Senin, 19 Oktober 2026
No menu items!
Beranda blog Halaman 28

Soal Tugas Khusus Wapres Urus Masalah Papua, Istana Hingga Mendagri Berikan Tanggapan

0
Gibran Rakabuming Raka. [Foto: setneg.go.id]

JAGAINDONESIA.COM – Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra baru-baru ini menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto memberikan tugas khusus kepada Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka untuk mengurusi permasalahan Papua.

Yusril bahkan menyebut kemungkinan Gibran akan memiliki kantor di Papua. Hal ini disampaikannya dalam agenda Launching Laporan Tahunan Komnas HAM 2024 beberapa waktu lalu.

“Dan concern pemerintah dalam menangani Papua ini dalam beberapa hari terakhir ini sedang mendiskusikan untuk memberikan suatu penugasan dari presiden kepada wakil presiden untuk percepatan pembangunan Papua,” dikutip dari saluran YouTube, Selasa (8/7/2025).

“Kalau Pak Kiai Ma’ruf diberi tugas untuk pengembangan ekonomi syariah oleh Pak Jokowi, dan sekarang ini akan diberikan penugasan bahkan mungkin ada juga mungkin kantornya wapres bekerja dari Papua menangani masalah ini,” katanya lagi.

Lebih lanjut, ia mengatakan nantinya penugasan ini dapat dalam bentuk Keppres atau Keputusan Presiden. Dia menyebut, Gibran bakal ditugaskan mempercepat pembangunan Papua, mengurusi masalah HAM dan juga akan memantau cara apparat menangani permasalahan di Papua.

Terkait hal ini, pihak Istana, dalam hal ini Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi membantah penugasan khusus Presiden Prabowo kepada Gibran. Ia menerangkan bahwa penugasan itu sesuai dengan Undang-Undang Otonomi Khusus (Otsus) Papua.

“Kami mau meluruskan bahwa tidak benar yang disampaikan atau yang berkembang di publik, bahwa Bapak Presiden menugaskan,” katanya, dikutip dari Tempo, 9 Juli 2025.

“Memang undang-undangnya mengatur mengenai percepatan Papua itu dikoordinatori atau diketuai oleh wakil presiden,” sambungnya.

Senada dengan hal itu, Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian yang menyebutkan perihal Gibran mengurusi masalah Papua telah diatur dalam UU Otsus Papua, hal ini sebagaimana pernah dijalankan oleh Wakil Presiden Ma’ruf Amin.

“Setahu saya tidak (menetap berkantor). Konsepnya, konsep undang-undang itu tidak seperti itu. Konsepnya undang-undang itu yang disana sehari-hari adalah badan itu. Yang akan ditunjuk oleh Bapak Presiden,” kata Tito di kompleks parlemen, Selasa (8/7).

“Nanti ada namanya di situ badan eksekutif. dia yang akan ngantor di Papua. Sudah disiapkan gedungnya oleh Menteri Keuangan waktu itu, di Jayapura,” kata Tito.

Tak berselang lama, Menko Kumham Imipas Yusril Ihza Mahendra menjelaskan kembali pernyataannya mengenai penugasan Gibran dalam percepatan pembangunan Papua. Dia mengatakan, yang berkantor di Papua ialah Sekretariat Badan Percepatan Pembangunan Otsus Papua yang dibentuk oleh Presiden.

“Jadi bukan Wakil Presiden akan berkantor di Papua, apalagi akan pindah kantor ke Papua,” kata Yusril dalam keterangan resmi, Rabu (9/7).

Ia menjelaskan Badan Khusus Percepatan Pembangunan Otsus Papua itu diketuai oleh Wakil Presiden dan beranggotakan Menteri Dalam Negeri, Menteri PPN/Kepala Bappenas, Menteri Keuangan dan satu orang wakil dari tiap provinsi yang ada di Papua. Iajuga menanggapi perihal kemungkinan Gibran berkantor di Papua

“Tidak mungkin wakil presiden akan pindah kantor ke Papua sebagaimana diberitakan oleh beberapa media,” kata dia.

