WONDAMA, JAGAINDONESIA.COM – Kamar Adat Pengusaha Papua (KAPP) mengusulkan konsep pembangunan ruang publik yang bernilai tinggi, indah, berkarakter budaya, dan berdaya saing. Usulan ini selaras dengan visi misi Pemerintah Kabupaten Teluk Wondama untuk mewujudkan daerah yang beradab, maju, dan sejahtera.
KAPP menilai usulan ini sekaligus sebagai wujud nyata semangat ‘Wondama adalah rumah kita sendiri’. Berdasar informasi yang diterima, berikut beberapa Konsep Ruang Publik Eksklusif yang dirancang sebagai wajah identitas Wondama, memadukan keindahan alam, nilai budaya Papua, dan fungsi modern, antara lain:
Desain dan Tampilan
– Warna dominan cerah dan alami yang menyatu dengan lingkungan.
– Taman tertata rapi berisi bunga-bunga hias khas Papua dan tanaman peneduh.
– Lampu jalan estetik, terang namun ramah lingkungan, menciptakan suasana aman dan indah di malam hari.
Fasilitas Lengkap
– Trotoar luas dan nyaman bagi pejalan kaki, dilengkapi tempat duduk dari bahan alami
– Halte bus modern, bersih, dan representatif
– Papan reklame digital informatif untuk menampilkan informasi daerah, potensi wisata, dan pesan budaya
– Area terbuka hijau sebagai tempat berkumpul warga dan kegiatan budaya
Nilai Tambah dan Daya Saing
– Menjadi ikon baru yang menarik kunjungan wisatawan dan pelaku usaha
– Meningkatkan kenyamanan dan kebanggaan masyarakat sebagai pemilik rumah sendiri
– Menjadi contoh pembangunan yang melibatkan peran aktif pengusaha lokal
Keselarasan dengan Visi Misi Daerah
Usulan ini mendukung langsung program Bupati dan Wakil Bupati:
1. Mewujudkan Wondama sebagai tanah peradaban, melalui ruang publik yang tertib, indah dan mencerminkan identitas budaya
2. Meningkatkan kesejahteraan masyarakat, membuka peluang ekonomi baru di sekitar kawasan
3. Mendorong pembangunan infrastruktur berkualitas yang bermanfaat jangka panjang dan dikelola bersama
4. Pemberdayaan pengusaha asli Papua memberikan kesempatan kontribusi nyata dalam pembangunan daerahnya sendiri
Harapan Strategis KAPP
Melalui usulan ini, KAPP ingin membuktikan bahwa pembangunan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga milik seluruh anak daerah. Organisasi ini berharap ruang publik ini dapat menjadi:
– Bukti nyata semboyan ‘Wondama adalah rumah kita sendiri’
– Sarana persatuan antar warga
– Simbol kemandirian dan martabat orang asli Papua dalam membangun tanah leluhurnya. (MW)


