terkait ketentuan peniadaan mudik yang telah disampaikan oleh pemerintah. Menurutnya, keputusan peniadaan mudik tersebut diambil melalui berbagai pertimbangan, masukan, dan data-data yang dikumpulkan selama satu tahun terakhir.

Untuk itu, saat menyampaikan keterangan pers bersama Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin di Kantor Presiden, Jakarta, Senin, 3 Mei 2021, Doni mengingatkan para kepala daerah agar mengikuti arahan Pemerintah Pusat tersebut.

“Keputusan dilarang mudik ini mohon kiranya narasinya adalah narasi tunggal. Tidak boleh ada pejabat manapun yang berbeda narasinya dari narasi pusat. Ini adalah keputusan politik negara, Kepala Negara adalah Bapak Presiden Jokowi. Mohon sekali lagi, seluruh komponen bangsa untuk betul-betul mengikuti arahan ini,” tegas Doni.

Menurut Doni, keputusan tersebut penting untuk dilaksanakan karena jika dibiarkan seperti tahun lalu, maka akan terjadi peningkatan kasus positif Covid-19 yang diikuti juga oleh angka kematian. Untuk tahun ini, bahkan setelah Presiden mengumumkan larangan mudik pun masih ada sekitar 7 persen masyarakat yang menyatakan akan tetap melakukan mudik.

“Bahkan sebelum Ramadan pun sudah ada yang kembali ke kampung halaman untuk melakukan berbagai macam aktivitas. Sehingga kalau kita lihat, hampir semua provinsi di pulau Sumatera mengalami kenaikan kasus baik kasus aktif dan juga menurunkan angka kesembuhan, serta meningkat angka kematiannya,” imbuhnya.

Oleh karena itu, Doni mengimbau para kepala daerah terutama di Sumatera, untuk melakukan evaluasi secepat mungkin. Ia juga meminta para kepala daerah tidak terlambat dalam melakukan pengetatan dan melakukan langkah-langkah pencegahan agar kasus positif tidak melonjak secara eksponensial.

“Jangan sampai terlambat karena ketika terlambat melakukan pengetatan dan melakukan langkah-langkah untuk pencegahan, maka kasus eksponensial ini akan tidak terkontrol seperti yang pernah terjadi di Jakarta pada bulan September dan Oktober tahun lalu. Setelah adanya pengenduran terhadap sejumlah kegiatan liburan, maka RS Wisma Atlet mengalami kepenuhan sehingga terjadi antrean ambulans yang cukup panjang. Pengalaman-pengalaman ini diharapkan betul-betul menjadi pelajaran bagi kita semua untuk tidak terulang kembali pada periode yang akan datang,” ungkapnya.

“Kita juga harus belajar dari beberapa negara, khususnya India. Saat ada pelonggaran terhadap kegiatan dan ritual keagamaan dan juga kegiatan budaya serta olahraga yang dikendurkan, maka kasusnya tidak terkontrol. Hari ini rata-rata per hari India mencapai kasus positif lebih dari 400 (ribu) kasus. Ini harus menjadi catatan kita semua bapak ibu sekalian,” tambahnya.

Doni menyebut, larangan mudik dari pemerintah saja tidak akan cukup. Untuk itu, ia juga mengimbau masyarakat untuk turut mengajak orang tua serta keluarga yang berada di kampung halaman untuk bersabar dan tidak mudik. Menurutnya, bersabar adalah salah satu kunci bagi kesuksesan pengendalian pandemi Covid-19.

“Dengan bersabar, kita bisa menyelamatkan banyak orang, baik diri kita sendiri, keluarga kita, dan juga menyelamatkan bangsa kita. Termasuk juga, mereka yang masih punya keinginan untuk mudik, tolong sekali lagi dikendalikan keinginan tersebut, untuk bersabar, jangan mudik,” ujarnya.

“Sekali lagi, komitmen Pemerintah Pusat harus didukung oleh seluruh komponen masyarakat. Mari kita bersabar untuk tidak mudik kali ini. Termasuk juga apabila ada yang lolos, maka seluruh daerah sampai tingkat RT RW mohon kiranya bersedia menyiapkan tempat-tempat karantina bagi mereka yang baru tiba dari berbagai daerah,” tandasnya. (rls)

Pemerintah Akan Tingkatkan Nilai Ekspor Dua Komoditas Pertanian Unggulan Indonesia

0
Menteri Perdagangan, Muhammad Lutfi (Foto: Istimewa)

JAGAINDONESIA.COM – Pemerintah akan mengejar nilai peningkatan nilai ekspor bagi dua komoditas unggulan Indonesia di pasar dunia, yakni sarang burung walet dan tanaman porang. Peningkatan nilai ekspor tersebut dimaksudkan untuk mendapatkan harga terbaik dari pasar dunia yang akan memberikan keuntungan lebih baik bagi para petani dan industri dalam negeri.

Hal itu disampaikan Menteri Perdagangan, Muhammad Lutfi, yang memberikan keterangan bersama Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, di Kantor Presiden, Jakarta, pada Selasa, 4 Mei 2021, selepas rapat terbatas yang dipimpin langsung oleh Presiden Joko Widodo.