Obet Ayomi Imbau Pengunjung Taman Bangkit Bintuniku Jaga Kebersihan

0

BINTUNI, JAGAMELANESIA.COM – Tugu Bangkit BintuniKu menjadi salah satu kebanggaan masyarakat di Kabupaten Teluk Bintuni. Ikon unik ini kini semakin ramai dikunjungi masyarakat dari sejumlah daerah.

Penjaga Taman Tugu Bangkit Bintuniku, Obet Ayomi berharap tugu yang menjadi simbol bagi masyarakat Bintuni ini semakin bersih dan terawat baik. Ia pun mengajak seluruh masyarakat pengunjung menjaga kebersihan dan keindahan tugu ini.

“Tugu dengan taman yang unik ini memiliki daya tarik tersendiri. Berada di Tugu Bangkit Bintuniku, para pengunjung akan merasa nyaman dengan suasana alam yang masih asri,” katanya kepada awak media, Selasa (8/7/2025).

”Alam selalu memberikan keindahan yang tulus, suara fauna yang nyaring, burung dan jenis unggas lain masih terdengar akrab di telinga,” sambungnya.
Obet menekankan bahwa ikon daerah ini merupakan identitas yang harus dijaga bersama. Menurutnya, masyarakat, terutama generasi muda harus teredukasi dengan baik untuk peduli dan menjaga identitas daerahnya.

”Para pengunjung Tugu Bangkit Bintuniniku, mari kita sama-sama jaga kebersihan. Kalau makan pinang jangan ludah sembarangan, jangan buang sampah sembarangan. Karena kebersihan mencerminkan wajah kita masyarakat Bintuni yang cinta kebersihan dan keindahan,” tutup Obet Ayomi. (MW)

Filep Wamafma Sediakan 100 Kuota Beasiswa bagi Putra/i Asli Arfak Kuliah di STIH Manokwari

2
Ketua STIH Manokwari, Dr. Filep Wamafma, SH, MHum.

PAPUA BARAT, JAGAINDONESIA.COM – Ketua STIH Manokwari, Dr. Filep Wamafma, SH., M.Hum memberikan 100 kuota beasiswa kepada calon mahasiswa baru putra-putri asli Arfak untuk berkesempatan kuliah gratis di STIH Manokwari. Peluang ini diberikan kepada lulusan SMA/SMK/Sederajat tahun 2023, 2024, dan 2025.

Filep Wamafma menyampaikan kepada Bupati dan DPRD kabupaten Pegunungan Arfak untuk menyampaikan informasi ini kepada putra/i asli Arfak sehingga beasiswa dapat terserap maksimal.

“Peluang ini khusus kepada putra/i asli Arfak, maka saya mendorong adanya kerjasama antara pemerintah, DPRD, tokoh masyarakat, tokoh agama, pemuda untuk menyampaikan informasi ini agar anak-anak kita bisa kuliah ke STIH Manokwari,” sebut Filep Wamafma kepada awak media, Selasa (8/7/2025).

Lebih lanjut Pace Jas Merah ini mengatakan bahwa peluang beasiswa terbuka bagi masyarakat di Pegaf, baik PNS, TNI, Polri yang hendak mengambil studi ilmu Hukum di STIH. Adapun pendaftaran kuliah dapat dilakukan online melalui link website STIH maupun offline ke kampus STIH di Wosi. Tidak hanya kampus induk di Kota, STIH Manokwari juga punya kampus cabang kuliah di Prafi, dan Momi Waren di kabupaten Manokwari Selatan.

“Kesempatan kuliah ke STIH ini bagi putra-putri asli Arfak dengan memperoleh beasiswa agar memudahkan orangtua. Peluang ini jangan sampai disia-siakan. Maka saya mengajak mari segera daftarkan diri sekarang juga, namun perlu diingat bahwa biaya pendaftaran tentu saja wajib,” kata Filep.

