Senin, 19 Oktober 2026
No menu items!
Beranda blog Halaman 213

Menlu RI Tegaskan Akses yang Adil atas Vaksin adalah Kunci untuk Segera Keluar dari Pandemi

0

BALI, JAGAINDONESIA.COM – Menteri Luar Negeri Indonesia, Retno Marsudi, kembali memimpin Pertemuan COVAX AMC Engagement Group (AMC EG) secara virtual bersama dengan Menteri Kesehatan Ethiopia (Lia Tadesse) dan Menteri Pembangunan Internasional Kanada (Karina Gould). 

Dalam pembukaan, Menlu Retno sampaikan bahwa sejak pertemuan terakhir pada bulan Januari 2021, telah terjadi perkembangan sangat positif yang menimbulkan harapan (hope), namun terdapat pula tantangan dan dinamika yang perlu terus ditangani bersama dengan baik. 

“Sejak pertemuan yang lalu, kita menyaksikan perkembangan yang signifikan dimana program vaksinasi telah dimulai setidaknya di 131 negara dan Covax telah mengirim lebih dari 28.3 juta ke lebih dari 46 negara. Semua ini memberikan harapan. Mari kita terus bekerja sama untuk menjaga momentum ini,” ujar Menlu Retno. Sementara tantangan baru yang dihadapi antara lain munculnya varian baru dan kepastian penjadwalan pengiriman vaksin.

Dalam pertemuan, CEO dan para pakar dari GAVI dan WHO antara lain menyampaikan:

Pertama, hingga saat ini, Covax Facility telah berhasil memobilisasi dana sebesar USD 6,3 miliar dan telah melakukan kesepakatan dengan perusahaan manufaktur vaksin sebanyak 2.3 miliar dosis hingga tahun 2021. Pertemuan juga membahas proyeksi alokasi vaksin dan waktu pengiriman selanjutnya bagi negara AMC hingga akhir tahun 2021.

Kedua, terkait dengan mutasi varian baru COVID-19. WHO menyebutkan bahwa mutasi virus adalah sesuatu yang telah diprediksi sejak awal. WHO sampaikan terus memonitor mutasi virus tersebut dan sebut bahwa hasil riset WHO menunjukan bahwa varian tersebut tidak berdampak negatif terhadap keampuhan vaksin yang dikirim melalui COVAX Facility.

Ketiga, terkait keputusan beberapa negara untuk menunda pemberian vaksin AZ khususnya yang diproduksi di Eropa menyusul ditemukannya dampak setelah vaksinasi, WHO sampaikan secara regular melakukan komunikasi dengan berbagai otoritas di Eropa maupun dunia terkait aspek keamanan vaksin COVID-19. WHO simpulkan bahwa hingga saat ini, nilai manfaat dari vaksin AZ lebih besar dari resiko yang ditemui. Untuk itu, WHO merekomendasikan vaksinasi dengan AZ dapat dilanjutkan.

Keempat, pertemuan menggarisbawahi pentingnya mengamankan kebutuhan pendanaan COVAX Facility untuk memenuhi kebutuhan vaksin khusus nya bagi negara berkembang dan kurang berkembang. Kampanye untuk mendapatkan dukungan dana tambahan akan terus dilakukan di beberapa pertemuan internasional seperti G-7, G-20, SMU PBB dan pertemuan internasional lainnya.

COVAX AMC EG merupakan forum antara negara AMC dengan negara-negara donor untuk pengadaan dan distribusi vaksin bagi negara AMC. COVAX Facility memiliki target pengadaan vaksin bagi 20% dari populasi setiap negara AMC dan mendukung kesiapan negara AMC untuk melakukan rencana vaksinasi nasional.