“Sarang burung walet ini mempunyai nilai yang luar biasa. Sedangkan Indonesia menjadi produsen utama dari sarang burung walet untuk dunia. Bahkan, kalau tidak salah, hampir 80 persen dari kapasitas dunia disuplai dari Indonesia,” ujar Lutfi.

Pada 2020 lalu, Indonesia mengekspor sarang burung walet dengan nilai total US$ 540 juta dari 1.316 ton sarang burung walet yang berhasil diekspor. Meski demikian, masih terdapat disparitas harga yang sangat besar dari penjualan di pasar dunia tersebut.

“Hal itu terjadi karena memang negara-negara tujuan utama mempunyai harga yang berbeda. Misalnya Hong Kong yang kita menjual lebih dari hampir lebih dari 85 persen dari ekspor kita harga per kilonya itu hanya US$ 88, sedangkan di RRT harga satu kilonya lebih dari US$ 1.500,” ucapnya.

Oleh sebab itu, Kementerian Perdagangan bersama Kementerian Pertanian akan melakukan persamaan aturan dengan satu tujuan yang hendak dicapai, yakni menggalakkan ekspor untuk komoditas tersebut dan berupaya memperoleh hasil terbaik bagi petani dan industri di dalam negeri.

Lutfi mengungkap bahwa dalam kunjungannya ke Tiongkok beberapa waktu lalu, diketahui bahwa pemerintah setempat telah berkomitmen untuk membeli komoditas sarang burung walet Indonesia senilai Rp16 triliun. Pihaknya akan berupaya merealisasikan komitmen tersebut untuk kepentingan petani dan industri lokal.

“Hari ini angka itu baru separuhnya (terealisasi) dan kita akan mengejar target tersebut di akhir 2021,” tuturnya.

Sementara itu, Lutfi juga menjelaskan komoditas unggulan Indonesia lainnya yang mendapat permintaan besar dari pasar dunia, yakni tanaman porang. Tanaman porang ini setelah diolah lebih lanjut dapat menjadi bahan pangan pengganti tepung terigu.

“Makanan baru dari tanaman ini adalah nongluten food atau pengganti tepung terigu. Ini lebih disukai karena lebih sehat dan menjamin kesehatan. Ini menjadi tren dan mendapatkan harga yang luar biasa,” ungkapnya.

Bersama dengan Kementerian Pertanian dan Kementerian Perindustrian, Kementerian Perdagangan akan turut berupaya maksimal untuk dapat meningkatkan ekspor komoditas porang tersebut ke pasar dunia. (rls)

Pemprov Bengkulu Bentuk Tim Percepatan Desa Ekonomi Digital

0
(Foto: Pemerintah Provinsi BENGKULU)

BENGKULU, JAGAINDONESIA.COM – Pemerintah Provinsi Bengkulu akan membentuk Tim khusus guna mempercepat Program Pengembangan Ekonomi Digital Desa.

Hal ini disampaikan Staf Ahli Bidang Ekonomi Keuangan dan Pembangunan, Soemarno, usai memimpin Pemaparan Implementasi Program Akselerasi Ekonomi Digital Desa Dengan Mewujudkan Warkop Digital di Desa dan Kelurahan Provinsi Bengkulu oleh PT. Cybers Bengkulu Indonesia, Selasa (4/5/2021).

“Karena ini sifatnya akseleratif, pertama kita akan menyegerakan SK tim percepatan ini, lalu bagaimana kita mengimplementasikan agar segera tim ini bergerak, kalau bisa dalam 100 hari Gubernur itu sudah dilaksanakan dengan baik,” papar Soemarno.

Soemarno menambahkan, ditargetkan dalam 100 hari kerja Gubernur dan Wakil Gubernur Bengkulu tahap pertama implementasi desa ekonomi digital sudah dapat dilaksanakan.

“Untuk targetnya sendiri setidak–tidaknya per kecamatan satu Desa, kalau bisa lebih, tentu lebih bagus,” tambah Soemarno.

Mewakili PT. Cybers Bengkulu Indonesia, Medi Ario Graha, menjelaskan pemerintah Provinsi Bengkulu sangat mendukung dan antusias dalam penerapan ekonomi digital. Diharapkan ke depan Bengkulu menjadi pelopor masyarakat berbasis ekonomi digital. Medi menyebutkan 5 sampai 10 tahun ke depan ekonomi digital menjadi platform yang besar untuk pergerakan ekonomi.

“Jadi layanan digital itu memudahkan masyarakat, untuk pembayaran–pembayaran tidak perlu harus ke desa tetangga atau ke kecamatan, jadi layanan digital itu hadir ditengah masyarakat. Disana juga ada ruang belajar digital ini juga menjadi tempat pembelajaran, jadi masyarakat menerima transfer ilmu dari luar,” jelas Medi.