Diketahui, putra/i Asli Arfak yang saat ini sedang kuliah di STIH hampir 100 persen merupakan penerima beasiswa. Filep berharap tradisi positif ini dapat terus berjalan dalam rangka peningkatan mutu SDM asli Papua. (WRP)

Senator Filep Wamafma Sampaikan Duka Cita Mendalam Atas Meninggalnya Mahasiswa KKN UGM

0

JAKARTA, JAGAINDONESIA.COM – Ketua Komite III DPD RI, Dr. Filep Wamafma, S.H., M.Hum menyampaikan duka cita mendalam atas meninggalnya mahasiswa UGM atas nama Alm. Septian Eka Rahmadi dan Alm. Bagus Adi Prayogo. Meskipun keduanya telah tiada untuk selamanya, Dr. Filep menyebut kedua mahasiswa ini hebat.

Menerima informasi tentang meninggal kedua mahasiswa ini, Filep Wamafma sebagai akademisi yang juga pimpinan Komite III DPD RI yang membidangi masalah pendidikan menyampaikan bela sungkawa atas kecelakaan yang menimpa kedua mahasiswa UGM tersebut.

Menurutnya, program KKN yang diterapkan oleh pihak UGM sangat baik, yakni memberikan kesempatan kepada mahasiswa/i untuk bersentuhan langsung dengan masyarakat di pedalaman, pesisir, kepulauan, dan kampung-kampung terpencil. Akan tetapi insiden yang terjadi merupakan musibah yang tak diinginkan.

“Atas nama lembaga negara juga akademisi kami turut berduka cita yang mendalam atas musibah yang menimpa Mahasiswa KKN UGM di Provinsi Maluku. Anak kita mahasiswa Hebat. Tuhan menyertai selalu dan memberikan kekuatan bagi kedua orang tua kalian,” ungkap Dr. Filep kepada awak media, Kamis (4/7/2025).

Kedua mahasiswa KKN UGM ini diketahui mengalami kecelakaan laut yakni kapal terbalik di perairan Debut, Kecamatan Manyeuw, Kabupaten Maluku Tenggara pada Senin (30/6) sekitar pukul 14.07 WIT, dan informasi pertama diterima oleh tim SAR melalui laporan salah seorang mahasiswa, pada pukul 15.40 WIT.

Sebagaimana diberitakan, peristiwa tragis ini berawal pada Senin (30/6), ketika para mahasiswa UGM bersama sejumlah warga setempat menaiki speedboat atau longboat untuk mengambil pasir yang akan digunakan dalam program revitalisasi terumbu karang di kawasan KKN-PPM mereka.

Perahu tersebut membawa total 12 penumpang, yang terdiri atas tujuh mahasiswa UGM dan lima warga lokal. Dalam perjalanan dari Pulau Wahr menuju Desa Debut, Kecamatan Manyeuw, kapal tersebut dihantam gelombang tinggi dan meskipun sempat menurunkan beban muatan, kapal terbalik di perairan Pulau Wahr. (WRP)

Filep Wamafma Minta Pemerintah Beri Perlindungan Pulau Gag Raja Ampat

0
Senator Papua Barat Dr. Filep Wamafma SH, MHum.

RAJA AMPAT, JAGAINDONESIA.COM – Ketua Komite III DPD RI, Filep Wamafma meminta pemerintah juga segera memberikan perlindungan untuk Pulau Gag di Kabupaten Raja Ampat, Provinsi Papua Barat Daya.

Pemerintah harusnya mengedepankan prinsip pembangunan berkelanjutan, sehingga pemberian izin aktivitas pertambangan lebih diperketat agar tidak menimbulkan dampak negatif.

“Kegiatan pertambangan akan mempercepat abrasi, dan berpotensi merusak lingkungan. Pulau Gag harus dilindungi,” kata Filep di Manokwari, Papua Barat, dilansir dari ANTARA, 1 Juli 2025.