Partisipasi Indonesia pada Covax Facility menjadi penting, salah satunya karena berkontribusi dalam upaya pemenuhan target vaksinasi Indonesia bagi 181,5 juta orang pada Maret 2022. Indonesia hingga saat ini telah menerima sebanyak 1.113.600 dosis vaksin AstraZeneca dari Covax Facility, yang merupakan bagian dari alokasi putaran pertama pengiriman vaksin AstraZeneca dari skema Covax Facility. Pada alokasi putaran pertama Indonesia akan memperoleh 11.704.800 juta dosis vaksin AstraZeneca yang akan dikirimkan secara bertahap hingga Mei 20​​21. (**)

Provinsi Jatim Tertinggi Vaksinasi Covid-19

0
Data 10 provinsi tertinggi peserta vaksinasi Covid-19 per tanggal 17 maret 2021.

JATIM, JAGAINDONESIA.COM – Provinsi Jawa Timur menempati posisi tertinggi vaksinasi Covid-19 per Tanggal 17 Maret 2021. Berdasarkan data Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI), peringkat pertama oleh Provinsi Jatim itu menunjukkan angka 1.176.136 peserta vaksinasi diantara 10 provinsi tertinggi lainnya di Indonesia.

Selain Provinsi Jatim, posisi kedua hingga kelima provinsi lainnya (17/3/2021) adalah Jawa Tengah dengan 1.020.588 peserta, Jawa Barat dengan 780.990 peserta, DKI Jakarta dengan 781.716 peserta dan Sumatera Utara dengan 199.664 peserta. Sementara itu, 5 provinsi selanjutnya adalah Banten, Bali, Sulawesi Selatan, Sumatera Selatan dan DI Yogyakarta.

Terkait dengan rincian data kelima provinsi selanjutnya masing-masing Banten dengan 253.824 peserta, Bali dengan 158.064 peserta dan Sulawesi Selatan dengan 157.747 peserta. Sedangkan Provinsi Sumatera Utara pada posisi ke-sembilan dengan 142.610 peserta dan DI Yogyakarta dengan 149.506 peserta.

Sementara itu, berdasarkan data Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Provinsi Jawa Timur perkembangan jumlah kasus Covid-19 mencapai angka 135.464 kasus. Sedangkan total jumlah pasien sembuh sebanyak 123.726 orang dan angka pasien yang dirawat sebanyak 2.189 orang. Kemudian sebanyak 9.549 pasien telah dinyatakan meninggal dunia. (AY)

Pertama di Jatim, Kota Kediri Vaksinasi Covid-19 untuk Ketua RT dan RW

0
Wali Kota Kediri, Abdullah Abu Bakar saat mengunjungi langsung vaksinasi Covid-19 untuk ketua RT dan RW se-Kota Kediri di Gedung Kelurahan Ngletih, Kota Kediri pada Rabu (17/3/2021). Foto: Dok. Pemkot Kediri

KEDIRI, JAGAINDONESIA.COM – Kota Kediri telah melaksanakan program vaksinasi Covid-19 kepada seluruh ketua RT dan RW pada Rabu (17/3) bertempat di Gedung Kelurahan Ngletih, Kota Kediri. Wali Kota Kediri, Mas Abu mengatakan vaksinasi Covid-19 untuk Ketua RT dan RW merupakan yang pertama di Provinsi Jawa Timur. Selain itu, pada kesempatan yang sama vaksinasi juga diberikan kepada beberapa perwakilan pemuda di Kota Kediri.

Mas Abu mengaku pelaksanaan vaksinasi untuk ketua RT dan RW juga merupakan masukan dari berbagai pihak termasuk tim Satgas Covid-19 Kota Kediri. Menurutnya para ketua RT dan RW merupakan ujung tombak pelayanan masyarakat sekaligus pelaksanaan PPKM Mikro di Kota Kediri.

