MANOKWARI, JAGAINDONESIA.COM – Rektor IHTP, Dr. Filep Wamafma, S.H., M.Hum mengajak masyarakat untuk berkuliah ke Institut Ilmu Hukum, dan Teknologi Pembangunan Papua (IHTP) di Manokwari. IHTP menawarkan sejumlah Program Studi antara lain S1 Ilmu Hukum, S1 Ilmu Pemerintahan, S1 Manajemen Rekayasa dan S2 Ilmu Hukum yang saat ini telah berjalan dan membuka kesempatan kepada masyarakat luas.
Senator Filep mengajak masyarakat luas dari semua elemen untuk melanjutkan studi di IHTP untuk terus membangun intelektualitas dan SDM unggul di tanah Papua
“Pendaftaran program S1 dan program S2 masih dibuka hingga 5 Agustus 2026. Ayo gunakan kesempatan emas ini untuk mengenyam ilmu di perguruan tinggi IHTPP Manokwari,” ajak Filep Wamafma.
Adapun program studi S1 Ilmu Hukum memiliki tujuan yakni menghasilkan sarjana hukum yang profesional, kompeten, dan berkarakter luhur. Di samping itu, lulusan diharapkan mampu memahami, menerapkan dan mengembangkan sistem hukum demi menegakkan keadilan, kepastian hukum dan ketertiban di masyarakat.
Bidang akademik dan keahlian ini meliputi:
1. Menguasai teori hukum: Memahmi konsep dasar, asas, dan sistem hukum nasional dan internasional.
2. Keterampilan praktis: Melatih kemampuan beracara, perancangan kontrak (legal drafting), dan penyelesaian sengketa.
3. Berpikir kritis: Mengasah logika dan analisis tajam dalam memecahkan masalah hukum.
Kemudian, Kontribusi Sosial dan Penegakan meliputi:
1. Menegakkan keadilan: Berperan aktif mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat.
2. Kesadaran hukum: Meningkatkan pemahaman dan kepatuhan hukum di tengah masyarakat lewat pengabdian.
3. Pembaharuan hukum: Mengembangkan riset dan kajian kritis guna mendukung pembangunan hukum nasional.
Selanjutnya, Prodi S1 Ilmu Pemerintahan bertujuan menghasilkan lulusan yang menguasai teori, sistem, dan manajemen kepengurusan negara. Program ini mendidik mahasiswa agar mampu merumuskan kebijakan publik, mengelola birokrasi, serta melayani masyarakat secara efektif di tingkat pusat maupun daerah.
“Fokus pendidikan dan keilmuan ini meliputi memahami konsep dasar ilmu, teori, dan bentuk penyelenggaraan negara, menganalisis dinamika kebijakan publik serta masalah politik lokal dan menguasai manajemen birokrasi dan administrasi lembaga publik,” ujarnya.
“Lalu sasaran dan kompetensi lulusan seperti mencetak tenaga ahli yang paham tata kelola pemerintahan yang baik (good governance). Lalu, menghasilkan peneliti dan pengamat masalah-masalah sosial politik dan mempersiapkan praktisi yang siap bekerja di instansi pemerintah, legislatif, atau lembaga non-pemerintah,” urai Filep.
Ketiga, Prodi S1 Manajemen Rekayasa merupakan program studi yang menggabungkan ilmu manajemen, rekayasa, dan teknologi guna menghasilkan lulusan profesional yang mampu menjembatani dunia teknik dan bisnis.
“Tujuan Program Studi ini meliputi mengintegrasikan atau menggabungkan kemampuan teknis rekayasa dengan strategi manajemen dan bisnis. Kemudian mengelola proyek Kompleks yaitu memastikan proyek berbasis teknologi selesai tepat waktu dan sesuai anggaran. Mendorong Inovasi dengan mengembangkan produk dan proses baru yang bernilai tambah bagi pasar. Dan mengoptimalkan bisnis seperti merancang serta memperbaiki sistem kerja dan proses bisnis agar efisien,” katanya.
“Dengan adanya program studi di IHTP, lulusan kita akan siap terjun dan berkarir di dunia profesional dan kompetitif. Mari menatap masa depan gemilang bersama IHTP,” pungkas Filep. (WRP)