Pemerintah, kata dia, seharusnya mencabut lima Izin Usaha Pertambangan (IUP) nikel yang beroperasi di Raja Ampat, termasuk IUP milik PT Gag Nikel sesuai semangat undang-undang lingkungan.

Pencabutan empat IUP yaitu PT Kawei Sejahtera Mining, PT Mulia Raymond Perkasa, PT Anugerah Surya Pratama, dan PT Nurham justru inkonsiten dengan upaya perlindungan pulau-pulau kecil.

“Empat dicabut, tapi satu dipertahankan. Ini tidak konsisten dengan putusan Mahkamah Konstitusi,” ujarnya.

Meski demikian, Filep mengapresiasi komitmen Presiden Prabowo yang langsung memerintahkan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mencabut empat IUP.

Pemerintah melalui semua kementerian terkait harus memperketat pengawasan operasional PT Gag Nikel, pemeriksaan amdal berkala, melakukan reklamasi dan pemulihan lingkungan.

“Ini bukan hanya soal Raja Ampat, tapi semua wilayah kepulauan yang berisiko rusak dan hilang kalau aktivitas pertambangan terus dibiarkan,” tegas Filep.

Dia juga mengimbau seluruh elemen masyarakat di Papua Barat Daya mendukung keputusan pencabutan IUP dan berpartisipasi melakukan pengawasan demi kelestarian lingkungan.

“Tidak bisa hanya memikirkan makan hari ini. Potensi pariwisata yang dikelola dengan benar, justru memberi penghidupan lebih baik untuk masa depan,” ujarnya.

Sumber: ANTARA

Biak Numfor Bidik Sekolah Rujukan Google Pertama di Papua

0
Ilustrasi siswa Papua. [Foto: ist]

PAPUA, JAGAINDONESIA.COM – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Biak Numfor, Kamis (26/6), memulai program “Akselerasi Transformasi Digital Sekolah” dengan ambisi besar: menjadi daerah pertama di Tanah Papua yang memiliki sekolah rujukan Google.

Program ini melibatkan tiga sekolah perintis yang akan menjadi pionir. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Plt Asisten I Setda Fransisco Olla mewakili Bupati Biak Numfor dan Pemerintah Daerah, Tiga Orang Perwakilan dan Google Indonesia, dan juga para kepala sekolah di tiga sekolah, dan para dewan gurunya.

Ketiga sekolah yang ditunjuk sebagai perintis sekolah Rujukan Google Pertama di Tanah Papua oleh Google adalah SMA Negeri 1 Samber, SMA Negeri 3 Biak Kota, dan SMP Negeri 1 Biak Kota.

Menurut Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kamaruddin, program ini tidak hanya bertujuan sebagai kandidat, melainkan meraih pengakuan penuh.

“Kami bertekad di tahun 2026, Biak Numfor akan memiliki lebih banyak sekolah yang kami ajukan sebagai kandidat.”

“Tiga sekolah ini akan menjadi pionir,” tegas Kamaruddin.

Ia menjelaskan bahwa sebanyak 60 guru akan dilatih secara intensif agar mampu mengoptimalkan penggunaan akun belajar.id dan memenuhi seluruh persyaratan sertifikasi Google.

Program ini, lanjutnya, akan membuka akses seluas-luasnya bagi siswa untuk memperoleh sumber belajar gratis dari platform Google di seluruh dunia.

“Ini adalah cara kita menginternasionalkan pendidikan, sekaligus sebagai jembatan untuk masuk ke dunia digital yang sehat,” tambah Kamaruddin.

Dari pihak Google, komitmen serupa diungkapkan untuk memberikan dukungan penuh berupa pelatihan guru hingga sertifikasi level 1, 2, bahkan trainer, serta penyediaan perangkat. Langkah ini diharapkan mampu menjadikan Biak sebagai mercusuar pendidikan digital di Papua dan Indonesia bagian timur.