Terkait ketersediaan infrastruktur jaringan desa ekomoni digital Kadis Kominfotik Jaduliwan menyatakan siap mendukung dan berkoordinasi bersama mitra Kominfo dalam rangka mendukung program ini.

“Kita tentu akan mendukung, kita akan inventarisasi di mana lokasi–lokasi yang secara digital bisa di implementasikan apakah blank spot atau tidak, ada jaringan fiber optik atau tidak, kita juga akan menggandeng mitra kita, mungkin pada titik tertentu kita membutuhkan provider tentu akan kita komunikasikan,” jelas Jaduliwan. (rls)

Ini Dukungan PT Transjakarta Cegah Kerumunan Di Pasar Tanah Abang

0
(Foto: jakarta.go.id)

JAKARTA, JAGAINDONESIA.COM – PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) memberikan dukungan untuk mendukung mobilitas warga sehubungan dengan upaya mencegah terjadinya kerumunan di kawasan Pasar Tanah Abang. PT Transjakarta menyediakan sebanyak empat layanan khusus yang akan melayani masyarakat di empat stasiun kereta baik dari maupun menuju Stasiun Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Hal ini menjadi tindak lanjut dari arahan Gubenur DKI Jakarta, Anies Baswedan untuk menyediakan bus pengumpan bagi masyarakat menyusul keputusan Kereta Commuter Indonesia (KCI) yang tidak berhenti di Stasiun Tanah Abang sejak Senin (3/5) kemarin. Penyediaan layanan khusus ini juga tertuang dalam Surat Keputusan (SK) Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta Nomor 179 Tahun 2021 tentang Penugasan Kepada Perseroan Terbatas Transportasi Jakarta untuk Penyediaan Layanan Bus Transjakarta Gratis Pendukung Kegiatan Penutupan Operasional di Stasiun Tanah Abang. Keempat layanan khusus tersebut yaitu, Stasiun Tanah Abang-Stasiun Palmerah (TNB 1), Stasiun Tanah Abang-Stasiun Gondangdia (TNB 2), Stasiun Tanah Abang-Stasiun Duri (TNB 3), dan Stasiun Tanah Abang-Stasiun Karet (TNB 4).

Direktur Utama PT Transjakarta, Sardjono Jhony Tjitrokusumo mengatakan, untuk rute-rute tersebut pihaknya menyediakan sebanyak 20 unit bus yang akan melayani masyarakat mulai 3-12 Mei 2021 dengan jam operasional pukul 15.00-18.00 WIB tanpa dikenakan biaya atau gratis.  

“Masyarakat yang menggunakan layanan kereta bisa berpindah moda menggunakan layanan Transjakarta menuju ke tempat tujuan masing-masing. Sehingga, mobilitasnya tetap bisa kami layani,” ujarnya, Selasa (4/5).

Jhony menjelaskan, keempat layanan tersebut hanya akan menaikkan pelanggan dari titik awal hingga titik penurunan akhir saja. Artinya, semua armada yang melintas tidak akan berhenti pada bus stop atau halte yang dilalui oleh rute-rute tersebut.

“Kami juga mengoperasikan layanan Tanah Abang Explorer (GR2) yang akan beroperasi mulai pukul 10.00 sampai 18.00,” terangnya.

Ia menambahkan, PT Transjakarta turut menambah sebanyak 30 unit armada pada rute-rute yang biasa beroperasi di sekitar Tanah Abang, Jakarta Pusat seperti, Tanah Abang-Stasiun Gondangdia (1H), Blok M-Tanah Abang (1N), Tanah Abang-Senen (1R), dan Kampung Melayu-Tanah Abang (5F). Kemudian, Kampung Melayu-Tanah Abang Via Cikini (5M), Kebayoran Lama-Tanah Abang (8C), Tanah Abang-Batu Sari kebon Jeruk (8K), dan Pasar Minggu-Tanah Abang (9D).

“Penambahan ini guna mengantisipasi kemungkinan adanya lonjakan pelanggan,” ungkapnya.

Jhony meminta, pelanggan Transjakarta untuk tetap mematuhi semua protokol kesehatan (prokes) yang berlaku. PT Transjakarta juga menerapkan pembatasan pada jumlah pelanggan sesuai ketentuan yakni maksimal 50 persen dari kapasitas normal.

“Untuk bus gandeng diisi oleh maksimal 60 orang, bus sedang 30 orang, bus kecil 15 orang dan maksimal lima orang untuk angkutan Mikrotrans,” tandasnya.

Untuk diketahui, berikut prokes yang berlaku pada layanan Transjakarta;

1. Pastikan jarak aman ketika memasuki halte dan bus, hindari berdesakkan

2. Duduk dan berdiri pada kursi yang tidak diberi tanda silang

3. Wajib menggunakan masker selama berada didalam bus

4. Hindari kontak fisik dengan sesama pelanggan

5. Dilarang interaksi baik secara langsung maupun melalui handphone selama berada didalam bus

6. Selalu cuci tangan dengan air mengalir sebelum dan sesudah naik bus

7. Sediakan hand sanitizer untuk menjaga kebersihan diri. (rls)

Berita Terbaru