“Kemarin Alhamdulillah saya mendapat masukan dari tim bahwa RT RW sangat perlu sekali karena RT dan RW sedang menjalankan PPKM mikro. Vaksin yang diberikan kepada Bapak Ibu RT dan RW ini di Indonesia mungkin yang pertama kali. Kalau di Jawa Timur sudah pasti yang pertama kali. RT dan RW ini adalah ujung tombaknya juga setiap hari memberikan pelayanan karena kalau warga minta surat pengantar pasti datangnya ke RT dan RW pun juga demikian,” ujar Mas Abu melalui saluran YouTube Harmoni TV Kediri pada Rabu (17/3).

Selanjutnya, vaksinasi untuk Ketua RT dan RW ini akan dilakukan di 9 puskesmas dan 3 kelurahan. Meskipun sudah mendapatkan vaksin, Mas Abu menghimbau kepada para ketua RT dan RW untuk tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan 5 M. Dengan adanya vaksin, ia berharap seluruh masyarakat Kota Kediri tidak lengah dan tetap waspada terhadap penularan virus Corona di Kota Kediri.

“Kalau sudah divaksin sudah agak tenang. Tapi tetap harus menjalankan protokol kesehatan 5M. Saya harap kalaupun sudah divaksin ya harus tetap rajin pakai masker. Nanti vaksin pertama jalan dua minggu, lalu vaksin yang kedua. Kalau yang sudah lansia biasanya 28 hari. Ini harus benar-benar kita jaga, tidak boleh lengah. Harapan saya ini bisa membantu kita semua dan memutus mata rantai penyebaran covid-19,” harapnya.

Mas Abu menyampaikan hingga saat ini, Kota Kediri sudah memberikan vaksin Covid-19 kepada 14.000 warga. Sementara itu, pelaksanaan vaksinasi ketua RT dan RW dilakukan secara bertahap dan akan diberikan kepada 1.478 ketua RT dan 327 ketua RW se-Kota Kediri.

“Nanti setelah panjenengan dicanangkan puskesmas akan segera bergerak memvaksin. Vaksin ini sudah disuntikkan ke saya dan tidak ada efek apapun. Jadi aman dan halal vaksin ini. Saya sudah mencoba dua kali dan tidak ada efek apapun. Kita harus bersyukur kita menjadi yang pertama-tama bisa divaksin. Banyak sekali yang ingin divaksin tapi karena vaksinnya belum datang ya kita lakukan bertahap. Nanti sedikit-sedikit masyarakat juga akan kita vaksin. Vaksinasi ketua RT dan RW ini ditargetkan selesai dua hari lah kira-kira,” tutupnya. (AY)

Fenomena Calon Tunggal dalam Pilkada Meningkat, Abhan: Menarik Dijadikan Penelitian

0
Abdul Faris Umlati-Orideko Burdam merupakan calon tunggal dalam Pilkada Raja Ampat 2020

JAKARTA, JAGAINDONESIA.COM – Ketua Bawaslu Abhan mengatakan fenomena kenaikan calon tunggal dalam gelaran Pilkada Serentak 2020 meningkat drastis. Hal tersebut menurutnya berdasarkan data yang dipaparkan Bawaslu dalam Rapat Evaluasi Pelaksanaan Pilkada 2020 bersama Dirjen Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Abhan menyebutkan pada Pilkada 2015 hanya ada tiga calon tunggal, lalu Pilkada 2017 bertambah menjadi sembilan calon tunggal. Dia melanjutkan, dalam Pilkada 2018 bertambah menjadi 16 calon tunggal, dan Pilkada 2020 naik menjadi 25 calon tunggal.

“Fenomena calon tunggal kalau kita bandingkan naiknya drastis dan ini menarik untuk dijadikan penelitian. Mengapa begitu banyak partai kok sampai tidak ada calon?,” tutur Abhan saat kegiatan Evaluasi Pilkada Serentak 2020 dari Sudut Pandang Pengawas Pemilu di Jakarta, Rabu (17/3/2021).