Sumber: Cenderawasih Pos

MRPB Apresiasi Bantuan 50 Kuota Beasiswa Senator Filep Wamafma untuk SDM Teluk Bintuni

0
Ilustrasi pendidikan. [Shutterstock/Cherries]

BINTUNI, JAGAINDONESIA.COM – Anggota MRPB asal Teluk Bintuni, Eduard Orocomna menyampaikan apresiasi tinggi kepada Senator Papua Barat, Filep Wamafma atas kepeduliannya terhadap kondisi ekonomi masyarakat Papua, khususnya warga tujuh suku di Bintuni.

Ia menilai perhatian Ketua Komite III DPD RI ini sangat berarti dan memberikan kontribusi nyata melalui pemberian beasiswa kepada mahasiswa Papua yang selama ini terkendala menyelesaikan studi karena keterbatasan finansial.

”Anak-anak Papua kami biasa kuliah sampai tengah jalan, lalu putus karena menyangkut biaya,” kata Eduard, dikutip dari Orideknews, Rabu (26/6/2025).

Menurutnya, banyak mahasiswa di wilayah Teluk Bintuni memiliki potensi besar namun harus menghentikan pendidikan di tengah jalan karena kondisi ekonomi keluarga. Dengan adanya inisiatif beasiswa dari Dr. Filep Wamafma, peluang melanjutkan studi menjadi lebih terbuka.

Ia berharap pemberian beasiswa tersebut dapat ditingkatkan dan dijalankan melalui kerjasama dengan pemerintah daerah agar lebih banyak pelajar dan mahasiswa yang menerima manfaat.

”Banyak juga anak-anak SMA yang tidak lanjut kuliah karena keterbatasan finansial. Harapan saya, pak ketua STIH bisa membuat semacam brosur agar kita bagikan ke kampung-kampung dan distrik, sehingga informasi tentang beasiswa sampai ke masyarakat dan banyak yang kuliah,” tambahnya.

Eduard meyakini investasi di bidang pendidikan akan membawa dampak jangka panjang terhadap peningkatan kualitas SDM Papua,, terutama di daerah pedalaman dan terpencil, seperti Teluk Bintuni.

Sebagaimana diketahui, Dr. Filep Wamafma telah berkomitmen untuk meningkatkan jumlah penerima beasiswa bagi masyarakat tujuh suku di Kabupaten Teluk Bintuni.

“Pada periode ini, kami akan menaikkan kuota beasiswa dari sebelumnya sekitar 20 orang menjadi lebih dari 50 orang. Ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kapasitas generasi muda Bintuni agar mampu bersaing di dunia kerja, baik di perusahaan, pemerintahan, maupun sektor swasta lainnya,” kata Filep.

Lebih lanjut, senator Papua Barat itu menyebut Teluk Bintuni merupakan daerah yang kaya akan sumber daya alam. Oleh karena itu, peningkatan kualitas pendidikan dan pemberdayaan generasi muda setempat menjadi prioritas utama.

“Dengan SDM yang unggul, kita ingin anak-anak Teluk Bintuni tidak hanya menjadi penonton, tetapi pelaku utama dalam pembangunan di daerahnya sendiri,” ujar Filep.

Buka Pendaftaan Hingga Juli 2025, STIH Tawarkan Beasiswa Kuliah Gratis Hingga Wisuda

0

MANOKWARI, JAGAINDONESIA.COM – Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) Manokwari masih terus menerima mahasiswa baru hingga Juli 2025. Peluang kuliah gratis hingga wisuda menjadi pilihan tepat para pemuda/i dimana saja, khususnya bagi pelajar tamatan 2023, 2024 dan 2025.

Hal ini disampaikan Ketua STIH Manokwari, Dr. Filep Wamafma, S.H., M.Hum dalam arahannya kepada panitia untuk terus memberikan informasi kepada masyarakat mendaftar kuliah ke STIH.

