BANDA ACEH – Indra Mardiani MPd, guru MIN 11 Banda Aceh berhasil meraih juara tiga guru insipratif tingkat provinsi dari Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Aceh pada acara.. Penutupan Apreaiasi Madrasah 2026
Penyerahan throphy itu dilakukan oleh Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Aceh, H Khairul Azar SAg MSi di Stadion Lhong Raya, Jum’at (16/10/2026) malam.
Hal itu disampaikan Kepala MIN 11 Banda Aceh, Nasri SPdI MPd kepada media ini, Sabtu (17/10) yang mengatakan, salah seorang guru madrasah yang ia pimpin meraih meraih kuara tiga guru inspiratif dari Kanwil Kemenag Aceh.
Katanya, Indra Mardiani ditunjuk oleh MIN 11 Banda Aceh sekaligus mewakili Kota Banda Aceh pemilihan guru inspiratif yang dilaksanakan oleh Kanwil Kemenag Provinsi Aceh.
Ia menjelaskan, Indra Mardiani merupakan guru inspiratif yang telah melahirkan beberapa buah buku memiliki ISBN dan aktif memimpin organisasi, Jadi sudah sewajarnya ia menjadi perwakilan dari madrasah dan Kota Banda Aceh mengikuti ajang bergengsi ini.
“Selamat dan sukses kepada Indra Mardiani yang keluar sebagai juara tiga guru berdedikatif tingkat provinsi,walau belum mampu meraih uara satu tapi tapi kami merasa bangha dan haru atas prestasi tersebut yang telah mampu bersaing dengan guru dari 23 kabupaten/kota,” ucap Nasri.
Ia menuturkan, prestasi ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga besar MIN 11 Banda Aceh sekaligus menjadi bukti bahwa dedikasi, kreativitas, ketulusan, dan semangat seorang guru dalam mendidik mampu melahirkan prestasi yang membanggakan di tingkat provinsi.
Nasri menyampiakan, ucapan Alhamdulillah dan bersyukur kepada Allah Yang Maha Kuasa. Prestasi ini bukan hanya menjadi kebanggaan bagi dirinya pribadi saja tetapi bisa menjadi kebahagiaan dan kehormatan bagi seluruh keluarga besar MIN 11 Banda Aceh.
Menurutnya, kami memandang penghargaan ini sebagai bukti bahwa ketulusan dalam mendidik, kesungguhan dalam mengabdi serta kemauan untuk terus berinovasi akan selalu memiliki nilai dan makna yang luar biasa.
“Menjadi guru inspiratif bukan semata-mata tentang penghargaan yang diraih, melainkan tentang bagaimana seorang guru mampu menyalakan semangat, menumbuhkan harapan, dan mengantarkan murid menuju masa depan yang lebih baik,” ungkapnya.
Nasri berharap, prestasi ini menjadi motivasi bagi seluruh guru MIN 11 Banda Aceh untuk terus meningkatkan kompetensi, memperkuat kolaborasi, mengembangkan kreativitas, dan memberikan pelayanan pendidikan terbaik bagi murid-murid kita.
Kepala masrasah berpesan, teruslah menjadi guru yang menginspirasi, karena prestasi seorang guru bukan hanya diukur dari penghargaan yang diterima, tetapi juga dari seberapa banyak hati yang disentuh, potensi yang ditumbuhkan, dan masa depan yang berhasil diterangi melalui pendidikan.
Ia menyampaikan, semoga prestasi ini menjadi penyemangat bagi kita semua untuk terus memajukan madrasah dan mewujudkan pendidikan yang berkualitas, berkarakter, serta berdaya saing.
Nasri menegaskan, bahwa pihak madrasah akan terus mendukung para guru untuk mengembangkan potensi, meningkatkan profesionalisme, serta berpartisipasi dalam berbagai ajang prestasi dan inovasi pendidikan.
Ditambahkannya, prestasi Indra Mardiani diharapkan menjadi inspirasi bagi seluruh pendidik, khususnya di lingkungan MIN 11 Banda Aceh, bahwa setiap ikhtiar, pengabdian, dan ketulusan dalam mendidik merupakan bagian penting dari upaya memajukan pendidikan madrasah.
“Karena MIN 11 Banda Aceh memiliki visi yakni berprestasi, menginspirasi, dan terus mengabdi untuk negeri,” pungkas Nasri.(*)