Dia juga mengatakan dari 25 calon tunggal seluruhnya menang, kekalahan hanya pernah terjadi saat Pilkada 2018 di Makassar. “Soal calon tunggal ini regulasinya hanya ada di UU Nomor 7 Tahun 2018 tentang Pemilu, sementara UU Pilkada belum mengatur itu,” ujarnya.

Senada dengan Abhan, Komisioner KPU Arief Budiman menyebutkan salah satu catatan penting dalam Pilkada 2020 terjadinya peningkatan daerah dengan pasangan calon (paslon) tunggal. “Terjadinya peningkatan daerah dengan jumlah satu paslon dari tahun ke tahun. Pada Pilkada 2020 ada di 25 daerah. Saya tidak tahu kenapa fenomena ini terjadi?,” aku dia.

Menurut Arief, pemilu mestinya dijadikan iklim kompetisi untuk mendapatkan calon kepala daerah terbaik. “Nah, kalau kompetisi itu mestinya harus ada yang berkompetisi. Tetapi itulah fenomena kita tahun 2020,” dia menegaskan. (bwsl)

22 Terduga Teroris JI Dari Jatim Dibawa ke Jakarta Siang Ini

0
Ilustrasi penangkapan teroris

JAKARTA,JAGAINDONESIA.COM – Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror menangkap 22 tersangka teroris jaringan Jamaah Islamiyah (JI) sejak akhir Februari 2021 lalu di wilayah Jawa Timur (Jatim). Mereka akan dibawa ke Jakarta hari ini.

“Ya. Di Karo Penmas yang akan jemput,” ujar Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono Kamis (18/3/2021).

Sementara itu, Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono membenarkan kalau penjemputan 22 tersangka teroris itu akan dilakukan di Bandara Soekarno-Hatta. Penjemputan dilakukan sekitar pukul 12.00 WIB nanti.

“Besok (hari ini) di Soetta. Sekitar pukul 12 (siang),” ucap Rusdi saat dihubungi terpisah.

Sebelumnya, Densus 88 Antiteror menangkap 22 tersangka teroris di Jawa Timur. Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan menyebut 22 tersangka teroris itu menamakan diri mereka sebagai kelompok Fahim jaringan Jamaah Islamiyah (JI).

“Jadi Fahim itu daerah Jawa Timur. 22 tersangka dalam waktu dekat bakal dibawa ke Jakarta,” terangnya. (**)

Kementerian PUPR Salurkan 395 Unit Bantuan PSU di Provinsi Papua

0
Ilustrasi pembangunan bantuan PSU perumahan di Provinsi Papua (FOTO: Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR RI)

JAKARTA, JAGAINDONESIA.COM – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus berkomitmen untuk meningkatkan kualitas perumahan, khususnya bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Hal ini salah satunya diwujudkan melalui penyaluran bantuan prasarana, sarana dan utilitas (PSU). Pada TA 2021, Kementerian PUPR menargetkan akan menyalurkan 25.000 unit bantuan PSU.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan adanya bantuan PSU sebagai stimulan bagi pelaku pembangunan rumah untuk membangun rumah MBR dalam rangka pencapaian target program satu juta rumah.

“Program ini merupakan bentuk nyata keseriusan pemerintah untuk mewujudkan cita-cita terpenuhinya kebutuhan rumah bagi seluruh lapisan masyarakat, terutama rumah terjangkau layak huni dan berkualitas bagi MBR,” kata Menteri Basuki.

Pada TA 2021, PSU salah satunya disalurkan ke Provinsi Papua sebesar Rp 3,7 miliar untuk pembangunan jalan lingkungan 395 unit rumah bersubsidi di daerah tersebut. Rinciannya, PSU disalurkan ke Kota Jayapura sebanyak 235 unit, Kabupaten Jayapura sebanyak 60 unit dan Kabupaten Merauke sebanyak 100 unit.

