Senin, 22 April 2024
Beranda Berita Daerah Terbukti Berkontribusi bagi Tanah Papua, Anggota DPRD Biak Numfor Dukung Filep Wamafma...

Terbukti Berkontribusi bagi Tanah Papua, Anggota DPRD Biak Numfor Dukung Filep Wamafma Sebagai Calon Gubernur Papua

BIAK, JAGAINDONESIA.COM – Anggota DPRD Biak Numfor, Jhon Nehemia Mandibo menegaskan dukungannya kepada Dr. Filep Wamafma, SH. M.Hum untuk menjadi gubernur Papua periode 2024-2029.

Jhon mengatakan, Filep Wamafma merupakan salah satu putra terbaik asal Biak Numfor yang telah terbukti banyak berkontribusi bagi tanah Papua. Filep Wamafma saat ini menjabat sebagai Pimpinan Komite I DPD RI asal Papua Barat periode 2019-2024 dan terpilih kembali sebagai Senator pada Pileg 2024-2029.

“Bapak Filep Wamafma dikenal aktif dan berpengaruh besar bagi lahirnya berbagai kebijakan afirmasi bagi masyarakat OAP di tanah Papua. Beliau gencar memperjuangkan hak dasar OAP di segala sektor, utamanya pendidikan, kesehatan, keterwakilan politik OAP hingga pemberdayaan masyarakat adat. Kita tahu bersama, sektor ini sangat mendasar dibutuhkan bagi masyarakat kita,” ujar Jhon Mandibo dalam keterangan yang diterima, Minggu (10/3/2024).

“Saat ini bapak Filep juga dipercaya sebagai Ketua Pansus Pelanggaran Pemilu DPD RI untuk menjamin demokrasi yang berkualitas. Sepak terjang beliau sampai saat ini menunjukkan bahwa beliau aktif berkontribusi, responsif atas berbagai isu dan keluhan masyarakat di daerah hingga nasional, ini bukti peran dan dedikasi yang sangat tinggi dari seorang putra asli Papua” sambungnya.

Lebih lanjut, John Mandibo menuturkan, peran besar seorang Filep Wamafma di DPD RI pun telah banyak terbukti. Filep Wamafma kerap dipercaya sebagai pimpinan lembaga yakni sebagai pimpinan Komite I DPD RI, pimpinan Badan Urusan Legislasi Daerah DPD RI, Ketua Pansus Papua DPD RI, Ketua Tim DPD RI dalam penyusunan dan pembahasan UU Otsus Papua jilid II.

“Yag paling penting, beliau memperjuangkan kenaikan dana Otsus dari 2% menjadi 2,25%, penambahan kursi DPRK melalui jalur pengangkatan, memperjuangkan DBH Migas dengan porsi 35% bagi sektor pendidikan, 25% persen untuk kesehatan, 30% untuk infrastruktur dan 10% bantuan pemberdayaan masyarakat adat. Kenaikan Otsus dan DBH Migas ini juga berdampak positif bagi daerah yakni menghasilkan kenaikan APBD secara signifikan. Ini sangat luar biasa, kita semua patut berbangga,” ungkap Jhon.

“Perjuangan seorang Filep Wamafma juga berhasil menghadirkan regulasi tentang pendidikan gratis dari PAUD hingga perguruan tinggi bagi masyarakat di tanah Papua. Implementasi dari regulasi ini lah yang harus kita kawal bersama di daerah,” ujarnya lagi.

Tak hanya itu, Jhon mengakui bahwa walaupun Filep Wamafma merupakan Senator Papua Barat, namun kerja-kerja nyatanya bermanfaat bagi seluruh masyarakat di tanah Papua. Diantaranya seperti perubahan mekanisme transfer dana Otsus yang saat ini didistribusikan langsung ke kabupaten dan kota, penambahan anggota DPRK yang kini dapat diangkat langsung, bahkan perjuangan beliau untuk para tenaga honorer dari Provinsi Papua dan banyak hal lainnya.

“Beliau juga memperjuangkan aspirasi bagi desa-desa atau kampung-kampung di tanah Papua langsung kepada Menteri Desa. Seperti penegasan status Desa Adat, pelibatan aktif aparatur desa dari OAP, kemudahan administratif untuk pembentukan desa-desa baru, perpanjangan masa jabatan kepala kampung menjadi, kesejahteraan kepala desa dan dana purnabakti, memperkuat peran OAP di BUMDes hingga pengangkatan PPPK,” katanya.

Menurut Jhon Mandibo, Filep Wamafma memiliki track record atau rekam jejak yang jelas dan semuanya terekam dalam catatan sejarah dan terkabarkan di banyak media. Filep merupakan sosok yang memiliki kepedulian dan perhatian tinggi bagi OAP. Misalnya terlihat dalam perjuangannya mengawal aspirasi kepada Menteri PAN-RB untuk memperhatikan guru-guru swasta yang tak terakomodasi dalam rekrutmen PPPK, penambahan kuota afirmasi ASN OAP yang terealisasi diantaranya rekrutmen ASN di Kejaksaan, Kepolisian, TNI dan bentuk afirmasi lainnya.

“Yang tak kalah penting adalah soal integritas, beliau tidak punya latar belakang masalah yang berhubungan dengan korupsi dan bahkan kedekatan sosial dengan semua lapisan masyarakat khususnya masyarakat adat Papua tidak perlu diragukan lagi,” ungkapnya.

“Dan perlu diingat, Provinsi Papua ini berada di wilayah adat Saireri dan Tabi dilihat dari populasi suku Biak yang mayoritas di provinsi Papua, maka kekuatan beliau sangat besar untuk dukungan suku biak dan suku-suku lainnya. Dengan kemampuan dan pengalaman beliau sudah saatnya anak Byak memimpin Provinsi Papua. Perjuangan nyata Filep Wamafma sudah semestinya mendapatkan respons dari masyarakat Papua khususnya masyarakat Biak, beliau adalah figur dan pemimpin masa depan Papua,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Terkini

- Advertisment -