Peluang kuliah ini terbuka bagi masyarakat umum, baik PNS, TNI, Polri dan swasta. Secara mutu, STIH Manokwari memiliki akreditasi baik sekali yang merupakan pertimbangan penting dalam dunia kerja.

“Peluang bagi masyarakat dalam karir di tataran PNS, TNI, Polri dan swasta maupun pegawai BUMN sangat terbuka lebar dengan dukungan akreditasi baik sekali yang dikeluarkan oleh negara bagi perguruan tinggi swasta di seluruh Indonesia, termasuk STIH Manokwari” ungkap Filep Wamafma, Rabu siang.

Filep menambahkan, STIH hadir sebagai perguruan tinggi swasta yang terus berbenah diri menuju kampus yang mandiri dan diperhitungkan di kancah regional, nasional dan internasional. Terlebih, STIH Manokwari telah melakukan MoU dan PKS dengan Perguruan Tinggi di luar Indonesia, seperti Malaysia, Thailand, Korea. Hal ini menjadi credit point tersendiri bagi jaminan mutu akademik di STIH. (Humas STIH)

Maikel Werbete Harap Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Teluk Bintuni Tinjau Kerusakan Hutan di Dusun Wagen Kampung Obo Kuri

0
Sungai Wagen, Kampung Obo, Distrik Kuri, Kabupaten Teluk Bintuni. [Foto: MW]

BINTUNI, JAGAINDONESIA.COM – Seorang aktivis peduli lingkungan, Maikel Werbete mengatakan bahwa pembabatan hutan oleh PT. Wijaya Sentosa dalam memenuhi kebutuhan produksinya mengakibatkan hulu sungai Wagen di Kampung Obo tercemar.

“PT. Wijaya Sentosa hendaknya memperhatikan dampak pembabatan hutan terhadap ekosistem dan habitat sekitar agar tidak mencemari lingkungan. Hutan ini menjadi rumah bagi kami orang Papua atau menjadi ibu bagi kami. Tanpa hutan kami tidak bisa hidup karena kami masih membutuhkan hutan yang menjadi sumber kehidupan bagi kami,” kata Maikel, Senin (23/6/2025).

“Kasihan melihat kondisi sungai Wagen yang dulunya tempat saya mandi kini menjadi tercemar akibat hutan dibabat. Suara burung cendrawasih juga menghilang. Hanya bunyi alat-alat dan mesin yang terdengar,” katanya lagi.

Terkait hal ini, Maikel berharap Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup dapat terus memonitor wilayah kerjanya dan mendengarkan keluhan kami.

“PT. Wijaya Sentosa dan PT Wukira Sari ini berada di Wondama dan Kaimana, kenapa hutan di Bintuni dibabat. Sementara sebagai daerah terdampak kita sulit maju, maaf kata fasilitas publik saja seperti air breath, puskesmas, dan hunian layak saja tidak kami lihat. Sudah pasti pendidikan akan buruk bagi saya selaku anak Papua ini sangat miris,” ujarnya.

“Jika kita biarkan sama saja kita juga membantu dan memelihara kejahatan lingkungan ini. saya berharap stakeholder terkait kita kurangi kejahatan ini dan kampanyekan bersama agar lingkungan kita terjaga dan terus lestari,” pungkasnya. (MW)

Marthen Fakdawer: Menghalangi Pengusulan Kenaikan Pangkat PNS Bisa Dikenakan Sanksi Disiplin dan Hukuman Pidana

0
Ilustrasi ASN. [Foto: ist]

PAPUA BARAT, JAGAINDONESIA.COM – Tindakan menghalangi pengusulan kenaikan pangkat seorang pegawai negeri sipil (PNS) oleh oknum Badan Kepegawaian Daerah (BKD), termasuk Badan Kepegawaian Negara (BKN) dapat dikenakan pidana sanksi disiplin dan hukuman pidana.