Direktur Jenderal Perumahan Khalawi Abdul Hamid mengatakan bantuan PSU disalurkan oleh Kementerian PUPR agar masyarakat yang tinggal di rumah bersubsidi merasa nyaman. Di samping itu, pemberian bantuan ini diharapkan dapat mendorong semangat para pengembang untuk membangun lebih banyak rumah bersubsidi untuk masyarakat serta mendorong tercapainya Program Sejuta Rumah.

Pelaksanaan bantuan PSU dilaksanakan berdasarkan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Nomor 03/PRT/M/2018 tentang Perubahan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Nomor 38/PRT/M/2015 tentang Bantuan Prasarana, Sarana dan Utilitas Umum Untuk Perumahan Umum. Di samping pembangunan jalan lingkungan, bantuan PSU juga dapat mencakup penyediaan jaringan air bersih dan tempat pembuangan sampah terpadu kepada pengembang perumahan yang membangun perumahan MBR. 

Berdasarkan data yang ada di Direktorat Rumah Umum dan Komersial Ditjen Perumahan, target pembangunan bantuan PSU Perumahan mulai tahun anggaran 2015-2019 selalu memenuhi target bahkan selalu melebihi jumlah unit yang ditargetkan. Capaiannya penyaluran bantuan PSU tahun 2015 sebanyak 29.956 unit, 2016  sebanyak 26.884 unit, 2017 sebanyak 17.218 unit, 2018 sebanyak 30.406 unit dan 2019 sebanyak 15.148 unit. (Mes)

Lindungi Data Pribadi, Menkominfo Imbau Tak Sebar Sertifikat Vaksinasi Covid-19

0
Menteri Kominfo Johnny G. Plate ketika berbincang dengan petugas medis saat meninjau pelaksanaan Vaksinasi tahap kedua bagi awak media di Hall Basket Senayan, Jakarta, Selasa (16/03/2021). - (Dra)

JAKARTA, JAGAINDONESIA.COM – Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate mengimbau masyarakat yang telah menjalani Vaksinasi Covid-19 tahap pertama dan kedua untuk melindungi data pribadi dengan tidak menyebarluaskan sertifikat digital dari aplikasi PeduliLindungi. Bahkan Menkominfo meminta awak media untuk membantu menyampaikan informasi itu kepada masyarakat.

“Ingin saya sampaikan agar sertifikat Vaksinasi ini jangan diupload atau diunggah di media sosial,” ujarnya usai meninjau Vaksinasi Covid-19 tahap kedua bagi awak media di Hall Basket Senayan, Jakarta, Selasa (16/03/2021).

Menteri Johnny menegaskan sertifikat digital hanya digunakan secara pribadi dan hanya untuk keperluan khusus, karena dalam sertifikat tersebut terdapat QR Code yang wajib dilindungi.

“Di dalam QR Code itu ada data pribadi, jadi sertifikat digital kita peroleh, tapi di saat bersamaan kita menjaga data pribadi kita, dengan cara tidak mengedarkannya untuk kepentingan yang tidak semestinya,” jelasnya.

Menurut Menkominfo, QR Code yang tertera di sertifikat penting untuk dilindungi agar dapat menghindari penyalahgunaan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Bahkan, Menteri Johnny juga meminta kepada awak media membantu menyampaikan informasi tersebut kepada masyarakat.

“Sertifikat Vaksinasi yang ada data pribadinya hanya untuk kepentingan kita sendiri, dan kepentingan yang memang berurusan dengan sertifikat, misalnya untuk dokumen perjalanan dan sebagainya. Karena ini (awak) media, maka tentu saya harapkan informasi ini diteruskan juga kepada masyarakat,” tandasnya.

Lawan Hoaks Vaksin Covid-19

Kementerian Kominfo hingga Selasa (16/03/2021) telah mengidentifikasi sebanyak 130 isu hoaks yang berkaitan dengan vaksin Covid-19. Berdasarkan sebarannya, dalam platform Facebook terdapat 679 konten, di Instagram ada 9 konten, Twitter 45 konten, Youtube 41 konten dan  TikTok 15 konten hoaks vaksin Covid-19.

“Informasi atau pemberitaan hoaks mengenai Vaksin Covid-19 kian banyak tersebar di berbagai platform digital. Hingga saat ini, lebih dari 130 isu hoaks tersebar di media sosial. Hoaks di platform digital bisa kita atasi, yang pertama pasti setelah melakukan cek, ricek, konfirmasi dan verifikasi maka diberikan label: Itu hoaks, disinformasi dan malinformasi,” jelas Menteri Kominfo.

Oleh karena itu, Menteri Johnny meminta kepada masyarakat agar memahami kondisi negara yang saat ini sedang memerangi Covid-19. “Apabila Indonesia berhasil dengan cepat melawan pandemi, maka pemulihan kegiatan masyarakat bisa segera dilakukan. Salah satu cara yang efektif adalah masyarakat menghindarkan diri dari berita hoaks terkait vaksinasi. Terlalu banyak hoaks dan itu tidak bermanfaat, mari kita jaga bersama-sama ruang digital kita yang sehat, ruang digital kita yang bersih, kita gunakan itu secara cerdas dan secara cermat,” ajaknya.

Menurut Menkominfo, potensi pergerakan penyebaran hoaks bisa dilakukan di media sosial lain yang bersifat terbatas dan tertutup, seperti di grup WhatsApp.

“Sehingga kedewasaan dan kecerdasan masyarakat penting untuk melakukan pencegahan. Kalau di WA Grup itu tolong sekali lagi, jangan menyebarkan informasi yang gak perlu. Tidak saja (berita hoaks) Vaksinasi terkait dengan Covid-19, tapi seluruh aktifitas masyarakat. (informasi) yang tidak bermanfaat, yang salah, yang keliru, jangan (disebarkan),” tandasnya.

Meskipun pelaku penyebar hoaks harus berhadapan dengan payung hukum yang berlaku di Indonesia, akan tetapi sanksi sosial tentu juga akan dihadapi jika tidak menjaga etika dalam bersosial media.

“Saya percaya rekan-rekan media sekalian mengetahui itu, sudah menyampaikan itu kepada masyarakat. Tetapi tugas kita bersama-sama tiada akhir untuk terus menyampaikan kepada masyarakat agar ruang digital kita yang menjadi tumpuan aktifitas masyarakat, bisa kita jaga dengan baik secara bersama-sama,” ungkap Menteri Johnny

Dalam meninjau Vaksinasi Covid-19 awak media, Menkominfo Johnny G. Plate didampingi Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan Oscar Primadi dan Anggota Dewan Pers Agus Sudibyo. (rls)

HMI Harus Tumbuh Bersama Zaman sebagai Pelopor Kemajuan Bangsa

0
Presiden Joko Widodo saat membuka Kongres HMI ke XXXI secara virtual pada Rabu, 17 Maret 2021

JAKARTA, JAGAINDONESIA.COM – Presiden Joko Widodo secara virtual membuka Kongres XXXI Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Tahun 2021 dari Istana Negara, Jakarta,  Rabu (17/03/2021). Kongres yang digelar di Surabaya pada 17 hingga 22 Maret 2021 mendatang tersebut mengusung tema “Merajut Persatuan untuk Indonesia Berdaulat dan Berkeadilan”.

Dalam sambutannya, Presiden memandang bahwa HMI merupakan organisasi yang banyak melahirkan tokoh umat dan para pemimpin bangsa yang berkontribusi pada ladang pengabdian yang luas dan beragam. Banyak sekali kader-kader HMI yang kini menyumbangkan pikiran dan tenaganya dalam Kabinet Indonesia Maju.

“Tetapi tantangan kita ke depan semakin besar. Kita tahu saat ini kita berada di era disrupsi dengan perubahan yang sangat cepat. Kita tidak boleh terpaku hanya pada kebesaran-kebesaran masa lalu,” ujar Presiden.