Padahal berdasarkan Peraturan Badan Kepegawaian Negara Nomor 4 Tahun 2023 tentang Periodisasi Kenaikan Pangkat, Kepala Badan Kepegawaian Negara telah menerbitkan Surat Edaran Kepala Badan Kepegawaian Negara Nomor 16 Tahun 2023 tentang Penjelasan atas Periodisasi Kenaikan Pangkat Pegawai Negeri Sipil untuk dilaksanakan oleh instansi teknis BKD di tingkat provinsi dan kabupaten di seluruh Indonesia.

SE Kepala BKN ini menjelaskan mengenai kenaikan pangkat yang dilaksanakan berdasarkan periodisasi kenaikan pangkat dan jenis persyaratan kenaikan pangkat meliputi kenaikan pangkat reguler dan kenaikan pangkat pilihan.

Adapun kenaikan pangkat reguler dapat berlaku bagi PNS yang telah menyelesaikan studi akhir di pegururuan tinggi, termasuk PNS tugas belajar dan PNS izin belajar. Hal ini tegaskan dalam Peraturan BKN Nomor 2 Tahun 2025 yang telah memperbolehkan PNS untuk melakukan kenaikan pangkat hingga pangkat tertinggi sesuai dengan kualifikasi yang dimilikinya.

PNS yang sudah berstatus sarjana dan ingin mengajukan kenaikan pangkat, perlu memperhatikan beberapa hal. Secara umum, kenaikan pangkat bagi PNS diatur dalam peraturan perundangan-undangan yang belaku, termasuk peraturan pemerintah nomor 11 tahun 2017 tentang manajemen PNS.

Terkait hal ini, Dosen Hukum Pemerintahan Daerah di STIH Manokwari, Marthen Fakdawer menjelaskan bahwa PNS yang hendak mengusulkan kenaikan pangkat dinilai dari beberapa hal yang menjadi standar dan penilaian kinerja PNS, termasuk gelar.

Menurut Fakdawer, terdapat dua syarat bagi PNS yakni pertama, PNS yang hendak berstatus tugas belajar mendapat rekomendasi dari pimpinan setingkat kepala daerah, Sekda, dan kepala OPD. Kedua, PNS yang memiliki izin belajar.

“Perbedaan dari PNS berstatus tugas belajar dan izin belajar, yakni PNS berstatus tugas belajar telah dibebankan kepada anggaran negara. Sedangkan PNS berstatus izin belajar menggunakan biaya sendiri selama menempu pendidikan di perguruan tinggi hingga bergelar sarjana,” sebut Fakdawer, Sabtu (21/6/2025).

“Jadi dua hal ini berbeda dan perlu diperhatikan oleh BKD dan BKN yang hendak memproses pengusulan kenaikan pangkat seorang PNS,” katanya lagi.

Lebih lanjut, Fakdawer mengatakan, seorang PNS yang diketahui oleh pimpinan telah memiliki izin beajar (kuliah) dan sudah mendapat gelar sarjana, maka tidak boleh dihalangi oleh siapapun karena yang menghalangi bisa saja dikenakan pidana administrasi apalagi menghambat PNS karena alasan surat izin belajar.

“Dasar hukum yang terkait yakni Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil mengatur tentang kewajiban dan larangan bagi PNS. Artinya bahwa pengusulan kenaikan pangkat PNS tidak bisa dihalangi, termasuk BKD dan BKN. Untuk diketahui bahwa kenaikan pangkat reguler itu semacam penghargaan buat PNS yang bukan pejabat atau fungsional tertentu. Misalnya, kalau ada PNS yang lagi lanjut kuliah (tugas belajar) dan sebelumnya memang tidak punya jabatan, atau PNS yang diperbantukan di luar instansi tapi tidak jadi pejabat, mereka bisa dapat kenaikan pangkat ini,” pungkasnya. (WRP)

Berita Terbaru