Di tengah kemajuan dan perubahan zaman, serta mengingat potensi yang dimiliki segenap kader HMI, Presiden Joko Widodo amat mengharapkan agar HMI mampu meneruskan dan mewujudkan cita-cita besar para pendiri untuk menyelaraskan keislaman dan keindonesiaan, memperkokoh persatuan bangsa di tengah keberagaman, dan menjadi pilar penyokong integrasi bangsa.

Tentunya upaya-upaya tersebut harus sesuai dengan semangat pembaruan, adaptif dan lincah terhadap perubahan, serta cepat dan cerdas dalam bertindak.

“Karena itu saya berpesan agar HMI tumbuh bersama zaman. Harus adaptif dengan kebaruan, tanggap menghadapi realitas-realitas baru, dan menyesuaikan diri dengan derasnya arus disrupsi dan perubahan,” tuturnya.

Dalam mewujudkan cita-cita besar tersebut, HMI juga harus berkolaborasi dalam berbagai agenda penting pembangunan bangsa, termasuk dalam upaya prioritas saat ini untuk menangani pandemi, membantu masyarakat yang sedang berada dalam kesulitan, serta membangkitkan optimisme dan harapan agar bangsa dapat segera pulih dan bangkit dari pandemi.

“Saya percaya HMI bisa menjadi lokomotif kemajuan bangsa dan lebih aktif menyiapkan, melahirkan, SDM-SDM unggul serta pemimpin-pemimpin masa depan yang akan mengantarkan bangsa ini siap berkompetisi dalam era hiperkompetisi,” tandasnya.

Mendampingi Presiden secara langsung ialah Sekretaris Kabinet Pramono Anung serta Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali. Sementara Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan sejumlah peserta kongres HMI lain mengikuti jalannya acara dari Gedung Grahadi, Surabaya, Jawa Timur, serta dari daerah masing-masing melalui konferensi video. (**)

Sosialisasi 4 Pilar di Ambon, Nono Sampono Ajak Warga Gotong Royong Hadapi Pandemi Covid-19

0
Nono Sampono saat menggelar sosialisasi di Aula NS, Dusun Kamiri, Desa Hative Besar, Kecamatan Teluk Ambon, Kota Ambon, Selasa, 16 Maret 2021. (Foto. humas DPD RI)

AMBON, JAGAINDONESIA.COM – Wakil Ketua DPD RI Nono Sampono mengatakan, 4 Pilar Kebangsaan menjadi modal penting bagi Indonesia dalam menghadapi pandemi Covid-19.
”Indonesia memiliki empat pilar kehidupan berbangsa dan bernegara yang luar biasa.,” ujar Nono Sampono saat menggelar sosialisasi di Aula NS, Dusun Kamiri, Desa Hative Besar, Kecamatan Teluk Ambon, Kota Ambon, Selasa (16 Maret 2021).
Dalam acara Sosialisasi empat pilar kebangsaan tersebut dihadiri Aliansi Pemuda Taniwel Raya (ANTARA).

”Salah satu dari empat pilar itu adalah Pancasila. Ini adalah ideologi bangsa, falsafah hidup, dan dasar negara, yang digali Bung Karno dari kebudayaan dan kearifan lokal bangsa Indonesia, pertama kali dicetuskan Bung Karno dalam pidato 1 Juni 1945. Artinya, Pancasila itu memang bersumber atau berasal dari rakyat Indonesia sendiri,” jelasnya.

Menurut Nono, Pancasila harus menjadi nilai dan semangat untuk seluruh rakyat Indonesia memajukan negeri. Sehingga tidak ada lagi membedakan suku, ras, agama maupun kepentingan antar golongan. Pancasila tidak hanya berhenti dalam wacana semata. Melainkan harus menjadi gaya hidup dan semangat seluruh warga negara Indonesia. 

“Keragaman dan keberagamaan yang berbeda-beda menjadi spirit pemersatu. Bukan malah memecah belah atau memperbesar jurang perbedaan,” paparnya.

Nono Sampono menambahkan, tantangan Indonesia kekinian setidaknya ada dua. Pertama, memulihkan dampak pandemi Covid-19, mulai dari sektor kesehatan, sosial, hingga ekonomi. Kedua, makin masifnya radikalisme agama.

”Nilai-nilai dalam 4 Pilar Kebangsaan dapat menjawab tantangan kekinian. Misalnya bagaimana kita membangun gotong royong dan kepedulian. Coba tengok tetangga kanan dan kiri, jangan sampai ada yang kesusahan, atau bahkan tak bisa makan. Mari saling bantu,” kata Nono.
Nono Sampono juga mengajak warga untuk selalu menjunjung tinggi kerukunan antar umat beragama. ”Meski berbeda agama, meski berbeda suku; kita berada dalam satu rumah besar: Indonesia tercinta. Kalau kita bertengkar karena beda agama, negara tidak akan bisa maju, daerah kita tidak akan bisa maju,” ujarnya. (rls)

Masyarakat Nganjuk Diharapkan Dapat Memanfaatkan Dana PEN 44 Miliar

0
Bantuan tenda untuk PKL oleh Bank Jatim Nganjuk. (Foto: Dok. Bank Jatim Nganjuk)

NGANJUK, JAGAINDONESIA.COM – Masyarakat Kabupaten Nganjuk diharapkan dapat memanfaatkan dana dari program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dari Kementerian Keuangan RI. Kabupaten Nganjuk diketahui menerima 44 Miliar dana PEN dari total 2 Triliun yang diterima oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Sebanyak 44 Miliar dana PEN diterima Bank Jatim Cabang Nganjuk sebagai penyalur dana.

Sebagaimana tujuan program PEN, masyarakat Nganjuk terutama para pelaku UMKM dapat memanfaatkan dana itu untuk menggerakkan kembali usahanya di tengah pandemi Covid-19. Berdasar keterangan yang dirilis Portal Informasi Pemkab Nganjuk (PING) pada Selasa (16/3), Isana Nur Syella, Penyelia Analis Kredit Bank Jatim Cabang Nganjuk mengatakan bahwa dana PEN sejumlah total 44 Miliar itu dapat disalurkan bagi usaha mikro (UM/UMKM), korporasi, retail maupun komersial serta para pelaku usaha pada umumnya.

Lebih lanjut Isana menjelaskan prosedur pengajuan dana PEN bagi warga Nganjuk. Menurutnya prosedurnya sama dengan pengajuan kredit dengan beberapa kelengkapan administratif yang diperlukan.

“Syaratnya sama dengan pengajuan kredit umumnya, pemohon datang langsung ke Bank Jatim, mengisi surat permohonan kredit. Seperti nama, alamat, jenis usaha, alamat usaha, dilengkapi dengan fotokopi identitas dari pemohon seperti KTP, KK, surat nikah dan sebagainya. Serta ditambah surat keterangan usaha pemohon dari Desa/kelurahan setempat,” terangnya dilansir dari PING, Selasa (16/3).

Isana juga menepis asumsi warga Nganjuk yang merasa kesulitan jika tidak memiliki relasi di Bank Jatim. Ia menegaskan warga yang hendak mengajukan dihimbau untuk langsung mendatangi Bank Jatim dan pihaknya akan menjelaskan serta memandu warga.

“Pelaku usaha tidak perlu takut. Misalnya jika tidak ada kenalan orang Bank Jatim tidak bisa cair. Itu tidak benar. Selama persyaratan terpenuhi, tim kita akan survey, selanjutnya kita cairkan dan itu sangat mudah. Datang ke Bank Jatim kami akan jelaskan selebihnya,” jelas Isana. (AY)

Berita Terbaru